Mau Tahu Ibadah Paling Baik, Kerjakan Sholat Lima Watu Tepat Waktu

Mau Tahu Ibadah Paling Baik, Kerjakan Sholat Lima Watu Tepat Waktumenggapaiasa.com – Dalam Al Quran surat Al Isra ayat 78 disebutkan perintah mendirikan sholat dimulai dari waktu tergelincirnya matahari (duluukis-syams) sampai waktu gelapnya malam (ghasyaqil-lail). Serta pada waktu yang bersamaan dengan terbitnya fajar (qur'aanal-fajr).

Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala; Aqimis salata lidululisy-syamsi ila gasaqil-laili wa qur anal-fajr, inna qur anal-fajri kana masy-huda. Artinya, Dirikanlah sholat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula sholat) Subuh! Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

“Kalimat tergelincirnya matahari hingga gelapnya malam menjadi petunjuk perintah sholat Zuhur dan Asar. Sedangkan kalimat gelapnya malam menunjukkan waktu pelaksanaan sholat Maghrib dan Isya, hingga waktu bersamaan dengan terbitnya fajar dikerjakan sholat Subuh,” jelas Ustad Didi Saefulloh seorang pemuka agama di Palasari Kecamatan Cibiru Kota Bandung.

Dalam tausyiahnya Ustad Didi Saefulloh mengingatkan, agar melaksanakan sholat sesuai waktu yang telah ditetapkan. “Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda, “Seutama-utamanya amal adalah sholat pada waktunya, dan berbakti pada orang tua, dan juga berjihad,” pungkas Ustad Didi Saefulloh mengutip hadist yang diriwayatkan Imam Ahmad, tentang Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam terkait dengan keutamaan mengerjakan shalat tepat waktu.

Namun bukanlah perkara yang mudah bagi seorang Muslim yang taat untuk mengerjakan sholat tepat pada waktunya. Apalagi bagi seorang Muslim yang baru belajar untuk mengerjakan ibadah yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan diajarkan oleh Nabi Rasulullah Shalallahu allaihi wassalam, karena setan akan dengan sangat akrab untuk mengganggunya.

“Salah satu godaan setan kepada setiap Muslim yang akan mengerjakan ibadah adalah perasaan was-was. Tidak hanya saat akan mengerjakan ibadah sholat perasaan was-was akan muncul merasakan khawatir ibadah sholat tidak akan diterima, sholat tidak khusyu, wudhu akan batal dan lainnya, tapi juga ibadah lainnya seperti shodaqah, pergi menuntut ilmu, pergi mencari nafkah,” kata Ustad Didi Saefulloh.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman dalam surah Al Baqaarah ayat 168-169, yang artinya, “Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.”  "Seorang Muslim yang taat pasti akan mampu menahan diri dari godaan syaitan, bahkan semakin digoda semakin mempertebak keimananannya. Semoa kita selalu ada dalam lindunganNya. Aamiin," tutup Ustad Didi Saefullah.***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya