Drone dan rudal Rusia menghantam pusat energi Ukraina, ratusan ribu rumah tangga mengalami pemadaman listrik

KABAR CIREBON - Serangan besar-besaran kembali dilakukan militer Rusia ke wilayah Sumy, Odesa, dan Kiev ibu kota Ukraina. Drone dan rudal Moskow menargetkan gardu listrik dan infrastruktur energi.
Ratusan ribu rumah di sejumlah wilayah mengalami pemadaman listrik. Pada Selasa 16 Desember 2025 malam, pertahanan udara Ukraina dibuat repot untuk menangkis serangan pesawat nirawak Rusia.
Pecahan drone Rusia sering kali melukai warga sipil. Pihak berwenang mengingatkan warga untuk tetap berada di tempat-tempat perlindungan.
Wali Kota Kiev, Vitalii Klitschko mengatakan ledakan terdengar di ibu kota Ukraina akibat sejumlah serangan drone Rusia. Itu bukan pertama kali terjadi serangan drone Rusia mencapai Kiev.
Klitschko yang juga mantan petinju kelas berat menambahkan, serangan drone Rusia menggangsu pasokan listrik. Di beberapa tempat dilakukan pemadaman bergilir.
Sementara Gubernur Oleh Hryhorov, melaporkan serangan drone Rusia terjadi pula di wilayah Sumy. Infrastruktur energi mengalami kerusakan dan memicu pemadaman listrik, semalam.
Pemadaman listrik juga dilaporkan di wilayah Donetsk, kata Wakil Menteri Energi Ukraina Mykola Kolisnyk. Beberapa wilayah Donetsk tidak luput dari hantaman drone Moskow.
Serangan Rusia terhadap gardu listrik dan infrastruktur energi lainnya menyebabkan 280.000 rumah tangga di wilayah Odesa Ukraina tanpa listrik, tulis Gubernur Oleh Kiper di Telegram.
Kiper mengatakan, aliran listrik kemudian dipulihkan ke 220.000 rumah, tetapi pekerjaan ekstensif masih diperlukan untuk memperbaiki jaringan yang rusak.
Pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang diduduki Rusia di Ukraina saat ini hanya menerima listrik melalui satu dari dua jalur listrik eksternal, kata manajemen Rusia fasilitas tersebut, setelah jalur lainnya terputus karena aktivitas militer.
Pasukan Rusia menembak jatuh 180 drone Ukraina dalam satu hari, kata Kementerian Pertahanan Rusia, menurut kantor berita TASS milik negara.
Duta Besar Luar Negeri Rusia, Rodion Miroshnik, mengatakan kepada TASS bahwa serangan Ukraina telah menewaskan 14 warga sipil Rusia dan melukai hampir 70 orang, termasuk di wilayah Kherson dan Zaporizhia yang diduduki Rusia di Ukraina, selama seminggu terakhir.***
Posting Komentar untuk "Drone dan rudal Rusia menghantam pusat energi Ukraina, ratusan ribu rumah tangga mengalami pemadaman listrik"
Posting Komentar