Tidak Terima Diputusin,Mantan Tentara Ini Cekik Pasangannya hingga Tewas dengan Kabel Catok Rambut

menggapaiasa.com Sebuah kejadian mengerikan terjadi pada seorang wanita usai ia mengatakan ingin mengakhiri hubungan dengan kekasihnya.
Sang kekasih yang merupakan mantan tentara tersebut dengan brutal mencekik wanita itu menggunakan kabel catok rambut dan mengaku bahwa wanita tersebut meninggal karena bunuh diri.
Dilansir dari Mirror.co.uk pada Jumat (25/7/2025) pembunuhan tersebut terjadi ketika keduanya sedang menginap di hotel bintang empat di resort populer Costa Daurada di Salou, Spanyol, pada Juli 2023.
Keith Byrne, seorang tentara yang melarikan diri dari polisi militer Inggris itu diketahui tidak terima kekasihnya, Kirsty Ward, memutuskan untuk menyudahi hubungan mereka.
Hubungan yang Tidak Sehat
Diketahui bahwa hubungan pasangan tersebut sangat toksik, sangat intens, dan sangat emosional.
Bukti forensik menunjukkan bahwa Kirsty dicekik dari belakang antara pukul 8 malam dan 10 malam pada tanggal 2 Juli 2023.
Selain itu, diketahui bahwa Keith 'melumpuhkan' Kirsty dengan alkohol dan kokain sehingga wanita tersebut mustahil untuk menyelamatkan dirinya.
Menyatakan Korban Meninggal Karena Bunuh Diri
Namun ketika menyampaikan pidato penutupnya kepada juri pada hari terakhir persidangan pembunuhan, Keith malah menyatakan bahwa Kirsty meninggal karena bunuh diri.
Sontak, jaksa penuntut umum Javier Goimil, seorang spesialis kekerasan dalam rumah tangga, menepis klaim pengadilan Keith tersebut.
Ia berpendapat bahwa Keith tidak terima Kirsty memutuskannya dan berpikiran, "Kalau kamu bukan milikku, kamu bukan milik siapapun."
Sehingga kemudian Keith mencekik kekasihnya itu sampai mati.
"Selama hampir dua tahun, Keith Bryne telah merevisi cerita kejadian versi dirinya mengenai apa yang terjadi pada saat itu."
"Dia menyesuaikan ceritanya berdasarkan bukti-bukti yang ia ketahui ada yang memberatkan dirinya."
"Dia mengatakan Kirsty mengikatkan kabel di lehernya dan mengaitkannya ke gagang pintu."
"Tetapi dalam kondisi seperti itu (mabuk alkohol & kokain), mustahil baginya untuk melakukan itu dan tidak ada yang menunjukkan adanya simpul di kabel itu."
"Yang terjadi di sini adalah kematian yang kejam dan menyakitkan."
"Ini bukan bunuh diri," jelasnya.
Ironisnya, Keith mendeskripsikan dirinya sebagai ayah tiga anak yang terhormat dan cerdas yang tidak akan pernah melakukan KDRT.
Selain itu, pria tersebut menggambarkan Kirsty secara buruk dengan mengatakan bahwa wanita tersebut bisa menjadi empat orang yang berbeda dalam satu hari terutama setelah mengonsumsi alkohol dan kokain secara berlebihan.
Dan hal tersebutlah yang menurutnya membuat hubungan mereka menjadi tidak sehat.
Sedangkan ibunya Kirsty mendeskripsikan pria yang telah membunuh putrinya tersebut sebagai orang yang tidak ia suka dan percaya.
Ketika ditanya apakah kira-kira Kirsty yang merupakan ibu yang memiliki anak bernama Evan (14 tahun) itu benar-benar melakukan bunuh diri, sang ibu menepis pertanyaan tersebut.
"Dia melakukan segalanya untuk putranya."
"Dia tidak akan pernah meninggalkannya. Dia tidak akan pernah melakukan itu padanya," jawabnya dengan marah.
Pernah Mencekik Wanita Lain
Dan salah seorang wanita mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Irish Independent bahwa Keith telah mencoba mencekiknya dalam sebuah insiden di sebuah properti di Co Meath beberapa tahun lalu.
Jaksa penuntut umum telah menuntut hukuman penjara 20 tahun bagi pria tersebut.
Keputusan hukuman,oleh hakim yang memimpin sidang Byrne di pengadilan kota Tarragona, Spanyol timur, menyatakan ia bisa kembali bebas di jalanan dalam waktu sekitar sepuluh tahun.
Adapun pengacara pembela Byrne, Jordi Cabre, telah meminta pembebasan kliennya sebelum putusan juri.
Ia juga kemudian meminta hakim untuk menjatuhkan "hukuman minimum" berdasarkan hukum Spanyol.
Pembunuh tersebut dibawa keluar dari pengadilan dengan tangan diborgol.
Ia telah menjadi narapidana hampir dua tahun setelah ditahan di penjara sejak penangkapannya
Hakim menunda penjatuhan hukuman, sebagaimana prosedur yang biasa dilakukan di Spanyol.
Selain dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun, Byrne juga dikenai perintah penahanan yang melarangnya menghubungi putra remaja Kirsty, ibunya, atau saudara-saudaranya.
Ia juga dilarang mendekati mereka dalam jarak 1.000 meter selama 25 tahun.
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Posting Komentar untuk "Tidak Terima Diputusin,Mantan Tentara Ini Cekik Pasangannya hingga Tewas dengan Kabel Catok Rambut"
Posting Komentar