Postingan

Menampilkan postingan dengan label Israel

Profil Abu Ubaida, Juru Bicara Hamas yang dikonfirmasi tewas dibunuh Israel

Gambar
Ringkasan Berita: Hamas akhirnya mengonfirmasi bahwa juru bicara mereka, Abu Ubaida tewas dalam serangan Israel Abu Ubaida memiliki nama asli Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout Hamas mengonfirmasi meninggalnya Abu Ubaida dalam serangan yang terjadi Agustus 2025 lalu Kini Hamas menunjuk juru bicara baru dengan nama sandi atau samaran yang sama, yakni Abu Ubaida   menggapaiasa.com ,- Hamas akhirnya mengonfirmasi bahwa Abu Ubaida atau Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout, yang selama ini menjadi juru bicara mereka meninggal dunia dibunuh Israel. Hamas merupakan organisasi politik dan militer Palestina yang didirikan pada 1987 selama Intifada Pertama melawan pendudukan Israel. Nama lengkapnya Harakat al-Muqawamah al-Islamiyyah (Gerakan Perlawanan Islam), berasal dari cabang Ikhwanul Muslimin di Gaza, dengan tujuan membebaskan Palestina melalui perlawanan bersenjata dan program sosial. Dalam pernyataan resminya, Hamas menyebut bahwa Abu Ubaida atau Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlo...

Musuh Israel bertambah, Al Shabaab siap perang usai Netanyahu akui Somaliland

Gambar
MOGADISHU, menggapaiasa.com - Kelompok milisi Al Shabaab di Somalia menjadi musuh terbaru Israel, menyusul keputusan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengakui kemerdekaan Somaliland pada Jumat (26/12/2025). Al Shabaab pada Sabtu (27/12/2025) menyatakan, akan menentang segala bentuk upaya Israel memanfaatkan wilayah Somaliland. Adapun langkah Netanyahu menjadikan Israel sebagai negara pertama yang mengakui pemisahan Somaliland dari Somalia pada 1991. “Kami tidak akan menerimanya, dan kami akan melawannya,” kata juru bicara Al Shabaab, Ali Dheere, seperti dikutip dari AFP . Menurut Dheere, pengakuan Israel terhadap Somaliland mencerminkan upaya memperluas pengaruh ke wilayah Somalia. Ia pun menyayangkan adanya warga Somalia yang menyambut pengakuan tersebut dengan antusias. “Sungguh penghinaan tingkat tertinggi hari ini, melihat sebagian warga Somalia merayakan pengakuan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” ucapnya. Somalia sendiri telah memerangi kelompok Al Shaba...

Pemukim Yahudi ambruk di operasi Beit Shean, Ben-Gvir: Persenjatai warga sipil Israel

Gambar
Pemukim Yahudi Ambruk di Operasi Beit Shean, Ben-Gvir: Persenjatai Warga Sipil Israel! menggapaiasa.com - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mendesak warga Israel untuk mempersenjatai diri sebagai respons atas insiden yang terjadi di daerah Beit She'an, Palestina utara yang diduduki, pada Jumat (27/12/2025) kemarin. Pada insiden itu, dua warga Israel tewas dan enam lainnya luka-luka dalam serangan penabrakan mobil dan penusukan. Polisi Israel menyatakan, pelaku penyerangan merupakan seorang warga Tepi Barat. "Saya menyerukan kepada warga Israel untuk mempersenjatai diri. Serangan itu membuktikan bahwa senjata menyelamatkan nyawa," kata Ben-Gvir, merujuk pada operasi penyerangan terhadap pemukim Yahudi di Beit She'an. Pada insiden tersebut, layanan ambulans Israel mengatakan serangan ganda di Beit She'an terjadi di tiga lokasi, di mana seorang wanita ditikam hingga tewas, satu orang lainnya tewas dalam kecelakaan tabrak lari, dan enam orang lain...

Hamas Serahkan Jenazah Prajurit Israel Itay Chen ke Palang Merah

Gambar
HAMAS menyerahkan jenazah seorang sandera Israel kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada Selasa malam, 4 November, di bawah perjanjian gencatan senjata dengan Israel. Menurut laporan Anadolu , militer Israel menyatakan sebuah peti berisi jenazah sandera telah diserahkan kepada ICRC dan sedang dalam perjalanan menuju pasukan Israel di Jalur Gaza. Menurut laporan Anadolu , Kantor Perdana Menteri Israel kemudian mengkonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah prajurit Staf Sersan Itay Chen. Sebelumnya, Hamas menyatakan bahwa mereka menemukan jenazah Chen di bawah reruntuhan kawasan timur Shejaiya, Kota Gaza, di dalam wilayah “garis kuning.” Perjanjian Gencatan Senjata Adapun “garis kuning” merupakan batas penarikan pertama yang ditetapkan dalam fase awal gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober. Garis itu memisahkan area timur yang masih berada di bawah kendali militer Israel dengan wilayah barat yang boleh diakses warga Palestina. Di bawah kesepakatan tersebut, Hamas te...