Realisasi ekspor baru 79,5%, Mendag pede target US$294 miliar tercapai - MENGGAPAI ASA

Realisasi ekspor baru 79,5%, Mendag pede target US$294 miliar tercapai

menggapaiasa.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis ekspor nasional Indonesia akan tetap mencapai US$294,45 miliar hingga akhir 2025. Hal ini seiring masih rendahnya realisasi angka ekspor yang baru mencapai di kisaran 79,5% pada sepuluh bulan pertama 2025.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso meyakini ekspor nasional hingga akhir tahun ini akan tetap tumbuh hingga 7,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), bahkan lebih tinggi dari target.

“Kan naiknya akhir tahun kan 7,1% [yoy], sekarang [tumbuh] 6,96% [sepanjang Januari—Oktober 2025]. Ya jadi kami kejar nanti, target kami lho, target kami yang menentukan. Nah nanti, mudah-mudahan Desember lebih dari 7,1% [yoy],” kata Budi saat ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).

Budi menuturkan optimistis itu seiring dengan telah dilakukannya diskusi antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI).

“Kemarin kami kan diskusi dengan Kadin, dengan GPEI bahwa optimis bahwa itu akan tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai tren net ekspor hingga Oktober tetap mendukung pertumbuhan ekonomi, meski realisasinya belum sesuai target.

“Hingga Oktober, tren net ekspor menunjukkan sinyal positif, walau masih di bawah target. Hal ini tetap akan membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” kata Wijayanto kepada Bisnis, Senin (1/12/2025).

Namun, Wijayanto menuturkan surplus ekspor hingga Oktober baru mencapai US$24 miliar, sekitar 69% dari target. Kondisi ini dipengaruhi tren penurunan harga komoditas serta perlambatan ekonomi China.

“Untuk mengejar target, apalagi di tengah tren pelemahan harga komoditas dan perlambatan ekonomi China, bukanlah hal yang realistis bagi kita,” ujarnya.

Menurut Wijayanto, langkah pemerintah dalam dua bulan terakhir tahun ini terbatas. Salah satunya dengan menjaga nilai tukar rupiah.

“Paling tidak nilai tukar rupiah harus stabil dan kompetitif, manajemen ekspor-impor diperbaiki, dan impor ilegal ditekan,” jelasnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan total ekspor meningkat 6,96% menjadi US$234,04 miliar sepanjang Januari—Oktober 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$218,82 miliar.

Jika diperinci, total ekspor migas mencapai US$10,93 miliar atau turun 16,11% dibandingkan Januari—Oktober 2024 yang mencapai US$13,02 miliar. Sementara total ekspor nonmigas mencapai US$223,12 miliar atau naik 8,42% dibandingkan Januari—Oktober 2024 senilai US$205,79 miliar.

Data BPS menunjukkan, peningkatan nilai ekspor sepanjang Januari—Oktober 2025 ini disumbang oleh sektor industri pengolahan dengan andil sebesar 11,68%.

Posting Komentar untuk "Realisasi ekspor baru 79,5%, Mendag pede target US$294 miliar tercapai"