Postingan

Menampilkan postingan dengan label kemacetan lalu lintas

Rawan kecelakaan di jalan tol saat hujan, 3 faktor ini penyebabnya

Gambar
menggapaiasa.com - Kecelakaan di jalan tol saat kondisi hujan, kerap terjadi. Menurut Jusri Pulubuhu, Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) pada saat itu, banyak yang jadi faktor pemicunya. Oleh karena faktor pemicunya bisa bermacam-macam, maka Jusri Pulubuhu sangat menyarankan pengendara kurangi kecepatan saat melaju di kondisi hujan. "Pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan, karena pada saat kondisi hujan jalan akan menjadi licin. Daya cengkram ban terhadap jalan pada saat kondisi hujan akan berkurang," sarannya dikutip dari Kompas.com. Hujan yang turun juga membuat jarak pandang pengemudi jadi terbatas. Oleh karena itu, pengemudi harus sadar diri dan segera menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak dari kendaran di depan, diharapkan dapat mengantisipasti kalau terjadi pengereman. FYI nih, saat permukaan jalan licin akibat air hujan akan membuat jarak pengereman lebih panjang. Mengantisipasi jarak pengereman yang...

Lalu lintas di jalan tol Japek mulai padat, Jasa Marga terapkan contraflow mulai dari KM 70 - KM 47 arah Jakarta

Gambar
menggapaiasa.com PT Jasa Marga melalui PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan contraflow dari KM 70 menuju KM 47 arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta Cikampek atau Tol Japek. VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo memastikan bahwa contraflow sudah diberlakukan di ruas Jalan Tol Japek sejak pukul 18.00 WIB seuai dengan diskresi kepolisian. "Atas diskresi Kepolisian diberlakukan contraflow KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 18.00 WIB," kata Ria Marlinda dalam keterangannya, Minggu (28/12). Lebih lanjut, dia membeberkan bahwa saat ini volume lalu lintas arah Cikampek di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau mulai meningkat. PT JTT juga mengimbau kepada pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan, mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol. "Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik, ...

One way Puncak Cianjur masih berlaku, jalur wisata padat

Gambar
PIKIRAN RAKYAT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur melaporkan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan di kawasan Puncak pada akhir pekan ini, menjelang perayaan Tahun Baru 2026. Guna mengurai kepadatan, sistem satu arah (one way) kembali diterapkan di jalur wisata tersebut. Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Cianjur, Muhamad Iqbal Safarudin mengatakan, bahwa rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak masih mengikuti pola penanganan pada musim libur panjang sebelumnya. "Seperti halnya libur panjang dan tahun lalu, untuk (jalur) Puncak masih diberlakukan one way," ujar Iqbal, Minggu (28/12/2025). Data Traffic Counting Akhir Pekan Berdasarkan laporan data Traffic Counting yang dihimpun Dishub Cianjur pada hari Sabtu, 27 Desember 2025 (pukul 06.00 WIB s.d. 23.59 WIB), pergerakan kendaraan di perbatasan Bogor-Cianjur didominasi oleh kendaraan pribadi. "Arus Keluar-Masuk Cianjur (Perbatasan Bogor), terdapat selisih jumlah kendaraan...

2 juta lebih kendaraan keluar-masuk Yogyakarta

Gambar
DINAS Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat hingga 24 Desember 2025 pergerakan kendaraan yang keluar dan masuk provinsi ini mencapai lebih dari dua juta unit. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Yogyakarta Rizki Budi Utomo menjelaskan angka tersebut berasal dari akumulasi 1.100.944 kendaraan masuk dan 1.043.133 kendaraan keluar. "Untuk volume lalu lintasnya agak naik itu mulai siang hari, kemudian sore sampai malam," ucap Rizki. Data tersebut dihimpun dari 10 titik pos pengamatan arus meliputi Gerbang Samudra Raksa di Kalibawang, Kulon Progo, Temon PJR, Temon Congot (Daendels), Krasak (Tempel). Lalu Kikis Joholangan, Prambanan, Gedangsari, dua titik di Semin, serta Rongkop di wilayah Gunungkidul. Selain itu, Dishub DI Yogyakarta mencatat pergerakan penumpang datang tertinggi tercatat melalui stasiun dengan total 21.917 orang. Sementara penumpang berangkat melalui stasiun sebanyak 21.313 orang. Rizki menyatakan pergerakan kendaraan di Yogyakarta berdasark...