Tak semua pahlawan memakai kostum: Ibu dan bayi tunjukkan dukungan untuk ayah penyapu sampah
Pahlawan Tanpa Jubah: Ibu dan Bayi Tunjukkan Cinta dan Dukungan untuk Ayah Petugas Sampah, Warganet Ikut Terharu.
Tribunnewsmaker - Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu membawa bayinya untuk menyapa sang ayah yang bekerja sebagai pengumpul sampah berhasil menyentuh hati banyak warganet.
Berikut kisah mengharukan pahlawan tanpa jubah
Dalam video yang diunggah pada 11 Desember, pengguna TikTok sekaligus kreator konten bernama Humancatt tampak menggendong putrinya yang berusia tujuh bulan saat truk sampah yang dikemudikan sang ayah melintas di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
Dalam keterangan video tersebut, ia menuliskan bahwa suaminya kebetulan sedang bertugas di area tersebut, sehingga ia bergegas datang agar sang anak bisa melihat langsung betapa keras ayahnya bekerja. Ia juga menegaskan bahwa ia ingin putrinya tumbuh dengan rasa bangga terhadap ayahnya, apa pun pekerjaannya.
Saat diwawancarai AsiaOne pada Minggu (21 Desember 2025), Humancatt yang bernama asli Nora menjelaskan bahwa suaminya biasanya akan mengirim pesan singkat setiap kali rutenya melewati daerah tempat mereka tinggal.
“Kami akan berusaha datang, sekadar menunjukkan dukungan dan memberinya tahu bahwa kami selalu ada untuknya,” ujar Nora (33), yang bekerja sebagai pengasuh di layanan perlindungan anak.
Video singkat tersebut rupanya mendapat respons luar biasa. Hingga kini, klip itu telah ditonton lebih dari 280.000 kali dan menerima lebih dari 320 komentar. Banyak warganet memuji Nora atas caranya mendidik anak serta keberaniannya menunjukkan kebanggaan terhadap profesi suaminya.
Seorang pengguna menulis, “Saya bangga denganmu, saudariku. Tidak ada istri yang seharusnya malu dengan pekerjaan apa pun selama itu halal dan bisa menghidupi keluarga.”
Komentar lain berbunyi, “Tolong sampaikan kepada suamimu bahwa banyak orang sangat berterima kasih atas jasanya menjaga negara tetap bersih. Tidak semua pahlawan memakai kostum superhero.”
Tokoh internet lokal Fauzi Azzhar juga ikut berkomentar dengan menyebut video tersebut sebagai “video paling mengharukan yang saya lihat minggu ini”.
Meski demikian, Nora mengungkapkan bahwa tidak semua tanggapan bersifat positif. Dalam video lanjutan yang diunggah pada 15 Desember, ia menyoroti satu komentar negatif yang menyebut, “Belajarlah yang rajin, Nak, supaya kamu tidak berakhir seperti ayahmu.”
Menanggapi komentar tersebut, Nora menulis bahwa belajar giat tidak ada artinya jika tidak disertai empati dan kerendahan hati. Ia juga menegaskan bahwa meremehkan seseorang hanya karena pekerjaannya adalah sikap yang keliru.
“Dia bekerja agar hidup kami lebih nyaman”
Nora menjelaskan bahwa suaminya, Muhammad Darwiss (31), baru sekitar tiga minggu bekerja sebagai petugas truk sampah. Sebelumnya, ia bekerja sebagai pengantar bunga.
Ia menegaskan bahwa suaminya memiliki latar belakang pendidikan dan memilih berganti pekerjaan demi mendapatkan penghasilan yang lebih stabil bagi keluarganya.
“Kami menunggu lima tahun untuk memiliki anak, jadi kami ingin memberikan yang terbaik untuknya,” kata Nora.
Ia menambahkan bahwa mereka berusaha membesarkan putrinya agar tumbuh dengan sikap rendah hati, memahami pengorbanan ayahnya, serta menghormati semua profesi — baik petugas kebersihan maupun dokter.
Kepada para pengkritik, Nora menyampaikan harapannya agar orang-orang bisa lebih berempati dan saling menghargai. Ia juga menanggapi komentar yang menyebutkan bahwa mengungkap pekerjaan suaminya adalah sesuatu yang memalukan.
“Tidak ada yang perlu disembunyikan. Apa pun pekerjaannya, dia bekerja keras untuk membuat hidup kami lebih baik,” ujarnya.
Seorang warganet lain menulis bahwa pekerjaan tersebut adalah pekerjaan yang layak, meski sering dipandang sebelah mata. Menanggapi komentar itu, Nora dengan ringan berkata, “Sejauh ini, suami saya tetap wangi.”
Tribunnewsmaker | Asiaone.com | Aleyda Salsa Sabillawati
Posting Komentar untuk "Tak semua pahlawan memakai kostum: Ibu dan bayi tunjukkan dukungan untuk ayah penyapu sampah"
Posting Komentar