Ekspor kakao Indonesia tetap prospektif, harga dan permintaan mulai menguat
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA . Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) memproyeksikan kinerja ekspor kakao Indonesia tetap cerah pada tahun ini, dengan potensi pertumbuhan sekitar 5%–10% dibandingkan tahun lalu, seiring tren harga dan permintaan global yang mulai membaik. Data Dekaindo mencatat, sepanjang Januari–November 2025 nilai ekspor kakao Indonesia mencapai US$ 3,36 miliar, naik 8,09% dari US$ 3,11 miliar pada periode Januari–Oktober 2025. Nilai tersebut mencakup ekspor biji kakao hingga produk olahan seperti pasta, lemak, bubuk, dan cokelat. Ketua Umum Dekaindo Soetanto Abdullah mengatakan, meski harga kakao sempat terkoreksi pada Januari 2026, kondisi mulai membaik pada Februari. “Harga referensi dan harga patokan ekspor biji kakao sudah kembali naik,” ujarnya kepada menggapaiasa.com, Rabu (4/2/2026). Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi biji kakao Februari 2026 sebesar US$ 5.717,45 per metrik ton (MT), naik 0,97% dari Januari. Kenaikan ini mendorong harga pa...