Wanita numpang tinggal di bandara selama setahun, ditangkap usai marahi anak-anak - MENGGAPAI ASA

Wanita numpang tinggal di bandara selama setahun, ditangkap usai marahi anak-anak

Wanita numpang tinggal di bandara selama setahun, ditangkap usai marahi anak-anak
Ringkasan Berita:
  • Seorang wanita berusia 40-an tinggal di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) selama satu tahun.
  • Ia ditangkap setelah membuat keributan hingga sempat memarahi anak-anak yang bermain di terminal bandara.
  • Wanita asal Malaysia tersebut kini ditangkap polisi untuk lebih lanjut.
 
 

menggapaiasa.com- Kisah seorang wanita tinggal di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) selama satu tahun menjadi perbincangan.

Wanita yang berusia 40-an itu makan, tidur hingga mandi di bandara bahkan menggunakan Wi-Fi bandara gratis selama setahun.

Ia kini ditangkap oleh polisi untuk lebih lanjut pada Selasa (23/12/2025), dikutip dari TheStar via Kompas.com.

Ditangkap usai Marahi Anak-anak

Dilansir dari AsiaOne, Selasa (23/12/2025), masalah terungkap setelah banyaknya video rekaman terhadap dirinya beredar hingga viral di media sosial.

Seorang perempuan tersebut telah tinggal selama setahun di Bandara Kuala Lumpur, tepatnya Terminal 1 KLIA.

Salah satu video yang diunggah pada 19 Desember 2025 menyebut perempuan itu makan, tidur, dan mandi di bandara.

Dalam video itu, tampak seorang perempuan yang mengenakan kacamata hitam, atasan biru, dan celana hitam.

Dia terlihat berdebat dengan suara tinggi kepada dua perempuan lain yang tampaknya mencoba untuk menenangkannya.

Menurut laporan, ia ditenangkan oleh kedua orang itu karena sempat memarahi anak-anak yang bermain di terminal bandara.

Bawa Tas dan Koper

Kemudian video lain diunggah pada 20 Desember 2025, kembali menunjukkan perempuan yang sama.

Dalam rekaman video tersebut, tampak perempuan itu duduk di bangku terminal bandara sambil menggunakan ponselnya.

Dia disebut menggunakan layanan WiFi gratis bandara.

Ketika itu, ia duduk dikelilingi oleh beberapa troli bandara yang penuh dengan sejumlah tas dan koper miliknya.

Permasalahan tersebut lantas memicu kebingungan di kalangan warganet Negeri Jiran, mempertanyakan apakah pihak otoritas bandara mengetahui aktivitas sang perempuan itu.

Dikutip dari NewStraitsTimes, Selasa (23/12/2025), ada juga yang menyatakan kekhawatiran bahwa masalah itu bisa mencoreng citra KLIA dan Malaysia jika dibiarkan.

Penjelasan Pihak Berwenang

Pihak berwenang KLIA mengonfirmasi permasalahan itu telah disampaikan kepada instansi terkait.

Pihak bandara juga meminta agar masyarakat untuk memberikan waktu proses penyelidikan berjalan sebagaimana mestinya.

Kepolisian KLIA telah mengirim petugas ke lokasi kejadian sebelum video rekaman sang perempuan beredar di media sosial.

Albany Hamzah menyebut, perempuan itu ditangkap pada 18 Desember 2025 dan dibawa ke kantor polisi.

Warga Asli Malaysia

Awalnya ada kabar yang mengeklaim perempuan itu berasal dari China. 

Namun Albany menyatakan sang perempuan adalah warga asli Malaysia.

"Pemeriksaan menemukan bahwa wanita tersebut memiliki kartu kesehatan mental. Dengan mempertimbangkan hal ini, polisi mengirimnya ke Rumah Sakit Kajang untuk pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

Albany mengatakan tindakan tersebut diambil untuk memastikan kesejahteraan perempuan tersebut.

Namun, polisi tidak dapat memastikan berapa lama wanita itu telah berada di bandara dan mengapa melakukan hal itu.

Saat ini, proses penyelidikan dikabarkan masih berlangsung.

"Sejauh ini, belum ada berkas penyelidikan yang dibuka. Perempuan itu diserahkan ke rumah sakit untuk observasi," katanya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews menggapaiasa.com

Posting Komentar untuk "Wanita numpang tinggal di bandara selama setahun, ditangkap usai marahi anak-anak"