Sekretaris Satgas MBG Biak Numfor, Kamaruddin merasa terbantu peran media dalam sosialisasi

Sekretaris Satgas MBG Biak Numfor, Kamaruddin merasa terbantu peran media dalam sosialisasi
Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, menilai keterlibatan media massa sangat penting dalam mendukung program nasional MBG di daerah. 
  • Media menyebarkan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait program tersebut.
  • Program Makan Bergizi Gratis berlangsung mulai Tahun 2025 di Kabupaten Biak Numfor dengan menjangkau ribuan siswa mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP sampai tingkat SMA/SMK. Program MBG tersebut dilayani 9 Dapur SPPG. 

Laporan Wartawan menggapaiasa.com, Fiona Sihasale

menggapaiasa.com, BIAK NUMFOR - Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, menilai keterlibatan media massa menjadi perhatian serius dalam mendukung pelaksanaan program nasional MBG di daerah.

Ia menegaskan, peran media sangat penting untuk menyebarkan informasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait program tersebut.

“Kami melihat keterlibatan media perlu mendapat perhatian serius. MBG ini adalah program nasional yang melibatkan banyak orang, namun dalam pelaksanaannya di lapangan dikerjakan oleh pihak-pihak SPPG yang tidak melibatkan banyak orang sehingga informasi yang beredar masih sangat minim,” ujarnya, Minggu (15/2/2026). 

Menurutnya, keterbatasan informasi yang diterima publik dapat menimbulkan kesalahpahaman maupun ketidaktahuan masyarakat terhadap tujuan dan capaian program. 

Di sinilah, kata Kamaruddin, peran media menjadi sangat strategis dalam menjembatani informasi antara pelaksana program dan masyarakat.

Ia menjelaskan, pemberitaan media bukan hanya sebatas publikasi kegiatan, tetapi juga dapat menjadi dokumentasi penting bagi tim satgas.

Selain itu, informasi yang dihimpun media di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pemerintah daerah maupun pusat.

“Pemberitaan di media menjadi dokumentasi tim satgas, sekaligus masukan bagi pemerintah. Apa yang mungkin ditemukan oleh media di lapangan terkait pelaksanaan MBG bisa dijadikan bahan mitigasi, bukan hanya untuk Biak Numfor tetapi juga bagi daerah lain,” katanya. 

Kamarudin menambahkan, ke depan dirinya akan mengusulkan secara khusus dalam rapat koordinasi (rakor) terkait penguatan peran media dalam program MBG. 

Ia berharap ada pola kerja yang lebih terorganisir antara satgas dan media. 

"Saya ingin keterlibatan media ini terorganisir dengan baik. Kami bukan mau menyetel atau mengatur isi media, tetapi kami berharap media dapat menyampaikan capaian-capaian yang sudah dibuat dalam program MBG,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peran media tidak hanya memberitakan MBG sebagai program nasional semata, tetapi juga mengangkat aspek edukatif di dalamnya. 

"Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi, mekanisme pelaksanaan program, hingga dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan dinilai menjadi bagian penting dari pemberitaan," imbuhnya

Dengan sinergi antara satgas dan media, Kamarudin optimistis pelaksanaan program MBG di Kabupaten Biak Numfor dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis berlangsung mulai Tahun 2025 di Kabupaten Biak Numfor dengan menjangkau ribuan siswa mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP sampai tingkat SMA/SMK. 

Program MBG tersebut dilayani 9 Dapur SPPG di antaranya, SPPG Waupnor, SPPG Samofa Brambaken 1, SPPG Mandala, SPPG Kornasoren di Pulau Numfor, SPPG Sorido 1, SPPG Samofa Brambaken 2, SPPG Samofa Brambaken 3, dan SPPG Mandauw Biak. (*) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya