Postingan

Menampilkan postingan dengan label air minum

TNI dan Unhan salurkan mesin penjernih air untuk korban bencana di Sumut

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID, JAKARTA, – TNI bersama Universitas Pertahanan RI telah menyalurkan mesin penjernih air kepada para korban bencana yang mengungsi di Desa Batu Hula, Kecamatan Batangtoru, Sumatra Utara. Mesin ini dirancang untuk mengubah air kotor menjadi air bersih yang layak konsumsi, memenuhi kebutuhan pengungsi akan air bersih. Menurut siaran pers yang diterima di Jakarta pada Minggu, mesin penjernih air tersebut memanfaatkan teknologi fiber reinforced plastic (FRP) sebagai tabung filtrasi utama. Sistem ini dirancang agar mudah dioperasikan di lapangan dengan beberapa lapisan media penyaring seperti manganese ferrolit dan manganese zeolit untuk mengurangi kandungan logam dan kekeruhan, karbon aktif untuk menyerap bau dan zat pencemar organik, serta silika untuk memperhalus hasil penyaringan. Sersan Mayor Dua Kadet Ronald Marcus Sihite dari Program Studi Teknik Sipil FTTP Unhan menjelaskan bahwa setelah tahap filtrasi, air diproses lebih lanjut dengan teknologi reverse...

PDAM Tirta Siak matikan aliran air bersih ke Kampung Dalam Pekanbaru

Gambar
menggapaiasa.com , PEKANBARU — Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Siak menghentikan sementara suplai air di Kelurahan Kampung Dalam sebagai langkah penertiban untuk menekan tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW). Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan menemukan banyak pelanggan nonaktif serta pelanggan dengan tunggakan besar yang masih menerima aliran air. Kondisi itu membuat air yang keluar tidak tercatat sebagai pendapatan dan memicu tingginya NRW. Pelaksana tugas Direktur Perumda Air Minum Tirta Siak Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan kondisi ini telah menyebabkan kerugian signifikan bagi perusahaan. "Selain tidak tercatat sebagai pendapatan resmi, air yang tetap mengalir ke sambungan bermasalah tersebut menyebabkan tingginya NRW yang selama ini membebani operasional," ujarnya, Rabu (10/12/2025). Ia menambahkan, langkah penertiban diperlukan untuk menjaga keberlanjutan layanan dan mencegah kebocoran aset perusahaan. “Kami harus mengambil langkah ini demi ...

Geger Video Sidak Pabrik AQUA Dedi Mulyadi: Benarkah dari Sumur Bor? Danone Klarifikasi Detail Sumber Air

Gambar
JAKARTA KOTA - Danone Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait video viral sidak Dedi Mulyadi ke salah satu pabrik AQUA. Berawal dari unggahan video di kanal YouTube @KangDediMulyadiChannel yang datangi pabrik AQUA kini jadi sorotan publik. ​Dalam rekaman video tersebut, Dedi Mulyadi mempertanyakan asal muasal air yang digunakan untuk memproduksi air mineral dalam kemasan itu. ​"Ngambil airnya dari sungai?" tanya Dedi. ​"Airnya dari bawah tanah, Pak." ​ Keterkejutan terlihat jelas di wajah Dedi Mulyadi. Ia pun langsung memastikan sumber air. "Jadi bukan air permukaan? Air tanah yang dibor begitu?" sambil menunjuk ke arah sumur produksi. Dedi bahkan sempat mengutarakan kekhawatirannya mengenai potensi dampak pengambilan air tanah dalam terhadap kondisi geologi setempat, termasuk risiko pergeseran tanah. "Saya kira dari air permukaan, sungai, atau mata air. Ini berarti sumur pompa dalam?" imbuhnya. Menanggapi video viral ter...

Penelitian Tegaskan Galon Polikarbonat Aman Untuk Wadah Air Minum

Gambar
JAKARTA, menggapaiasa.com.CO – Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan secara tegas bahwa tidak ditemukan migrasi Bisphenol A (BPA) dari galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC) ke dalam air minum yang dikonsumsi masyarakat. Fakta ini sekaligus membantah kekhawatiran yang selama ini berkembang di tengah publik terkait potensi bahaya BPA dari galon polikarbonat. Sejauh ini, ada tiga penelitian yang sudah dilakukan dengan beragam metode guna membuktikan migrasi BPA dari galon PC ke air konsumsi. Penelitian pertama, dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) terhadap empat brand air minum galon ternama di Bandung. “Dari penelitian yang kami lakukan, kami tidak mendeteksi (non-detected/ND) BPA di semua sampel AMDK yang diuji,” kata Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB, Akhmad Zainal Abidin. Penelitian dilakukan menggunakan alat ukur canggih yang dikenal memiliki ketepatan akurasi yakni HPLC, dengan nilai Limit of Detection (LoD) sebesar 0,0099 mikrogram per lite...