Postingan

Menampilkan postingan dengan label bank sentral

Survei OMFIF: Bank Sentral Dunia Masih Waspada Gunakan AI

Gambar
menggapaiasa.com , JAKARTA — Bank-bank sentral di dunia masih sangat hati-hati menggunakan bantuan kecerdasan buatan ( artificial intelligence /AI) dalam hal operasional bank sentral di berbagai negara. Sebagian besar bank sentral hanya menggunakan AI untuk pekerjaan dasar, seperti merangkum data atau memantau pergerakan pasar. Mengutip Reuters , sebuah survei terbaru dari Official Monetary and Financial Institutions Forum (OMFIF) menunjukkan lebih dari 60% responden menyatakan bahwa alat berbasis AI yang sudah memicu PHK di perusahaan teknologi dan sejumlah bank, belum dipakai untuk menunjang operasi inti.  “Sebagian besar aplikasi awal berfokus pada tugas-tugas analisis rutin, alih-alih manajemen risiko atau konstruksi portofolio,” tertulis dalam laporan tersebut, dikutip pada Minggu (30/11/2025). Survei ini melibatkan kelompok kerja yang terdiri dari 10 bank sentral di Eropa, Afrika, Amerika Latin, dan Asia dengan total aset sekitar US$6,5 triliun. Bank-bank yang sudah lebih dulu...

Emas Terjun, Bitcoin Jadi "Safe Haven" Baru! Apa Sebabnya?

PR KUNINGAN — Pasar aset digital menunjukkan fenomena menarik di tengah gejolak global yang kian memanas, termasuk konflik Iran-Israel dan kebijakan moneter ketat Federal Reserve (The Fed). Investor global, termasuk di Indonesia, kini tampak mengalihkan fokusnya dari emas yang harganya terperosok, menuju Bitcoin (BTC) sebagai "Safe Haven" alternatif. Emas Terkoreksi, Bitcoin Tetap Perkasa di US$104.000 Menurut Vice President Indodax, Antony Kusuma, harga emas dunia telah terkoreksi signifikan sebesar 2,5 persen, turun dari US$3.420 per troy ounce pada 13 Juni 2025 menjadi US$3.335 pada 20 Juni 2025. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan sikap The Fed yang mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25 – 4,50 persen dan memberi sinyal kenaikan bertahap hingga 2027. Di sisi lain, Bitcoin justru menunjukkan ketahanan luar biasa. "Ketahanan Bitcoin dalam situasi penuh tekanan ini menunjukkan transformasi besar dalam pola pikir investor global te...