Pesta api kembang malam tahun baru 2026 di GWK ditiadakan - MENGGAPAI ASA

Pesta api kembang malam tahun baru 2026 di GWK ditiadakan

Pesta api kembang malam tahun baru 2026 di GWK ditiadakan

menggapaiasa.com, MANGUPURA - Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park Bali resmi membatalkan pesta kembang api spektakuler pada malam pergantian Tahun Baru 2026.

Hal ini diumumkan manajemen GWK melalui unggahan akun resmi instagram @gwkbali pada 27 Desember 2025 lalu.

Berikut informasi lengkap pembatalan pesta kembang api oleh GWK :

“Sebagai wujud empati dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di beberapa daerah, pertunjukan kembang api pada perayaan Malam Tahun Baru ditiadakan. 

Rangkaian acara GWK Bali Countdown 2026 tetap diselenggarakan dengan memanjatkan doa bersama. 

Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda. Semoga tahun 2026 membawa harapan serta semangat baru bagi kita semua. Salam hangat, GWK Cultural Park.”

Perayaan pesta kembang api oleh manajemen GWK diganti dengan laser show dan hal ini pun diumumkan melalui unggahan akun instagram mereka dengan caption : 

“Dengan penuh rasa kebersamaan, GWK Bali Countdown 2026 menyambut pergantian tahun melalui Musical Laser Show, perpaduan cahaya dan musik yang mengiringi harapan, refleksi, serta semangat baru untuk melangkah ke depan bersama. Sampai jumpa di malam pergantian tahun, 31 Desember 2025 di GWK Cultural Park.”

 

Sebelumnya GWK Cultural Park kembali mempertegas posisinya sebagai pusat perayaan Tahun Baru terbesar dan paling ikonik di Bali melalui penyelenggaraan “GWK Bali Countdown 2026”. 

 

Tahun ini, GWK menjadikan pesta kembang api sebagai fokus utama perayaan, sebagai bentuk untuk melanjutkan tradisi pertunjukan kembang api berskala besar yang selalu dinantikan oleh masyarakat Bali hingga wisatawan.

 

GWK secara konsisten menghadirkan pesta kembang api spektakuler selama lima tahun berturut-turut, menjadikannya salah satu perayaan Tahun Baru paling menonjol di Indonesia. 

 

Konsistensi ini mengambil semangat yang selalu hadir di berbagai negara, yang menjadikan kembang api sebagai simbol pergantian tahun dan harapan baru. 

 

Pesta kembang api GWK yang dihadirkan dengan skala besar dan kreativitas yang khas di area Patung Garuda Wisnu Kencana, memberikan kesan yang tidak terlupakan bagi para pengunjung. 

 

Setiap tahunnya, GWK meluncurkan lebih dari 10.000 kembang api, menghadirkan Musical Fireworks, serta menggunakan ukuran kembang api terbesar pertama di Bali. 

 

Hal ini membuat GWK tidak henti menjadi alasan utama mengapa wisatawan menjadikan GWK sebagai destinasi wisata akhir tahun.

 

“Selama lima tahun terakhir, pesta kembang api GWK selalu menjadi ikon pergantian tahun di Bali. Tahun ini kami kembali menghadirkan pertunjukan kembang api terbesar dengan formasi dari tiga lokasi yang memberikan pengalaman visual lebih luas bagi pengunjung,” kata Direktur Operasional GWK Cultural Park, Ch. Rossie Andriani, Kamis (4/12/2025) malam pada konferensi pers di Jendela Bali Restaurant.

 

Menurutnya melalui GWK Bali Countdown 2026 kami ingin menyajikan perayaan yang tidak hanya ikonik dan spektakuler, tetapi juga bermakna, mulai dari dukungan bagi UMKM, ruang bagi komunitas disabilitas, hingga fasilitas konseling sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mental. 

 

“Harapan kami, seluruh pengunjung dapat memasuki tahun 2026 dengan penuh semangat, harapan, dan pengalaman yang berkesan,” Rossie.

 

Melalui GWK Bali Countdown 2026, GWK menghadirkan kembang api dari tiga lokasi acara pergantian tahun yang menghadirkan hamparan cahaya yang luas dan pengalaman menonton menyeluruh bagi pengunjung. 

 

Formasi baru ini memperkuat posisi GWK sebagai ikon perayaan Tahun Baru di Bali. 

 

Perayaan ini juga semakin meriah dengan penampilan musisi ternama seperti Whisnu Santika & MC Drwe, Maliq & D’Essentials, Lomba Sihir, Lolot, Navicula, dengan Duo Giga sebagai MC.

 

Kemeriahan rangkaian GWK Bali Countdown 2026 turut dilengkapi dengan MyMelali X Pasar Keliling pada 26 Desember 2025 – 3 Januari 2026, yang menghadirkan ratusan UMKM lokal serta penampilan spesial dari Sunar Sanggita, sekolah musik dengan pengajar tunanetra yang tampil pada 28 Desember bertepatan dengan Bulan Disabilitas.

 

Selain menikmati acara, para pengunjung juga dapat berbelanja di Kencana Souvenirs yang baru saja meluncurkan Koin GWK Edisi 2026 – koleksi koin edisi terbatas yang hanya dicetak satu kali dalam setahun. 

 

Setiap pengunjung yang memiliki koin GWK edisi 2025 dan 2026, dapat menunjukkan fisik koin saat berlangsungnya acara Bali Countdown 2026 untuk berkesempatan mendapatkan hadiah menarik yang bernilai hingga jutaan rupiah.

 

Dari sisi kuliner, Jendela Bali Resto & Lounge turut mempersembahkan New Year’s Celebration Dinner, sebuah pengalaman makan malam akhir tahun dengan paket khusus yang mencakup 3-course dining experience, signature cocktail, dan 1 tiket VIP untuk menyaksikan kemeriahan pesta pergantian tahun dari titik pemandangan terbaik.

 

Untuk dapat menyaksikan kemeriahan pesta pergantian tahun pada GWK Bali Countdown 2026, tersedia tiket Reguler dan VIP yang hadir dalam jumlah terbatas. 

 

Pengunjung dapat merasakan pengalaman eksklusif melalui pembelian tiket VIP yang mencakup akses lebih dekat ke panggung utama, glow accessories, goodie bag, beverages voucher.(*)

Posting Komentar untuk "Pesta api kembang malam tahun baru 2026 di GWK ditiadakan"