Postingan

Menampilkan postingan dengan label ekspor

Ekspor kakao Indonesia tetap prospektif, harga dan permintaan mulai menguat

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA . Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) memproyeksikan kinerja ekspor kakao Indonesia tetap cerah pada tahun ini, dengan potensi pertumbuhan sekitar 5%–10% dibandingkan tahun lalu, seiring tren harga dan permintaan global yang mulai membaik. Data Dekaindo mencatat, sepanjang Januari–November 2025 nilai ekspor kakao Indonesia mencapai US$ 3,36 miliar, naik 8,09% dari US$ 3,11 miliar pada periode Januari–Oktober 2025. Nilai tersebut mencakup ekspor biji kakao hingga produk olahan seperti pasta, lemak, bubuk, dan cokelat. Ketua Umum Dekaindo Soetanto Abdullah mengatakan, meski harga kakao sempat terkoreksi pada Januari 2026, kondisi mulai membaik pada Februari.  “Harga referensi dan harga patokan ekspor biji kakao sudah kembali naik,” ujarnya kepada menggapaiasa.com, Rabu (4/2/2026). Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi biji kakao Februari 2026 sebesar US$ 5.717,45 per metrik ton (MT), naik 0,97% dari Januari. Kenaikan ini mendorong harga pa...

Ekspor tuna ke Jepang tarif 0%, simak syaratnya!

Gambar
menggapaiasa.com , JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memfasilitasi unit pengolahan ikan (UPI) agar dapat memanfaatkan tarif 0% ekspor tuna , cakalang, dan tongkol ke Jepang. Hal ini seiring perubahan kesepakatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDS) KKP Machmud menyatakan kebijakan ini mengakomodasi kepentingan industri perikanan nasional, terutama produk olahan. “Alhamdulillah, dalam perubahan kesepakatan tersebut mengakomodir kepentingan Indonesia seperti penghapusan 4 pos tarif produk olahan tuna dan cakalang,” kata Machmud dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026). Sebelumnya, produk tuna dan cakalang kaleng serta olahan non-kaleng asal Indonesia dikenai tarif masuk sebesar 9,6% di pasar Jepang. Padahal, Indonesia saat ini menempati posisi tiga besar eksportir tuna olahan ke Jepang dengan nilai ekspor mencapai US$30,28 juta. ...

Melihat produksi ikan asap khas Kotabaru Kalsel, Maje selalu pantau tingkat kematangan

Gambar
menggapaiasa.com, KOTABARU - Berada di wilayah pesisir, Kotabaru tak hanya dikenal kaya dengan hasil laut, berbagai hasil turunannya pun tersedia. Tak hanya amplang, produk lain yang cukup dikenal adalah ikan asap. Salah satu yang cukup dikenal adalah Ikan Asap Pak Maje. Lokasi pengolahannya berada di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulaulaut Sigam, Kotabaru, sekitar 7 km dari pusat kota. Adalah Majenun, pemilik usaha Ikan Asap Pak Maje. Meski terbilang sederhana, usaha ikan asap laki-laki berusia 61 tahun ini cukup menyita perhatian. Pasalnya, Pak Maje satu-satunya usaha ini yang bertahan di kawasan Pulaulaut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Dalam sebulan, Maje dapat meraup untung berkisar Rp 2 juta dengan jumlah ratusan ekor ikan yang diasap. Adapun jenis ikan yang diproduksi seperti tongkol, kembung, terisi, dan pari. “Dijual per ekor dan untuk pari per potong. Dari kisaran 17 ribu rupiah hingga 35 ribu rupiah,” sebut Maje sambil menunjukan ikan asap hasil olahannya. Diakui, dulunya a...

KKP: Surplus ekspor perikanan 4,53 miliar dolar

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyampaikan, Indonesia kembali mencatatkan status sebagai negara net eksportir produk perikanan. Dalam sektor ini, RI mengalami surplus neraca perdagangan sebesar 4,53 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Artinya, ada kenaikan 2,9 persen dibanding dengan periode sebelumya. Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Machmud mengatakan, angka tersebut diperoleh dari selisih nilai ekspor periode Januari-Oktober 2025 sebesar 5,07 miliar dolar AS. Adapun nilai impor dalam periode yang sama ialah 0,54 miliar dolar AS atau 10,6 persen dari total nilai ekspor. "Tentu, kita patut berbangga bahwa Indonesia selalu konsisten menjaga posisi sebagai net eksportir atau ekspornya lebih besar dibanding impornya untuk komoditas perikanan," ujar Machmud dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (13/12/2025). Ekspor perikanan RI ke AS tumbuh 2,6 persen dengan nilai mencapai 1.604 ...

Ekspor perikanan surplus USD 4,53 miliar per Oktober 2025, udang masih primadona

Gambar
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali mengantar Indonesia menjadi negara net eksportir perikanan dengan surplus neraca perdagangan sebesar USD 4,53 miliar. Angka ini naik 2,9 persen dibanding periode sebelumya. Plt Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, menjabarkan angka tersebut diperoleh dari selisih nilai ekspor periode Januari-Oktober 2025 sebesar USD 5,07 miliar. Sementara nilai impor pada periode yang sama hanya USD 0,54 miliar, atau 10,6 persen dari total nilai ekspor. "Tentu kita patut berbangga bahwa Indonesia selalu konsisten menjaga posisi sebagai net eksportir atau ekspornya lebih besar dibanding impornya untuk komoditas perikanan," terang Machmud melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (13/12). Ekspor perikanan ke AS naik Berdasarkan angka tersebut, Machmud menyebut ekspor ke Amerika Serikat (AS) tumbuh 2,6 persen dengan nilai mencapai USD 1.604 juta. Begitupun ekspor ke negara-negara ASEAN naik 22,7 persen dengan ni...

Konimex bersama Mendag melakukan pelepasan ekspor produk ke Jepang

Gambar
Pemerintah Indonesia terus memperkuat posisi negara sebagai produsen produk bernilai tambah dengan mendorong ekspor finished goods ke pasar global. Upaya ini berada di bawah kepemimpinan Menteri Perdagangan Bapak Budi Santoso, yang secara konsisten menekankan pentingnya daya saing industri nasional sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Konimex Group—salah satu perusahaan FMCG dan healthcare terbesar di Indonesia—kembali menunjukkan kontribusi strategisnya bagi ekspor nasional. Dalam agenda resmi yang digelar di pabrik Konimex di Sukoharjo, Jawa Tengah, Menteri Perdagangan melakukan kunjungan langsung untuk melepas kontainer ekspor produk makanan wafer dan biskuit Chocomania dan Bringz Lumière dengan tujuan pasar Jepang. Kunjungan ini juga mencakup peninjauan fasilitas manufaktur berteknologi tinggi serta diskusi bersama manajemen terkait strategi ekspansi global. 1. Apresiasi dan optimisme atas kolaborasi strategis dengan...

Ekspor Vietnam ke AS cetak rekor, capai USD 138,6 M meski dihantam tarif Trump

Gambar
Ekspor Vietnam ke Amerika Serikat (AS) mencapai rekor baru dan membuat surplus perdagangan lebih tinggi dibanding tahun lalu, meski telah pengenaan tarif yang diteken oleh Presiden AS Donald Trump untuk memperkecil kesenjangan perdagangan kedua negara tersebut. Mengutip Bloomberg , Vietnam mengekspor banyak produk ke AS mulai dari sepatu hingga furnitur, mencatat surplus dagang sebesar USD 121,6 miliar sepanjang Januari-November 2025. Berdasarkan data Kantor Statistik Vietnam di Hanoi, angka ini naik 27,5 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai USD 104 miliar. "Ekspor Vietnam ke AS mencapai USD 138,6 miliar dalam 11 bulan pertama tahun ini, naik 27,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," tulis laporan Bloomberg seperti yang dikutip menggapaiasa.com, Minggu (7/12). Vietnam berkali-kali berjanji akan membeli lebih banyak produk mahal dari AS untuk mengurangi surplus perdagangan yang semakin besar. Tahun lalu, surplus dagang Vietnam terhadap AS adalah yang ketiga te...

Ekspor kelapa bulat melonjak 143%, Kemendag pastikan pasokan industri hilir aman

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA . Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor kelapa bulat sepanjang Januari–Oktober 2025 melonjak 143,90% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai ekspor selama 10 bulan pertama 2025 mencapai US$ 208,2 juta atau sekitar Rp 3,46 triliun, dengan tujuan utama ke China, Vietnam, dan Malaysia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan peningkatan ekspor tersebut tidak mengganggu pasokan untuk industri hilir dalam negeri.  Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag, Ni Made Kusuma Dewi, menyampaikan  bahwa hingga saat ini  kelapa bulat masih tergolong komoditas bebas ekspor, tanpa larangan maupun pembatasan tata niaga. Kemendag juga terus memantau setiap dinamika ekspor agar peningkatan permintaan global tidak mengganggu kebutuhan industri pengolahan di dalam negeri.  “Berdasarkan hasil pantauan, ketersediaan stok kelapa dalam negeri tercatat melimpah, termasuk di wilayah Timur,” ungkap Dewi, kepada menggapaiasa.com.co.id, Rabu (3/12/2025).  ...

Realisasi ekspor baru 79,5%, Mendag pede target US$294 miliar tercapai

Gambar
menggapaiasa.com , JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis ekspor nasional Indonesia akan tetap mencapai US$294,45 miliar hingga akhir 2025. Hal ini seiring masih rendahnya realisasi angka ekspor yang baru mencapai di kisaran 79,5% pada sepuluh bulan pertama 2025. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meyakini ekspor nasional hingga akhir tahun ini akan tetap tumbuh hingga 7,1% secara tahunan ( year-on-year /yoy), bahkan lebih tinggi dari target. “Kan naiknya akhir tahun kan 7,1% [yoy], sekarang [tumbuh] 6,96% [sepanjang Januari—Oktober 2025]. Ya jadi kami kejar nanti, target  kami  lho, target kami yang menentukan. Nah nanti, mudah-mudahan Desember lebih dari 7,1% [yoy],” kata Budi saat ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025). Budi menuturkan optimistis itu seiring dengan telah dilakukannya diskusi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI). “Kemarin kami kan diskusi dengan Kadin, deng...

KKP Melepas Ekspor Udang Tersertifikasi Bebas Cesium-137 Sebanyak 182 Ton ke AS

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi melepas ekspor udang ke Amerika Serikat (AS) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan Tanjung Perak, Surabaya pada Rabu (3/12/2025). Pada pengiriman kali ini, pemerintah mengirimkan udang tersertifikasi sebanyak 182 ton dengan nilai Rp 25 miliar melalui kedua pelabuhan. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP Ishartini mengungkapkan, sejak 31 Oktober hingga 2 Desember 2025 Indonesia telah mengirimkan sebanyak 303 kontainer. Rinciannya, sebanyak 228 kontainer dari Surabaya dan 75 kontainer dari Jakarta. Adapun volume ekspor sebesar 5.218 ton udang ke AS dengan nilai Rp 949 miliar. Ishartini melanjutkan, pelabuhan di AS yang menjadi tujuan pengiriman di antaranya adalah Los Angeles, Houston, Savannah, serta Miami. Ia juga menekankan, udang yang diekspor telah berhasil memenuhi persyaratan sertifikasi bebas Cesium-137 (Cs-137) sesuai dengan standar Food and Drugs Ad...

Ekonom Wanti-Wanti Efek Tarif Trump ke Kinerja Ekspor RI

Gambar
menggapaiasa.com , JAKARTA — Center of Reform on Economics (Core) Indonesia mencatat tren pelemahan kinerja ekspor Indonesia sejak Agustus 2025, seiring adanya tarif resiprokal dari Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump. Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menyebut tren penurunan ekspor terlihat konsisten, baik secara tahunan maupun bulanan. “Polanya itu kan setelah bulan Agustus ya, terutama setelah berlakunya tarif resiprokal Donald Trump. Ini kita bisa lihat bahwa ekspornya itu sedikit demi sedikit turun, sejak Agustus, dari ke September, Oktober,” kata Faisal kepada Bisnis , Senin (1/12/2025). Jika menengok kinerja pada Agustus 2025, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekspor Indonesia mencapai US$24,96 miliar. Nilainya turun menjadi US$24,67 miliar pada September 2025 dan berlanjut turun menjadi US$24,24 miliar pada Oktober 2025. Secara tahunan ( year-on-year /yoy), BPS juga mencatat nilai ekspor mengalami penurunan sebesar 2,31% dibanding Oktober ...

Barantin Lepas Ekspor Produk Unggulan Jawa Tengah

Gambar
SEMARANG (menggapaiasa.com) - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Tengah (Karantina Jawa Tengah) melaksanakan kegiatan Go Ekspor yang salah satu kegiatannya berupa bimbingan teknis tantangan ekspor gula semut (Coconut sugar) kepada para pelaku usaha di wilayah Jawa Tengah. Pada kegiatan tersebut, Karantina Jateng juga mensertifikasi berbagai komoditas ekspor Jateng senilai Rp8,7 miliar. "Barantin melakukan sertifikasi komoditas hewan, ikan dan tumbuhan dari Indonesia, memastikan bahwa semuanya sudah mememuhi persyaratan sanitari dan fitosanitari negara tujuan, agar tidak ada penolakan, sekaligus kita juga melakukan pembinaan agar para UMKM dan pelaku usaha mampu memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut," ungkap Sahat M Panggabean, di Depo Adam Wiji Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pada Sabtu (29/11). Menurut Sahat, sesuai Undang-Undang nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan Dan Tumbuhan, Barantin memiliki ...

Kepala Barantin Sahat Panggabean: Produk yang Diekspor Hasil Kerja Gapoktan dan UMKM Binaan Balai Karantina

Gambar
UMKM Jateng Tembus Pasar Global, Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ekspor Senilai Rp10,1 Miliar SEMARANG (menggapaiasa.com) – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melepas ekspor berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya senilai Rp10,1 miliar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pada Sabtu, 29 November 2025. Komoditas yang diekspor tersebut di antaranya sarang burung walet, ikan pari, keripik udang, kopi, cincau, kapulaga, dan berbagai produk lokal lainnya. Seluruh komoditas tersebut merupakan hasil usaha petani dan UMKM. Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat Manaor Panggabean mengatakan, produk-produk yang diekspor tersebut hasil kerja para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan UMKM yang dibina oleh Balai Karantina. Sebab, lembaganya kini tak hanya melakukan proses sertifikasi, tetapi juga mendampingi UMKM agar memenuhi standar ekspor. “Yang kita dorong adalah ekspor UMKM. Banyak komoditas yang tidak bisa dihasilkan negara tujuan, tetapi sangat dibutuhkan...

Ekspor RI Tembus USD 24,68 Miliar per September 2025: Didorong Pengiriman Logam Mulia hingga Minyak Nabati

Gambar
menggapaiasa.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Per September 2025 ekspor Indonesia tercatat sebesar USD 24,68 miliar. Angka tersebut tercatat naik 11,41 persen dibandingkan dengan September 2024.  Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menyampaikan, nilai ekspor migas tercatat senilai USD 0,99 miliar atau turun 13,61 persen. Sedangkan nilai ekspor non-migas tercatat naik sebesar 12,79 persen dengan nilai USD 23,68 miliar.  "Peningkatan nilai ekspor September 2025 secara tahunan terutama didorong oleh kenaikan nilai ekspor non-migas yaitu pada Komoditas Logam Mulia dan Perhiasan atau permata (HS71) yang naik 168,57 persen dengan andil 5,66 persen," kata Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/11).  "Kemudian yang kedua besi dan baja atau HS72 yang naik 23,67 persen dengan andil 2,48 persen. Lalu, lemak dan minyak hewani atau nabati atau HS15 yang naik 18,...

Kepri Kembali Ekspor Ikan Kerapu ke Hongkong Setelah 7 Bulan Terhenti

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID, BINTAN -- Kepulauan Riau kembali membuka jalur ekspor komoditas perikanan ke Hongkong setelah tujuh bulan terhenti. Momentum ini ditandai dengan pelepasan 7 ton ikan kerapu oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad secara simbolis di Pulau Sirai, Kabupaten Bintan, Senin (15/9/2025). Ekspor terdiri atas 3,5 ton ikan kerapu tiger, cantang, dan lumpur dari Pulau Sirai serta 3,5 ton dari Sedanau, Natuna. Acara pelepasan turut dihadiri secara virtual Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Tornanda Syaifullah dan Direktur Tindakan Karantina Ikan Barantin Akhmad Al Faraby. Gubernur Ansar Ahmad menyebut ekspor kembali ini hasil kerja sama erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan para pelaku usaha. Ia menegaskan potensi perikanan Kepri sangat besar dari sektor tangkap, budidaya, hingga pengolahan. Pemprov Kepri telah menyiapkan kawasan konservasi perikanan budidaya seluas 2,9 juta hektare untuk menjaga keberlanjutan. “Ekspo...

Perkuat Relasi, Korut Ekspor Produk Makanan ke Rusia

Gambar
Jakarta, IDN Times - Korea Utara (Korut) sudah mengekspor sejumlah produk makanan ke Rusia. Pada Minggu (20/7/2025), dilaporkan sejumlah bahan pangan asal Korut sudah terlihat di swalayan Rusia. Dalam setahun terakhir, hubungan Rusia-Korut semakin erat. Kedua negara terus meningkatkan hubungan bilateral menyusul perjanjian militer antara Rusia dan Korut. Keduanya bahkan sudah mengakui pengiriman tentara Korut ke Kursk Oblast untuk membantu melawan tentara Ukraina. Korut juga akan mengirimkan pekerja konstruksi untuk membangun kembali Kursk. 1. Bukti penguatan hubungan ekonomi Rusia-Korut https://x.com/Belsat_Eng/status/1946897983754158401 Sejumlah produk Korut yang masuk ke Rusia, berupa produk makanan seperti, apel, selai, sosis, bir hingga barang berupa akordion. Semua produk tersebut sudah terdaftar dalam properti intelektual di Rusia. Pakar Korut dari Universitas Kookmin di Seoul, Korea Selatan, Andrei Lankov menyatakan bahwa adanya produk Korut di Rusia m...

Manfaatkan Tarif 19 Persen, Menperin Dorong Industri Nasional Tingkatkan Ekspor ke AS

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong industri nasional untuk meningkatkan ekspor produk ke Amerika Serikat. Ia menilai saat ini merupakan momentum tepat yang harus dimanfaatkan. Agus mengakui kepiawaian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam melakukan negosiasi dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sehingga Indonesia memperoleh tarif yang lebih menguntungkan dibanding negara-negara pesaing. Setiap barang asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat dikenai tarif 19 persen. "Oleh karena itu, industri nasional perlu mengoptimalkan ekspor produknya ke pasar Amerika guna memanfaatkan tarif bea masuk yang rendah bagi Indonesia dibanding negara lain,” kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Ahad (20/7/2025). Saat ini, ekspor menjadi salah satu mesin utama yang diandalkan dalam mendorong perekonomian nasional. Tidak hanya dari sisi nilai, tetapi juga volume barang yang diekspor ...

Tata Metal Lestari Ekspor 10 Ribu Ton Baja ke AS

Gambar
menggapaiasa.com , Jakarta - PT Tata Metal Lestari sejak awal tahun ini mencatat lonjakan ekspor produk baja ke Amerika Serikat hingga 133 persen bila dibandingkan tahun lalu. “Ini adalah bukti bahwa produk nasional mampu menjawab kebutuhan industri konstruksi global, khususnya di pasar Amerika yang tetap terbuka,” kata Vice President of Operations PT Tata Metal Lestari Stephanus Koeswandi dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 Juli 2025. Stephanus mengatakan perusahaannya berhasil mengekspor sebanyak 5 ribu ton baja pada Februari 2025. Jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat pada Juli dengan total ekspor 10 ribu ton dengan nilai mencapai US$ 12,6 juta atau sekitar Rp 205,7 miliar (asumsi kurs Rp 16.326 per dolar AS). Adapun ekspor Juli ke AS merupakan bagian ekspansi perusahaan ke pasar global. Menurut Stephanus, kinerja ekspor sepanjang 2025 mencapai sekitar 14,5 persen dari target sebanyak 69 ribu ton. PT Tata Metal Lestari dalam operasional kinerjanya bekerja sama dengan perusahaa...

Penurunan Ekspor Biji Kopi ke Timur Tengah: Dampak Konflik Israel-Iran

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA Indonesia mengekspor biji kopi ke berbagai negara di dunia, salah satunya ialah negara-negara di Timur Tengah. Biji kopi yang diekspor ke berbagai negara di Timur Tengah berjenis Robusta mulai grade satu hingga grade empat. Namun, ekspor biji kopi ke negara Timur Tengah mengalami kelambatan sebab karena krisis Israel-Iran yang tengah terjadi lebih dari sepekan ini. Hal ini disampaikan oleh, Ketua Departemen Specialty & Industri BPP Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Moelyono Soesilo. Moelyono menjelaskan bahwa ekspor biji kopi dari Indonesia ke Israel telah ditunda sepekan lalu. Ada pun sebelumnya, Moelyono menjelaskan bahwa Indonesia mengekspor biji kopi ke Israel sebesar satu sampai dua Full Container Load (fcl) per bulannya. "Untuk pengiriman biji kopi ke negara yang terlibat langsung, seperti Israel, ada permintaan untuk penundaan. Baru terjadi minggu kemarin," beber Moelyono kepada menggapaiasa.com, Sen...