Strategi Jogja mengatasi tumpukan sampah saat momen libur akhir tahun

jogja.menggapaiasa.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Kota (pemkot) Yogyakarta punya pekerjaa rumah untuk menanggulangi timbulan sampah saat momen libur akhir tahun.
Pasalnya, tujuh juta orang diprediksi masuk ke Kota Yogyakarta selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan langkah untuk mengatasi timbulan sampah.
Dia mengatakan petugas sedang berupaya mengosongkan depo-depo sampah dan dibawa ke TPST Piyungan, Kabupaten Bantul.
"Itu dalam rangka untuk mengantisipasi overload sampah," kata Hasto, Rabu (17/12).
Pemkot Yogyakarta mengebut upaya pengosongan depo sampah dengan menggerakan 45 truk.
Langkah lain yang disiapkan adalah dengan menggunakan tiga tempat cadangan jika terjadi kelebihan volume sampah, yakni di Tegalgendu, Bener dan Pasty.
"Itu khusus sampah organik kering, daun-daun dan lainnya yang tidak basah dan tidak berbau akan kami bawa ke tiga tempat cadangan," ujarnya.
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat memastikan depo-depo sampah di sirip-sirip Malioboro dalam kondisi kosong.
"Sudah dalam kondisi bersih sehingga siap apabila nanti ada tambahan sampah dari wisatawan pada saat Nataru," ujar Octo.
Ketua DPRD DIY Nuryadi mengingatkan pentingnya mengelola sampah dengan baik sebagai upaya menjaga citra Kota Yogyakarta.
Dia berharap masyarakat Yogyakarta bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan luar daerah. (mcr25/jpnn)
Posting Komentar untuk "Strategi Jogja mengatasi tumpukan sampah saat momen libur akhir tahun"
Posting Komentar