Jumlah belanja negara per November Rp 2.911,8 triliun

WAKIL Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap realisasi belanja negara dari awal Januari sampai 30 November sebesar Rp 2.911,8 triliun atau 82,5 persen terhadap outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar Rp 2.894,5 triliun.
“Ini berarti cukup seimbang antara pendapatan negara (82,1 persen) dengan belanjanya (82,5 persen),” katanya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025.
Dalam pemaparannya, belanja kementerian/lembaga per November 2025 sebesar Rp 1.110,7 triliun atau 87,1 persen terhadap outlook APBN. Angkanya lebih besar jika dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar Rp 1.049,7 triliun.
Kemudian belanja non kementerian/lembaga per November 2025 sebesar Rp 1.005,5 triliun atau 72,5 persen terhadap outlook APBN. Angkanya lebih kecil dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar Rp 1.048,9 triliun.
Suahasil merincikan, belanja kementerian/lembaga per November 2025 terdiri dari belanja pegawai Rp 298,8 triliun atau 95,1 persen terhadap outlook APBN. Angkanya naik 9,3 persen dari periode yang sama pada 2024.
“Itu karena memang terjadi peningkatan jumlah pegawai kami,” ucapnya.
Selanjutnya belanja barang Rp 404,5 triliun atau 84,7 persen terhadap outlook APBN. Angkanya naik 1,3 persen dari periode yang sama pada 2024.
Untuk belanja modal nilainya Rp 249,6 triliun atau 72,5 persen terhadap outlook APBN. Angkanya naik 1,8 persen dari periode yang sama pada 2024.
Lalu belanja untuk bantuan sosial Rp 166,8 triliun atau 90 persen terhadap outlook APBN. Angkanya naik 19,2 persen dari periode yang sama pada 2024.
“Kami lihat semuanya on track dan pertumbuhannya positif dibandingkan tahun 2024,” ujar Suahasil.
Dia menyampaikan bahwa belanja utama kementerian/lembaga adalah pembayaran pensiun sebesar Rp 166,6 triliun. Angka itu termasuk tambahan untuk 100 ribu orang pensiunan baru yang hingga November 2025 berjumlah 3,73 juta orang. Sebelumnya periode yang sama pada 2024 terdapat 3,63 juta pensiunan.
Secara total, kata Suahasil, realisasi belanja pemerintah pusat per November 2025 sebesar Rp 2.116,2 triliun atau 79,5 persen terhadap outlook APBN. Angkanya lebih besar dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebesar Rp 2.098,6 triliun.
Kemudian ditambah dari nilai transfer daerah per November 2025 sebesar Rp 795,6 triliun, sedikit berkurang dari periode yang sama pada 2024 sebesar Rp 795,8 triliun. Sehingga per November 2025, total belanja negara Rp 2.911,8 triliun, sedangkan periode November 2024 sebesar Rp 2.894,5 triliun.
Posting Komentar untuk "Jumlah belanja negara per November Rp 2.911,8 triliun"
Posting Komentar