Penyebab Lisma tak bisa hubungi keluarga di Sumsel, ternyata jual HP untuk cari kerja baru

Ringkasan Berita:
- Ditemukan Sudah Bekerja di Batam Centre
- Lisma Jual Handphone untuk Cari Kerjaan Baru
- Tak Ada Laporan Orang Hilang ke Polsek Bengkong
menggapaiasa.com, BATAM- Lisma Puspitasari, wanita 18 tahun asal Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan yang sempat hilang kontak dengan keluarganya, akhirnya ditemukan.
Nama Lisma Puspitasi (18) sempat viral di media sosial, yang isinya keluarganya kehilangan kontak selama kurang lebih sebulan terakhir.
Keluarga terakhir kali kontak, Lisma Puspitasari mengatakan dirinya bekerja di daerah Bengkong, yang tidak diketahui keluarga lokasi persisnya.
Dalam pesan keluarga yang kemudian menjadi pesan berantai dan viral itu, pihak keluarga mengaku khawatir dengan anak perempuannya dan tidak tahu harus mencari kemana karena minimnya informasi terakhir keberadaan korban.
“Kami keluarga di Palembang sangat cemas. Kalau ada yang bertemu atau melihat Lisma, tolong sampaikan bahwa orang tuanya sangat khawatir dan menunggunya pulang,” demikian antara lain pesan yang disampaikan keluarga Lisma.
Ditemukan Sudah Bekerja di Batam Centre
Tak butuh lama setelah kabar hilang kontak itu viral, keberadaan Lisma Puspitasari (18) di Batam akhirnya ditemukan dan sudah bekerja di sebuah perusahaan santan di wilayah Batam Centre.
Informasi penemuan Lisma, dibenarkan kakaknya, Ganis Saputra.
Ganis Saputra menyampaikan rasa syukurnya karena adik perempuannya telah ditemukan dalam keadaan baik.
“Sudah ketemu, Bang, alhamdulillah. Terima kasih banyak untuk orang-orang baik yang sudah membantu,” ujar Ganis, Sabtu (14/2/2026).
Menurut keterangan keluarga, komunikasi kembali terjalin setelah pesan berantai mengenai hilangnya Lisma viral di berbagai platform media sosial dan WhatsApp Group (WAG).
Dari situlah keberadaan Lisma mulai terdeteksi.
Lisma Jual Handphone untuk Cari Kerjaan Baru
Ganis mengatakan dari keterangan sang adik setelah ditemukan, dalam beberapa waktu belakangan sulit berkomunikasi dengan keluarga karena handphone-nya sudah dijual
Ganis mengatakan sang adik menjual HP untuk modal mencari kerjaan baru setelah keluar dari pekerjaan sebelumnya.
“Alhamdulillah (kondisi) dia baik. Sekarang dia kerja di PT Santan Kara. Berkat bantuan grup dan informasi yang tersebar, jadi lebih mudah melacak keberadaannya,” jelas Ganis.
Ganis enggan menjelaskan persoalan yang menimpa sang adik.
Menurut dia, saat ini rasa gundah keluarga telah terjawabkan setelah sang adik sudah ditemukan.
"Terimakasih atas bantuannya," tuturnya singkat.
Tak Ada Laporan Orang Hilang ke Polsek Bengkong
Menanggapi informasi yang beredar saat itu, Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Afriadi, menyatakan pihaknya belum menerima laporan resmi orang hilang, namun tetap melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti kabar tersebut.
Kini, dengan telah ditemukannya Lisma dalam keadaan selamat, keluarga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu menyebarkan informasi.
“Terima kasih atas perhatian dan doa semua pihak. Berkat bantuan banyak orang, adik kami akhirnya bisa ditemukan,” tutup Ganis penuh haru.
( menggapaiasa.com/bereslumbatobing )
Komentar
Posting Komentar