5 daerah di Kalimantan Timur yang paling sedikit pasangan menikah

Ringkasan Berita:
- BPS Kaltim mencatat 20.940 pernikahan sepanjang 2024, dengan Samarinda paling tinggi dan Mahakam Ulu terendah.
- Total perceraian mencapai 6.216 kasus; Samarinda tertinggi, sementara Mahakam Ulu mencolok karena perceraian jauh melampaui jumlah pernikahan.
- Rasio pernikahan–perceraian cukup mengkhawatirkan: sekitar 1 dari 3 pasangan di Kaltim berakhir bercerai.
menggapaiasa.comBadan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat sebanyak 20.940 peristiwa pernikahan terjadi di seluruh wilayah Kaltim sepanjang tahun 2024.
Data ini dirilis BPS Kaltim pada 22 Oktober 2025 dan mencakup pencatatan pernikahan serta perceraian di seluruh kabupaten dan kota.
Dari seluruh daerah, Kota Samarinda menjadi wilayah dengan jumlah pernikahan terbanyak, yakni 4.919 pasangan menikah sepanjang 2024.
Angka tersebut menempatkan ibu kota provinsi sebagai pusat aktivitas pernikahan tertinggi di Kalimantan Timur.
Di posisi kedua terdapat Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 4.207 pernikahan, disusul Kota Balikpapan yang mencatat 3.797 pernikahan.
Ketiga daerah ini menyumbang lebih dari separuh total pernikahan di Kalimantan Timur selama 2024.
Selanjutnya, Kabupaten Kutai Timur melaporkan 2.067 pernikahan, diikuti Kabupaten Paser dengan 1.729 pernikahan dan Kabupaten Berau sebanyak 1.642 pernikahan.
Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat 1.146 pernikahan, sementara Kota Bontang melaporkan 828 pernikahan.
Jumlah pernikahan terendah tercatat di Kabupaten Mahakam Ulu, dengan hanya 34 peristiwa nikah sepanjang 2024.
Angka ini jauh di bawah daerah lain dan menjadi yang paling sedikit di Kalimantan Timur.
Selain pernikahan, BPS juga mencatat 6.216 kasus perceraian di Kalimantan Timur sepanjang 2024.
Perceraian terdiri dari cerai talak dan cerai gugat.
Cerai talak adalah perceraian yang diajukan oleh pihak suami, sedangkan cerai gugat merupakan perceraian yang diajukan oleh pihak istri.
Secara provinsi, terdapat 4.698 kasus cerai talak dan 1.518 kasus cerai gugat.
Jika dibandingkan dengan jumlah pernikahan, data ini menunjukkan bahwa sekitar satu dari tiga pasangan yang menikah berakhir dengan perceraian.
Dalam catatan wilayah, Samarinda kembali menempati posisi tertinggi untuk total perceraian dengan 1.521 kasus, seiring dengan tingginya jumlah pernikahan di kota tersebut.
Kutai Kartanegara mencatat 1.131 perceraian, disusul Kabupaten Mahakam Ulu dengan 1.397 kasus perceraian, meskipun jumlah pernikahannya sangat rendah.
1. Kabupaten Paser
Nikah: 1.729
Cerai Talak: 318
Cerai Gugat: 95
Total Cerai: 413
2. Kabupaten Kutai Barat
Nikah: 571
Cerai Talak: 125
Cerai Gugat: 24
Total Cerai: 149
3. Kabupaten Kutai Kartanegara
Nikah: 4.207
Cerai Talak: 878
Cerai Gugat: 253
Total Cerai: 1.131
4. Kabupaten Kutai Timur
Nikah: 2.067
Cerai Talak: 407
Cerai Gugat: 160
Total Cerai: 567
5. Kabupaten Berau
Nikah: 1.642
Cerai Talak: 342
Cerai Gugat: 115
Total Cerai: 457
6. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)
Nikah: 1.146
Cerai Talak: 238
Cerai Gugat: 56
Total Cerai: 294
7. Kabupaten Mahakam Ulu
Nikah: 34
Cerai Talak: 1.035
Cerai Gugat: 362
Total Cerai: 1.397
8. Kota Balikpapan
Nikah: 3.797
Cerai Talak: — (data tidak tersedia)
Cerai Gugat: — (data tidak tersedia)
Total Cerai: — (data tidak tersedia)
9. Kota Samarinda
Nikah: 4.919
Cerai Talak: 1.143
Cerai Gugat: 378
Total Cerai: 1.521
10. Kota Bontang
Nikah: 828
Cerai Talak: 212
Cerai Gugat: 75
Total Cerai: 287
Total Provinsi Kalimantan Timur
Nikah: 20.940
Cerai Talak: 4.698
Cerai Gugat: 1.518
Total Cerai: 6.216. (*)
Posting Komentar untuk "5 daerah di Kalimantan Timur yang paling sedikit pasangan menikah"
Posting Komentar