Postingan

Menampilkan postingan dengan label penyakit mental

Anak-anak dan remaja lebih rentan alami gangguan kesehatan mental, begini kata psikolog

Gambar
menggapaiasa.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini membagikan temuan menarik dari program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mengenai kesehatan mental masyarakat Indonesia. Dalam temuan tersebut, rupanya anak-anak di bawah 18 tahun jauh lebih rentan mengalami gangguan kesehatan mental dibanding orang dewasa. Dalam temuan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berjalan selama setahun terakhir, terungkap bahwa anak-anak dan remaja memiliki risiko lima kali lebih tinggi mengalami kecemasan dan depresi dibandingkan orang dewasa. Psikolog Anak dan Remaja dari Universitas Indonesia, Rose Mini, menyatakan bahwa kasus depresi pada remaja sebenarnya sudah ada sejak lama, tetapi kini lebih mudah terlihat karena akses informasi yang semakin terbuka. Seiring kesadaran yang meningkat, banyak orang juga kini lebih berani mengakui mengalami kondisi tersebut. Namun, temuan di CKG bahwa anak-anak dan remaja lebih rentan lima kali jadi hal yang perlu disorot bersama. Menurutnya...

Darurat kesehatan mental, Ikatan Psikolog Klinis serukan 7 hal ini

Gambar
KETUA Umum Pengurus Pusat Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia periode 2025–2029, Retno Kumolohadi menyatakan bahwa pemerintah membutuhkan langkah serius, terarah, dan terukur dalam menangani masalah kesehatan mental di Indonesia. "Tingginya angka depresi, kecemasan, skizofrenia, hingga kasus bunuh diri membuat kebutuhan layanan kesehatan jiwa menjadi semakin mendesak," kata Retno. Retno menyampaikan tujuh rekomendasi strategis IPK untuk memperkuat pelayanan kesehatan jiwa nasional. "Prevalensi masalah dan gangguan jiwa sangat tinggi di Indonesia, dan bisa dikatakan kita sedang darurat. Karena itu, penanganan yang lebih serius sangat dibutuhkan," kata Retno. Kongres V Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, dengan ini menyatakan maklumat dalam bentuk “Sapta-Darmalaksana”. Hal pertama yang diserukan Retno dan timnya adalah dengan menjadikan kesehatan jiwa sebagai pilar utama ketahanan bangsa. "Serta mendukung percepatan pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang...

Mental tidak aman, Francesco Bagnaia disarankan cari bantuan profesional

Gambar
menggapaiasa.comEks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo yakin bahwa Francesco Bagnaia butuh bantuan profesional terkait kondisi mentalnya. Francesco Bagnaia diketahui mengalami musim yang naik turun pada tahun 2025. Pembalap yang dua kali juara dunia itu terus menerus kesulitan menemukan feeling dengan motornya. Meski sempat menang dan meraih podium, penampilan Bagnaia tak stabil sepanjang musim. Ia bahkan berakhir kehilangan posisi ketiga di klasemen tergeser oleh pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi yang tampil mengesankan. Di sisi lain, tim Bagnaia, Ducati pun berusaha memberikan dukungan pada sang pembalap dengan mencari setting motor yang tepat. Tapi hasilnya belum keluar sesuai harapan pada musim 2025. Sementara itu, banyak yang menduga bahwa Bagnaia mungkin mengalami tekanan karena setim dengan Marc Marquez yang tampil mendominasi musim ini. Terkait apa yang terjadi pada Bagnaia, salah satu eks pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo memiliki saran. Menurut Lorenzo Bagnaia kini dalam ko...

Kewalahan, gangguan psikologis pada tentara Israel tembus 85 ribu, sistem terapi kolaps

Gambar
menggapaiasa.com.CO.ID, JAKARTA -- Perang di Gaza ternyata meninggalkan bekas luka yang tak kasat mata, jauh di dalam jiwa para prajurit Israel. Angka-angka terbaru dari Kementerian Pertahanan negara itu menunjukkan adanya peningkatan tajam jumlah tentara yang kini membutuhkan bantuan akibat gangguan psikologis. Ini bukan sekadar data statistik; ini adalah cerminan krisis kesehatan mental yang membayangi, sebuah lonjakan yang digambarkan para pejabat sendiri sebagai belum pernah terjadi sebelumnya. Jumlah tentara Israel yang menerima perawatan karena gangguan psikologis telah meningkat tajam sejak perang di Gaza dimulai dua tahun lalu, ungkap seorang pejabat Kementerian Pertahanan Israel pada Minggu. Kenyataan ini membuka mata publik tentang dampak perang yang meluas di luar medan tempur fisik. Tamar Shimoni, wakil kepala Departemen Rehabilitasi kementerian, menjelaskan situasinya kepada Radio Angkatan Darat. Ia menyebutkan bahwa kementerian menangani sekitar 62.000 kasus psikologis...

Kenali Tanda Tanda Gangguan Psikologis, Unusa Bersama Kemenkes Gelar Kampanye P3LP

Gambar
jatim.menggapaiasa.com , SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, dan Center for Public Mental Health (CPMH),menggelar Kampanye Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Kegiatan tersebut menyasar 5 pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo, antara lain Pondok Pesantren Al Hidayah, Pondok Pesantren As-Syafi’iyah, Pondok Pesantren Jabal Noer, Pondok Pesantren Burhanul Hidayah, dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Panjunan. Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, dr. Imran Pambudi mengatakan kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga pesantren, baik santri, pengasuh, maupun tenaga pendidik, dalam mengenali tanda-tanda gangguan psikologis. “Kami harap pihak pondok pesantren bisa memberikan pertolongan awal, bagi santri yang mengalami tekanan emosional,” ujar dr Imran, Sabtu (8/11). Dia mengatakan kesehatan jiwa merupakan aspek krusial yang berpengaruh langsu...

Cara Unik Atasi Mahasiswa Galau, Pasang QR Code di Toilet, Sekali Scan Mereka Bisa Terhubung ke Psikolog

Gambar
menggapaiasa.com - Urusan kesehatan mental di kalangan remaja, khususnya mahasiswa tidak boleh dianggap remeh. Jika tidak ditangani dengan baik, masalah mental pada mahasiswa bisa berujung fatal. Beberapa kampus melakukan pendampingan mental dan psikologi mahasiswanya secara maksimal. Diantaranya dilakukan oleh LSPR Institute. Mereka menyadari bahwa secara psikologi atau mental, mahasiswa masih butuh pendampingan. Baik itu oleh orang tua, dosen, maupun teman sesama mahasiswa.  Ghina Amani Kemal Gani selaku Executive Director LSPR Institute mengatakan salah satu titik yang mereka penting terkait dengan kesehatan mental mahasiswa adalah toilet. "Mahasiswa kalau lagi galau atau banyak pikiran, biasanya ke toilet," katanya kepada wartawan di kampus LSPR Institute Jakarta.  Di balik setiap pintu toilet, disiapkan QR Code yang terhubung dengan unit Student Guide Office (SGO). Unit tersebut tugas utamanya adalah memberikan layanan pendampingan kepada mahasiswa. Khususnya terkai...