Rekomendasi makan siang di Jogja dekat Malioboro, murah dan mengenyangkan - MENGGAPAI ASA

Rekomendasi makan siang di Jogja dekat Malioboro, murah dan mengenyangkan

Rekomendasi makan siang di Jogja dekat Malioboro, murah dan mengenyangkan

BERITA DIY - Berwisata ke Yogyakarta rasanya belum lengkap tanpa menyempatkan diri makan siang di sekitar Malioboro.

Kawasan ini bukan hanya pusat belanja dan jalan-jalan, tetapi juga surga kuliner yang menawarkan berbagai pilihan menu, mulai dari masakan tradisional hingga sajian modern.

Banyak tempat makan di sekitar Malioboro yang harganya ramah di kantong namun porsinya tetap mengenyangkan.

Bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin mengisi perut tanpa harus menjauh dari pusat kota, berikut ini rekomendasi tempat makan siang dekat Malioboro Jogja yang bisa jadi pilihan.

Rekomendasi Tempat Makan Siang Dekat Malioboro

1. Raminten Malioboro

Nama Raminten sudah sangat identik dengan kuliner Jogja. Tempat ini menawarkan menu khas Jawa dengan sentuhan unik, mulai dari nasi gudeg, ayam, hingga aneka minuman tradisional. Cocok untuk makan siang sambil merasakan nuansa budaya Jogja yang kental.

2. Kedai Lur

Bagi yang ingin makan siang cepat namun tetap enak, Kedai Lur bisa jadi solusi. Menu yang disajikan sederhana, rasanya familiar, dan harganya terjangkau. Tempatnya pun strategis untuk wisatawan yang sedang berjalan kaki di Malioboro.

3. Loko Cafe

Loko Cafe menawarkan pengalaman makan siang yang berbeda karena lokasinya berada di area Stasiun Tugu. Menu perpaduan Nusantara dan Western menjadikan tempat ini cocok untuk kamu yang ingin makan santai dengan suasana klasik.

4. Rumah Makan Soto Ayam 61

Jika ingin menu berkuah yang ringan namun mengenyangkan, soto ayam di tempat ini patut dicoba. Kuahnya segar dan cocok disantap saat siang hari setelah lelah berkeliling Malioboro.

5. Pecel dan Gudeg Ibu Lely Beringharjo

Berada dekat Pasar Beringharjo, warung ini dikenal dengan sajian pecel dan gudeg yang murah meriah. Tempat ini sering jadi andalan wisatawan yang ingin kuliner tradisional dengan rasa autentik.

6. Gudeg Yu Djum

Gudeg legendaris ini menjadi ikon kuliner Jogja. Dengan rasa manis khas dan lauk komplet, Gudeg Yu Djum cocok dijadikan menu makan siang bagi yang ingin merasakan cita rasa klasik Yogyakarta.

7. Kuliner Lesehan Malioboro

Bagi yang ingin makan sambil menikmati suasana Malioboro, lesehan adalah pilihan tepat. Beragam menu seperti ayam goreng, ikan, hingga oseng-oseng tersedia dengan harga bersahabat.

8. Karta Coffee & Eatery

Kafe ini cocok untuk makan siang santai dengan suasana modern. Menu yang ditawarkan cukup beragam, dari makanan berat hingga camilan, pas untuk rehat sejenak sebelum melanjutkan wisata.

9. Pawon Serumpun

Mengusung konsep rumahan, Pawon Serumpun menyajikan masakan Jawa dengan rasa yang akrab di lidah. Tempat ini pas bagi yang ingin makan siang tenang tanpa hiruk-pikuk berlebihan.

10. Kala Jumpa Bar & Dine

Bagi pencinta tempat estetik, Kala Jumpa menawarkan menu modern dengan penyajian menarik. Cocok untuk makan siang sekaligus bersantai atau bertemu teman.

11. Ayam Goreng Tojoyo Malioboro

Ayam goreng dengan cita rasa khas ini dikenal dengan porsinya yang mengenyangkan. Pilihan tepat untuk makan siang cepat namun memuaskan.

12. Platinum Resto & Cafe – Malioboro Plaza

Restoran ini menawarkan menu Indonesia dan internasional dengan tempat yang nyaman. Cocok untuk makan siang bersama keluarga atau rombongan.

13. RM Kasmaran

RM Kasmaran menghadirkan masakan tradisional dengan harga yang relatif terjangkau. Menu rumahan yang disajikan cocok untuk makan siang tanpa ribet.

14. Solaria – Plaza Malioboro

Sebagai restoran keluarga yang sudah dikenal luas, Solaria menjadi pilihan aman untuk makan siang. Menunya beragam dan pelayanannya cepat.

15. Pecel Senggol Beringharjo

Pecel Senggol menjadi favorit banyak orang karena rasanya yang khas dan harganya yang ramah. Lokasinya dekat pasar membuat tempat ini selalu ramai saat jam makan siang.***

Posting Komentar untuk "Rekomendasi makan siang di Jogja dekat Malioboro, murah dan mengenyangkan"