RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22.
KESALEHAN AYUB DI COBA.
TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN
Saudaraku. Kitab Ayub di awali dengan kata: Saleh,Jujur,Takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan. Ayat ini ingin menunjukkan kepada kita bahwa''takut akan Allah juga menjauhi kejahatan merupakan landasan yang kuat bagi orang percaya sehingga kita akan menjadi orang yang saleh dan juga jujur. ''SALEH'' merujuk kepada integritas moral Ayub dan komitmen yang sepenuh hati untuk percaya kepada kepada Allah. Sedangkan ''JUJUR'' merujuk kepada tindakan nyata yang di dasari dengan kebenaran,dan juga perkataan serta pikiran,sehingga itu akan menghasilkan pribadi yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
Saudaraku yang kekasih. Dalam perikop kita kali ini,ada hal menarik yang perlu kita pahami yaitu:
1. Iblis mencobai manusia untuk menjatuhkannya.
2. Tuhan mencobai manusia untuk menguji dengan tujuan untuk memurnikannya.
Satu kekuatan iman yang luar biasa yang ada pada diri Ayub,siapa yang bisa tahan jika sebelumnya hidupnya berkelimpahan,bergelimang harta. Tiba-tiba dalam waktu sesaat hilang tak berbekas. Saya bisa memastikan,jika kita berada di posisi Ayub pasti akan menghujat Allah,pasti akan menyalahkan Allah. Jangankan semua harta,anak-anak di ambil,baru mengalami kegagalan sedikit saja sudah menyalahkan Tuhan.
Saudaraku...dari Firman Tuhan kali ini,ada satu hal yang perlu kita ingat adalah: ketika Tuhan mencobai kita itu bukan berarti Tuhan tidak sayang pada kita. Akan tetapi ketika cobaan itu datang,hanya satu yang di inginkan oleh Tuhan yaitu: Kita menjadi sempurna,kita di murnikan,kita tahan uji,dan ada pengharapan baru di dalam Kristus. Kuatkan hatimu,Tuhan tidak akan mencobai mu melebihi dari kekuatan mu. Amin,Tuhan Yesus memberkati.
Komentar
Posting Komentar