Ketika rumah singgah jadi harapan saat berobat panjang
ORANG tua pasien skoliosis asal Lampung, Martina, menceritakan pengalamannya menempati salah satu rumah singgah Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC) di Lebak Bulus. Martina bersama anaknya, pasien skoliosis, Deby mengaku sangat terbantu dengan adanya rumah singgah tersebut. “Kami berasal dari Lampung, dan ketika kami mendengar bahwa anak kami harus menjalani pengobatan intensif karena diagnosis skoliosis di RSUP Fatmawati yang ada di Jakarta, kami sempat kebingungan untuk mencari tempat tinggal yang dekat dengan rumah sakit," katanya pada 10 Februari 2026. Martina mengatakan selama persiapan operasi skoliosis hingga waktu operasi, Deby yang berusia 16 tahun ini harus menjalani berbagai pemantauan dokter. Misalnya Deby harus dicek kondisi gigi atau kondisi kesehatan umum lainnya. "Kami harus bolak balik ke berbagai poli dengan waktu pemeriksaannya biasanya selang sepekan. Kalau bolak balik Lampung - Jakarta, berat di ongkos," kata Martina. Martina harus mengelua...