Postingan

Menampilkan postingan dengan label persediaan air

Soal Air Bersih di Kota Batam, Kepala BP Batam Minta ke PT Moya Tidak Eskalasi lagi di Bulan Ramadhan

Gambar
TANJUNGPINANG PIKIRANRAKYAT- Menanggapi unjuk rasa hari Kamis 22/1/2026 digelar Warga Tanjung Sengkuang, Batuampar, Kota Batam persoalan krisis air dalam kesempatan itu menuntut Tritura. Dalam tuntutan Tritura harus ditandatangani oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad, berisi meminta BP Batam segera mengalirkan air ke Tanjung Sengkuang Warga meminta BP Batam mencarikan solusi agar air mengalir ke Tanjung Sengkuang Jika tuntutan poin 1 dan 2 tidak dipenuhi, kepala BP Batam diminta mundur. Akhirya Kepala BP Batam Amsakar Achmad menggelar rapat bersama PT Moya membahas permasalahan air di Kota Batam yang menegasn tidak ada esklalasi saat bulan Ramadhan 1447 H. Dalam rapat tersebut terungkap perintah dan permintaan Kepala BP Batam terhadap PT Moya Air Batam Hilir untuk menyelesaikan masalah air di Batam dengan tuntas, berharap tidak ada lagi masalah terkait air bersih di bulan  Ramadhan. Rapat itu dihadiri Wakil BP Li Claudia  Chandra bersama sejumlah deputi tampak terlihat berjalan ...

Kali Lamong kembali meluap, 9 desa di Gresik tergenang

Gambar
menggapaiasa.com -Luapan Kali Lamong kembali melanda wilayah Gresik Selatan. Hingga Senin (12/1), 9 desa terendam dengan ketinggian air berkisar 30 sentimeter. BPBD Gresik pun masih menetapkan status siaga mengingat potensi kiriman air dari wilayah Lamongan dan Mojokerto. Kepala BPBD Gresik Sukardi menjelaskan bahwa 9 desa terdampak luapan Kali Lamong. Masing-masing 5 desa di Kecamatan Benjeng dan 4 desa di Kecamatan Cerme. "Ada sekitar 410 rumah yang terendam, dengan ketinggian air berkisar 30 sentimeter," ungkap Sukardi. Air juga menggenangi 240 hektare sawah dan 71 hektare tambak. Dari pantauan BPBD, lanjut dia, luapan daerah aliran sungai (DAS) Kali Lamong terus meningkat sejak akhir pekan lalu. Meski demikian, kondisi banjir di wilayah Benjeng dilaporkan mulai mengalami penurunan. "Luapan sungai cenderung meningkat di Kecamatan Cerme. Salah satu yang paling parah di Desa Morowudi," papar Sukardi. Sukardi menjelaskan, tidak ada korban jiwa dari dampak luap...

PAM Jaya minta maaf DKI bakal macet 2026: Ada sambungan 1.000 km pipa air

Gambar
Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya menargetkan perluasan jangkauan layanan air bersih secara masif pada tahun depan. PAM Jaya berencana menambah sambungan air minum sepanjang 1.000 km pada 2026. Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengungkapkan pengerjaan proyek galian pipa tersebut akan menimbulkan titik-titik kemacetan. “Sekaligus juga saya laporkan juga kepada Pak Sekda juga nih mohon maaf nih Pak, nanti bikin macet lagi Pak, PAM 1.000 kilometer," kata Arief pada acara kegiatan donor darah yang dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Sekda Jakarta Uus Kuswanto di Kantor PAM Jaya, Jakarta Timur pada Minggu (28/12). "Tahun depan target kita 450.000 sambungan atau mencapai 1.000 kilometer tambahan. Saat ini pipa PAM itu sudah 12.800 kilometer," sambungnya. Meski demikian, ia menegaskan penambahan sambungan pipa air minum ini agar cakupan air minum dapat menjangkau warga Jakarta lebih luas. "Kalau kita masuk ke masyarakat kecil nantinya air bersih yang...

Rico Waas temukan penyempitan pemicu banjir di Sungai Batuan

Gambar
menggapaiasa.com— Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyusuri pinggiran Sungai Batuan yang dipenuhi pecahan keramik, sampah, dan semak belukar saat meninjau aliran sungai di Jalan Sumber Amal, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (9/12). Dalam peninjauan itu, ia melihat langsung terjadinya penyempitan aliran yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut. “Dulu lebar sungai ini 6,5 meter, lalu menyempit menjadi 4,5 meter, dan kini tinggal sekitar 2,5 meter. Ini akan kita lebarkan kembali minimal 4,5 meter,” ujarnya usai melakukan pemeriksaan di lokasi. Rico Waas menekankan agar perbaikan segera dilakukan untuk mencegah banjir akibat luapan air sungai.  "Saya tidak mau kawasan ini banjir lagi," ucapnya.  Peninjauan kemudian berlanjut ke kawasan Green Park STM Ujung di Jalan Inspeksi Kanal Medan Johor, wilayah yang berbatasan langsung dengan Medan Amplas. Di titik ini terdapat pintu air yang diduga mempersempit ruang aliran ai...

Geger Video Sidak Pabrik AQUA Dedi Mulyadi: Benarkah dari Sumur Bor? Danone Klarifikasi Detail Sumber Air

Gambar
JAKARTA KOTA - Danone Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait video viral sidak Dedi Mulyadi ke salah satu pabrik AQUA. Berawal dari unggahan video di kanal YouTube @KangDediMulyadiChannel yang datangi pabrik AQUA kini jadi sorotan publik. ​Dalam rekaman video tersebut, Dedi Mulyadi mempertanyakan asal muasal air yang digunakan untuk memproduksi air mineral dalam kemasan itu. ​"Ngambil airnya dari sungai?" tanya Dedi. ​"Airnya dari bawah tanah, Pak." ​ Keterkejutan terlihat jelas di wajah Dedi Mulyadi. Ia pun langsung memastikan sumber air. "Jadi bukan air permukaan? Air tanah yang dibor begitu?" sambil menunjuk ke arah sumur produksi. Dedi bahkan sempat mengutarakan kekhawatirannya mengenai potensi dampak pengambilan air tanah dalam terhadap kondisi geologi setempat, termasuk risiko pergeseran tanah. "Saya kira dari air permukaan, sungai, atau mata air. Ini berarti sumur pompa dalam?" imbuhnya. Menanggapi video viral ter...

Pintu Penahan Air dari Bupati Bandung Kang DS Jadi Solusi Banjir Dayeuhkolot, Warga Beri Apresiasi Positif

Gambar
menggapaiasa.com Pintu penahan air dari Bupati Bandung Kang DS atau yang memiliki nama lengkap Dadang Supriatna menjadi solusi tepat dalam mencegah banjir Dayeuhkolot. Warga pun memberi apresiasi positif atas kebijakan dan langkah nyata tersebut. Setelah sekian lanma, masalah banjir kiriman yang kerap meresahkan warga Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kini mulai teratasi berkah pintu penahan air dari Bupati Bandung Kang DS. Salah satu penyebab utama banjir selama ini adalah sampah kiriman yang terbawa aliran air dari wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, terutama saat hujan deras turun. Wilayah terdampak seperti RW 17, RW 09 Pasigaran, hingga RW 13 Kampung Sukabirus sempat menjadi langganan luapan air yang bercampur sampah. Namun, kini kondisinya jauh lebih baik berkat pembangunan langkah konkret Bupati Bandung Dadang Supriatna yang membangun Pintu Penahan Air di sekitar Jembatan Pasigaran Dayeuhkolot. “Dulu tiap hujan besar, sampah-sampah dari aliran atas m...