Bupati Riza Herdavid Pantang dibohongi

Bupati Riza Herdavid Pantang dibohongimenggapaiasa.com, TOBOALI – Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid secara tegas meminta agar pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan yang kedapatan mencoba memanipulasi data segera mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut Riza, tindakan tersebut tidak hanya menipu dirinya sebagai kepala daerah, tetapi juga berpotensi menipu masyarakat Bangka Selatan.

"Ada yang berusaha minta tanda tangan saya langsung, saya cek ternyata hasil online dengan yang disodorkan kepada saya berbeda. Artinya saya kepala daerah saja dimanipulasi, saya yakin pejabat itu akan memanipulasi rakyat," ungkap Riza Herdavid, Jumat (31/10)

 

Bupati menegaskan dirinya tidak akan mentolerir praktik manipulasi yang dilakukan oleh pejabat publik. Ia bahkan meminta secara langsung agar pejabat terkait segera mundur dari jabatannya.

 

"Jadi saya tegur keras di sini. Kepada pejabat-pejabat di sini untuk segera mengundurkan diri, karena pejabat seperti ini tidak akan bermanfaat untuk rakyat," tegasnya.

 

Ada Lima hingga Tujuh Pejabat Terlibat

 

Riza menyebutkan, terdapat sekitar lima hingga tujuh pejabat eselon II yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi tersebut.

 

"Ada beberapa ya antara lima sampai tujuh ya, dan segera mengundurkan. Nanti repot lah," ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia mengaku selama ini sudah memberi kesempatan dan evaluasi terhadap para pejabat. Namun, kepercayaan yang diberikan tidak juga membawa perubahan.

 

"Kan sekali-sekali saya perlu tegas. Zaman saya pernah gak merasakan non job, kesempatan selalu saya berikan evaluasi saya berikan, dan sampai hari ini mereka eselon dua," ucapnya.

 

Tindakan Tegas Jika Abaikan Peringatan

 

Riza menegaskan dirinya sempat mengetuk hati nurani para pejabat melalui mekanisme evaluasi kinerja. Namun, menurutnya, sikap mereka masih sama dan tidak ada perubahan.

 

"Dan ternyata apa yang kami percayakan, apa yang rakyat percayakan, sampai detik ini tidak memberikan perubahan hati nurani para pejabat ini," tandasnya.

 

"Saya sempat mengetuk hati nurani mereka melalui kinerja, sampai hari ini hati nurani mereka masih gaya lama dan mohon maaf terpaksa saya ambil tindakan tegas," tambahnya.

 

Bupati menegaskan jika peringatan keras ini tetap diabaikan, maka langkah hukum akan ditempuh.

 

"Dan kalau tindakan tegas ini tidak digubris maka akan melalui PTUN atau BKN boleh," pungkasnya. ***

Posting Komentar untuk "Bupati Riza Herdavid Pantang dibohongi"