Postingan

Menampilkan postingan dengan label Investasi Ekonomi

Belanja K/L membengkak hingga 129,3% pada 2025, ini penjelasan pemerintah

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID – JAKARTA . Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) membengkak di akhir tahun 2025. Per Desember, belanja K/L tembus 1.500,4 triliun, atau setara 129,3% dari pagu belanja APBN 2025 yang sebesar Rp 1.324 triliun. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara membeberkan penyebab membengkaknya belanja K/L tersebut dikarenakan adanya pergeseran anggaran yang menyesuaikan dengan prioritas program pemerintah. "Ada juga yang sifat pergeseran anggaran itu termasuk dari belanja non-K/L menjadi belanja K/L. Kalau belanja non-K/L itu bergeser menjadi belanja K/L, karena di belanja non-KL biasanya ada cadangan-cadangan," ujar Suahasil dalam konfrensi pers APBN KiTA Edisi Januari 2026, Kamis (8/1/2026). Menurut Suahasil, pergeseran belanja non K/L menjadi anggaran belanja K/L umumnya memuat cadangan anggaran, termasuk untuk penanganan bencana. “Kalau terjadi bencana, maka cadangan tersebut dipindahkan menjadi belanja kementerian dan lembaga,” jelasnya. Lebih lanjut, Suaha...

Harga emas Antam di Pegadaian hari ini 4 Januari 2026

Gambar
menggapaiasa.com , JAKARTA — Harga emas Antam di Pegadaian hari ini 4 Januari 2026 tercatat stagnan atau tidak bergerak dibandingkan kemarin. Harga jual emas Antam ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp2.737.000, sementara harga buyback berada di level Rp2.363.000. Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, Minggu (4/1/2026), untuk ukuran yang lebih kecil, emas 0,5 gram dijual Rp1.424.000 dengan harga buyback Rp1.181.000. Adapun emas 2 gram diperdagangkan pada harga Rp5.408.000, sedangkan buyback tercatat Rp4.726.000. Pada kategori menengah, emas 5 gram dijual Rp13.437.000 dan buyback Rp11.815.000. Sementara emas 10 gram berada di harga jual Rp26.813.000 dan buyback Rp23.630.000. Harga jual emas berukuran besar juga mengalami pergerakan sejalan. Emas 50 gram dijual Rp133.700.000, sementara buyback berada di Rp117.571.000. Adapun, untuk ukuran 100 gram, harga jual mencapai Rp267.314.000 dengan buyback Rp235.143.000. Emas ukuran 1.000 gram (1 kilogram) tercatat dijual Rp2.671.460...

Bagaimana caranya uang beranak pinak?

Gambar
Seorang kawan bertanya kepada Omjay. Bagaimana Caranya Uang Bisa Beranak Pinak? Menurut Omjay Guru Blogger Indonesia uang akan beranak Pinak bila kita tahu caranya. Inilah kisah Omjay, seorang guru blogger Indonesia yang terkenal dengan artikel-artikelnya yang inspiratif dan informatif, memiliki pandangan unik tentang bagaimana caranya uang bisa beranak pinak.  Menurut Omjay, uang bisa beranak pinak jika kita tahu cara mengelola dan menginvestasikan uang dengan bijak. Investasi yang Menguntungkan Omjay menekankan pentingnya investasi yang menguntungkan sebagai cara untuk membuat uang beranak pinak.  Investasi dapat berupa saham, obligasi, properti, atau bisnis yang memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi.  Dengan menginvestasikan uang, kita dapat meningkatkan nilai uang kita dan membuatnya berkembang. Mengelola Uang dengan Bijak Omjay juga menekankan pentingnya mengelola uang dengan bijak.  Mengelola uang dengan bijak berarti kita harus dapat membedakan antara kebutuhan dan k...

Realisasi belanja APBD 2025 Bengkulu Selatan sebesar 87 persen jelang akhir tahun

Gambar
menggapaiasa.com Realisasi belanja APBD 2025 Kabupaten Bengkulu Selatan sebesar 87.56 persen jelang akhir tahun. Data DJPK Kemenkeu 17 Desember, dari pagu anggaran Rp 1.009,30 M dibelanjakan sebesar Rp 816,85 M. Sementara sisi pendapatan daerah mencapai Rp 862,25 M atau 87.56 persen dari target Rp 984,77 M. Inilah realisasi APBD 2025 Kabupaten Bengkulu Selatan.   Akun Anggaran/Pagu Realisasi persen   Pendapatan Daerah 984,77 M 862,25 M 87.56   PAD 57,17 M 52,28 M 91.45   Pajak Daerah 22,30 M 24,91 M 111.70   Retribusi Daerah 1,65 M 1,52 M 92.11   Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 2,37 M 2,06 M 87.14   Lain-Lain PAD yang Sah 30,86 M 23,79 M 77.10   TKDD 858,15 M 789,28 M 91.97   Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 858,15 M 789,28 M 91.97   Pendapatan Lainnya 69,45 M 20,69 M 29.80   Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 12,01 M 7,71 M 64.17   Pendapatan Transfer A...

Laba bersih BTN capai Rp 2,91 triliun per November 2025

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA . PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berhasil mendorong kinerja keuangan jelang akhir tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangannya, BTN berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 2,91 triliun per November 2025. Realisasi tersebut membuat laba bersih BTN melonjak 21,10% secara tahunan ( year-on-year /yoy).  Pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh kredit dan pembiayaan yang disalurkan BTN sebesar Rp 386,47 triliun hingga 30 November 2025, naik 8,74% yoy. Selain itu, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BTN juga terpantau positif, sejalan dengan upaya perseroan meningkatkan pendanaan terutama dana murah ( current account and saving account /CASA). Hingga akhir November 2025, DPK BTN meningkat 15,77% yoy menjadi Rp 423,96 triliun. Pertumbuhan kredit dan pembiayaan serta DPK membuat aset BTN naik 12,16% yoy menjadi Rp 503,99 triliun hingga akhir November 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 449,36 triliun. Total aset tersebut telah...

Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh 6 persen di 2026, ekonom senior: Perlu kerja keras ekstra

Gambar
JAKARTA , KOMPAS . TV - Ekonom Senior Raden Pardede menilai untuk meraih pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2026 bukanlah perkara mudah. Sebaliknya, menurut Raden, membutuhkan kerja keras, terutama dalam memperbaiki implementasi kebijakan di lapangan. Selain itu, ia mengatakan angka tersebut berada di atas proyeksi dasar berbagai lembaga internasional. "Kalau kita lihat proyeksi World Bank, IMF, OECD, ADB, sampai lembaga pemeringkat seperti S&P, 5 persen itu baseline Indonesia. Lima persen relatif mudah dicapai. Tapi, untuk naik ke 6 persen, itu perlu kerja keras ekstra,” kata Raden Pardede dalam program Economic Outlook 2026: Nyalakan Mesin Pertumbuhan Baru di Kompas TV, Selasa (16/12/2025). Menurut Raden, secara kebijakan makro, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan instrumen fiskal dan moneter, termasuk injeksi likuiditas. Namun, persoalan utama justru terletak pada banyaknya hambatan di tingkat implementasi. "Kebijakan sudah ada, tapi masih ban...

Intip rekomendasi saham dan prospek bisnis Samator Indo Gas (AGII) di tahun 2026

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA . PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) optimistis kinerja kembali moncer pada tahun 2026 mendatang. Hal ini didukung oleh potensi permintaan gas yang tinggi dari berbagai sektor industri. Sejauh ini, Manajemen AGII belum menetapkan target pendapatan dan laba bersih perusahaan untuk tahun depan. Terlepas dari itu, Wakil Direktur Utama Samator Indo Gas Sigit Purwanto mengatakan, secara global pertumbuhan gas industri akan sejalan dengan pertumbuhan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara yakni di kisaran 6%-7% per tahun sampai dengan 2033. Proyeksi tersebut didasari oleh analisis Business Research Insights dan disebut Sigit dapat menjadi referensi bagi AGII dalam menentukan target kinerja pada masa mendatang. "Asia Pasifik termasuk negara-negara berkembang diperkirakan akan mendominasi pertumbuhan pasar gas industri seiring dengan percepatan industrialisasi dan ekspansi sektor manufaktur terutama di kawasan Asia Tenggara," ujar dia dalam paparan pub...

IHSG menguat selektif di tengah Fed cut rate dan perlambatan ekonomi China

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA . Kombinasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat dan perlambatan ekonomi China menciptakan dinamika baru bagi laju IHSG. Meski sentimen The Fed cenderung memberi angin segar, tekanan dari melemahnya aktivitas ekonomi China membuat pergerakan indeks masih terbatas dan tidak membentuk reli yang merata. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menilai dampak kebijakan global saat ini membuat IHSG bergerak lebih selektif. “Pemangkasan suku bunga The Fed memberi dukungan valuasi dan likuiditas bagi IHSG, tetapi efeknya tertahan oleh perlambatan ekonomi China yang menekan sentimen komoditas dan ekspor regional. Hasilnya, IHSG cenderung menguat selektif, bukan reli menyeluruh,” jelasnya kepada menggapaiasa.com, Jumat (12/12/2025). Menurutnya, pasar justru lebih responsif terhadap katalis domestik ketimbang cerita makro dari China. Liza melihat sektor perbankan besar menjadi yang paling diuntungkan pada fase ini, teruta...

BSI proyeksi fondasi ekonomi 2026 lebih kuat, soroti efek Purbaya

Gambar
menggapaiasa.com , JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) menilai 2026 akan menjadi tahun ketika efek Purbaya bekerja penuh, ditopang sinergi kebijakan fiskal–keuangan yang ekspansif namun tetap prudent.  Penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) jumbo pemerintah di perbankan diproyeksikan memperkuat likuiditas, menurunkan biaya dana, dan menghidupkan kembali mesin pembiayaan di tengah ketidakpastian global. Dalam laporan BSI Sharia Economic Outlook 2026, Chief Economist BSI Banjaran Surya Indrastomo menjelaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia memasuki 2026 relatif kuat.  Proyeksi pertumbuhan 5,28% dibangun di atas delapan pilar yaitu dari normalisasi perdagangan global, rotasi aset ke emerging markets , menguatnya daya tarik Rupiah, hingga ketahanan konsumsi domestik. “Kombinasi delapan faktor ini membuat Indonesia masuk ke 2026 dengan fondasi yang relatif kuat, meskipun lanskap global tetap penuh ketidakpastian,” ujar Banjaran dalam BSI Sharia Economic Outlook 2026, Kamis (...

Tak Biasa, PM Jepang Suruh Investor Arab Diam Saat Bicara di Forum

Gambar
TOKYO, menggapaiasa.com - Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menyuruh investor Arab Saudi diam ketika dirinya berpidato di forum ekonomi FII Priority Asia, Senin (1/12/2025).  Dalam konferensi dua hari di Tokyo, Takaichi menekankan pentingnya kerja sama ekonomi antara Jepang dan Arab Saudi. Ia kemudian menutup pidatonya dengan gaya tak biasa. “Hari ini, saya ingin meminjam kalimat terkenal dari Attack on Titan untuk menutup pidato saya: ‘Tutup mulut kalian, dan investasikan semuanya kesaya!!’,” ujar Takaichi, disambut tawa dan tepuk tangan hadirin. Pernyataan itu bukan bermaksud kasar, tetapi mengacu ke kalimat populer dari karakter dalam serial manga Jepang Attack on Titan yang juga dikenal luas di Arab Saudi. “Saya paham bahwa manga dan anime Jepang sangat populer di Arab Saudi. Judul-judul seperti Captain Tsubasa , One Piece , dan Demon Slayer terlintas di benak saya,” ucapnya, dikutip dari kantor berita AFP . Takaichi sedang berupaya menarik lebih banyak investasi...

Harga Emas Antam Turun Rp13 Ribu, Saatnya Beli?

Gambar
Jakarta, IDN Times - Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) turun pada Rabu (3/12/2025). Untuk pecahan satu gram, harganya turun Rp13 ribu menjadi Rp2,412 juta, dibandingkan posisi sebelumnya. Harga buyback emas Antam juga turun dengan nominal yang sama dan saat ini berada di level Rp2,273 juta per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan PT Antam untuk membeli kembali atau menebus emas batangan dari konsumen. Jadi, jika pemegang logam mulia ingin menjual kembali emas mereka kepada Antam, mereka akan menerima pembayaran sesuai harga buyback tersebut. 1. Rincian harga emas hari ini Berikut adalah harga emas Antam per 2 Desember: Emas Antam 0.5 gram: Rp1.256.000 ​Emas Antam 1 gram: Rp2.412.000 ​Emas Antam 2 gram: Rp4.764.000 ​Emas Antam 3 gram: Rp7.121.000 ​Emas Antam 5 gram: Rp11.835.000 ​Emas Antam 10 gram: Rp23.615.000 Emas Antam 25 gram: Rp58.912.000 ​Emas Antam 50 gram: Rp117.745.000 ​Emas Antam 100 gram: Rp235.412.000 Emas Antam 250 gram: Rp588.265.000 Emas Antam 50...

27 Bulan Berturut-turut Emas Perhiasan Jadi Pemicu Inflasi, Selain Itu BPS Sebut Sektor ‘Perawatan Diri’

Gambar
PR KUNINGAN — Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi bulanan November 2025 mencapai 0,17% ( month-to-month /mtm), dan lonjakan harga emas perhiasan dengan andil 0,08% menjadi pemicu utamanya di tengah tren penguatan harga emas global. Menurut Pudji Ismartini dari BPS, Senin 1 Desember 2025, mengemukakan, kelompok perawatan diri pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang utama inflasi 1,21% (mtm) karena didorong oleh inflasi emas perhiasan yang telah terjadi selama 27 bulan berturut-turut! Hebatnya, inflasi emas perhiasan pada November 2025 mencapai 3,99% (mtm), menjadikannya komoditas penyumbang terbesar di kelompok tersebut meskipun lajunya sedikit melambat. Selain emas perhiasan, BPS juga menyoroti kelompok transportasi serta makanan, minuman, dan tembakau sebagai penyumbang andil inflasi bulanan November 2025. Menariknya, pihak BPS ini menjelaskan bahwa kelompok transportasi selalu inflasi setiap November sejak tahun 2021 hingga 2025, dengan laju inflasi November 2025 ...

BI Proyeksikan Ekonomi 2026 Tumbuh 4,9-5,7 Persen, Menkeu Purbaya Optimistis capai 6 Persen

Gambar
menggapaiasa.com Optimisme terhadap perekonomian Indonesia kembali menguat. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 mencapai kisaran 4,9-5,7 persen, lebih tinggi dibanding 2025 yang diperkirakan berada pada kisaran 4,7-5,5 persen. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut peningkatan konsumsi, investasi, serta kinerja ekspor akan menjadi motor utama pertumbuhan, sekaligus menjaga perekonomian tetap berdaya tahan di tengah perlambatan global. Kemudian pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2027 diperkirakan berada di kisaran 5,1-5,9 persen. "Inflasi akan tetap terjaga rendah dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen pada 2026 dan 2027 didukung konsistensi kebijakan moneter, kebijakan fiskal, eratnya sinergi pengendalian inflasi baik di pusat maupun di daerah, dan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional. Stabilitas eksternal dan sistem keuangan tetap terjaga, disertai digitalisasi yang terus berkembang pesat," kata Perry dalam agenda Pertemu...

Belanja Masyarakat Masih Ngebut, Tabungan Kelas Menengah Menipis

Gambar
Jakarta, IDN Times - Mandiri Institute melaporkan adanya tren peningkatan belanja masyarakat. Indeks belanja mingguan (MSI) tercatat naik sebesar 1,5 persen ke level 312,8 per 16 November 2025. Peningkatan tersebut dinilai relatif stabil dibandingkan kenaikan minggu sebelumnya. Belanja jelang libur akhir tahun, terutama untuk transportasi darat, diketahui menjadi salah satu pendorong utama menguatnya konsumsi. Peningkatan keyakinan konsumen, promo akhir tahun, dan stimulus pemerintah diperkirakan akan menjaga momentum konsumsi kuartal IV 2025 tetap tinggi. Konsumsi hingga pekan ketiga November dilaporkan tetap kuat, rata-rata sebesar 36,6 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan rata-rata kuartal III. 1. Kalimantan dan Sulawesi jadi juara belanja Kenaikan belanja mingguan dilaporkan terjadi di semua wilayah Indonesia. Wilayah tengah dan timur, seperti Sulawesi, Kalimantan, serta Maluku dan Papua, mencatat peningkatan paling pesat. Sulawesi memimpin dengan pertumbuhan 2,5 pe...

Trader Veteran Peter Brandt: Bitcoin Akan Tembus US$200.000 pada Kuartal III-2029

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - Trader kawakan Peter Brandt menilai Bitcoin masih membutuhkan waktu beberapa tahun untuk mencapai level US$200.000, bertolak belakang dengan prediksi sejumlah eksekutif kripto yang melihat target itu bisa tercapai pada akhir tahun ini. Dalam unggahan di X pada Kamis (20/11/2025), Brandt mengatakan bahwa ia tetap menjadi “bull jangka panjang Bitcoin”, namun memperkirakan reli besar berikutnya baru akan membawa harga ke kisaran US$200.000 pada kuartal III-2029. “ Bull market Bitcoin berikutnya seharusnya membawa kita ke sekitar US$200.000. Itu kemungkinan terjadi sekitar Q3 2029,” ujar Brandt. Berbeda dari proyeksi agresif para tokoh kripto Pandangan Brandt sangat kontras dengan prediksi optimistis yang datang dari para tokoh industri kripto. Co-founder BitMEX Arthur Hayes dan Chairman BitMine Tom Lee, misalnya, sempat memperkirakan harga Bitcoin akan mencapai setidaknya US$200.000 pada akhir 2025, dan kembali menegaskan keyakinan tersebut pada Oktober lal...

Laporan World Gold Council: Dua dari Tiga Orang Indonesia Investasi Emas

Gambar
JAKARTA, menggapaiasa.com – Laporan terbaru World Gold Council (WGC) bertajuk “Gold for the Nation: Strengthening the Financial Resilience of Indonesians” mengungkap bahwa emas menjadi instrumen pilihan investor Indonesia untuk membangun ketahanan finansial dan menyisihkan dana darurat. Studi terhadap 2.000 investor Indonesia lintas usia dan tingkat pendapatan menunjukkan bahwa dua dari tiga orang Indonesia (67 persen) memiliki investasi emas dalam berbagai bentuk. Mulai dari emas batangan dan koin, perhiasan emas, hingga Exchange Traded Fund (ETF) emas dan sekuritas emas lainnya. Minat reinvestasi juga tercatat sangat tinggi. Sekitar 85 persen investor yang pernah berinvestasi emas berencana kembali membeli emas dalam 12 bulan ke depan, dan 14 persen lainnya menyatakan minat untuk menambah investasi di masa mendatang. Di antara mereka yang belum pernah berinvestasi emas, 26 persen berencana memulai dalam 12 bulan ke depan, sementara 62 persen mengaku tertarik berinvestasi emas pa...

Pegadaian Sediakan Emas Pecahan Mikro, Targetkan Pembeli Muda dan Digital

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian (Persero) mengakui bahwa pemulihan daya beli masyarakat yang belum optimal menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis bullion perusahaan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pegadaian menghadirkan inovasi dengan menyediakan emas dalam pecahan sangat kecil, yakni mulai dari 0,01 gram. Kepala Divisi Bisnis Bullion Pegadaian Kadek Eva Suputra mengatakan, langkah ini bertujuan agar masyarakat tetap dapat berinvestasi emas dengan harga terjangkau. “Kami mulai dari pecahan 0,01 gram, atau sekitar Rp18.000. Dengan inovasi ini, masyarakat bisa lebih mudah memulai investasi emas,” ujar Kadek saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (1/8/2025). Kadek menambahkan, pembelian emas melalui Pegadaian kini bisa dilakukan secara tunai maupun dengan cicilan. Misalnya, masyarakat dapat mencicil pembelian emas batangan 5 gram melalui layanan tabungan emas Pegadaian. Adapun tren pembelian emas saat ini terbagi rata antara pembelian fisik dan digital. Namun, ...

Ekonom: Fenomena Rojali dan Rohana Didorong Tren PHK dan Lesunya Daya Beli

Gambar
menggapaiasa.com , Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menyoroti sejumlah faktor bertambahnya fenomena “rojali” (rombongan jarang beli) dan “rohana” (rombongan hanya nanya) yang belakangan ini ramai diperbincangkan. Kedua istilah ini ditujukan bagi pengunjung pusat perbelanjaan secara beramai-ramai, tapi tidak melakukan transaksi pembelian atau berbelanja. Faisal, menilai faktor utama dari adanya “rojali” dan “rohana” adalah kondisi finansial masyarakat. Beberapa di dalamnya meliputi uang yang semakin sulit untuk ditabung, lesunya daya beli, hingga pinjaman dana yang makin mudah untuk diakses tapi berat untuk diselesaikan tanggung jawabnya. “Bisa kita lihat dari tingkat tabungan yang mengalami penurunan, tingkat penjualan sektor riil, penjualan barang ritel yang turun di triwulan kedua daripada triwulan satu, serta pinjaman yang meningkat terutama melalui fintech lending ,” kata Faisal saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 25 Juli 20...

Ekonom Sebut Orang Indonesia 'Rojali', Tabungan Seret hingga Pilih-Pilih Belanja

Gambar
menggapaiasa.com , MANGGARAI BARAT — Lemahnya konsumsi masyarakat membuat fenomena rojali melekat di banyak warga RI. Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) David Sumual mengungkap bahwa rojali merupakan akronim dari 'rombongan jarang beli', istilah yang merujuk kepada orang-orang yang mendatangi pusat perbelanjaan atau toko hanya untuk melihat-lihat tetapi tidak berbelanja. Menurut David, fenomena itu banyak terlihat di pusat perbelanjaan atau mal. Lemahnya daya beli membuat mereka mengunjungi pusat perbelanjaan hanya untuk berjalan-jalan dan tidak membeli apa-apa, jika berbelanja pun nilanya cenderung tidak terlalu besar. Fenomena itu tidak muncul dari ruang hampa. David menilai bahwa lemahnya konsumsi kelas menengah, yang berkontribusi sekitar 70% terhadap total konsumsi RI, berdampak terhadap perekonomian secara luas. David juga mengungkap bahwa big data BCA menunjukkan adanya tren penurunan belanja masyarakat hingga kuartal II/2025, membenarkan banyaknya warga ...