Viral Video Lucu Pevoli Jepang Yuji Nishida Gesekkan Kepala di Lantai untuk Meminta Maaf

Viral Video Lucu Pevoli Jepang Yuji Nishida Gesekkan Kepala di Lantai untuk Meminta Maaf
Ringkasan Berita:
  • Pevoli Jepang Yuji Nishida meminta maaf ala Dogeza dalam pertandingan All Star SV League
  • Yuji Nishida meminta maaf dengan cara seluncur dan menggesekkan kepalanya di lantai karena melakukan kesalahan servis
  • Servis Yuji Nishida mengenai badan dari hakim garis wanita dalam pertandingan All Star SVLeague 2025/2026

menggapaiasa.com - Dogeza dalam budaya Jepang memiliki arti permintaan maaf secara ekstrem ketika melakukan kesalahan. Lazimnya, permintaan maaf menyentuhkan kepala sejajar dengan lutut di lantai ini, dilakukan para pejabat yang terlilit skandal.

Tetapi momen viral Dogeza dari dunia bola voli justru mengundang gelak tawa penonton.

Tepatnya dalam sebuah pertandingan All Star SVLeague (Liga Voli Jepang) yang berlangsung di Kobe, Hyogo, Minggu (1/2), memperlihatkan Yuji Nishida melakukan permintaan maaf khas Dogeza.

Penggawa timnas voli putra Jepang ini bahkan meminta maaf secara ekstrem dan terkesan berlebihan untuk acara All Star SVLeague, yang merupakan pertandingan fun pada pertengahan musim liga.

Permintaan maaf dari suami Sarina Koga ini tertuju kepada hakim garis wanita yang secara tidak sengaja terkena bola hasil dari servisnya.

Momen tersebut dimulai dari jeda pertandingan. Untuk mengisi kekosongan acara, diadakan servis challenge, satu di antaranya diikuti oleh Yuji Nishida.

Pevoli berusia 26 tahun itu ambil bagian. Seperti halnya fun match, Nishida melepaskan servis pelan menggunakan tangan kirinya. Hal ini wajar karena Nishida adalah pevoli kidal atau berkekuatan di tangan kiri sejak lahir.

Tanpa jumping, servis penggawa Osaka Bluteon ini mengarah ke sisi sebelah kiri lapangan pertandingan, Tanpa disadari oleh Nishida, bola hasil servis pelannya mengenai seorang wanita yang bertugas sebagai hakim garis.

Meski tanpa jumping serve, bola hasil servis Nishida mengenai telak punggung sang hakim garis. Dia kaget karena posisinya tidak mengarah ke posisi Nishida yang melakukan serve di sisi seberang.

Sontak Nishida yang semula ingin kembali ke ruang ganti, berlari menghampiri wanita yang menjadi korban servisnya.

Namun lari bukan satu-satunya hal yang dilakukan penggawa timnas voli putra Jepang itu. Sembari berseluncur mendorong tubuhnya berhenti tepat di depan hakim garis wanit tersebut.

Momen ini mengundang gelak tawa penonton. Yang menjadi salah fokus, kepala Nishida tidak tengadah, melainkan menunduk sejajar dengan badannya ketika berseluncur.

Otomatis kepala pevoli yang pernah bermain di Liga Italia ini, terjadi gesekan dengan lantai lapangan.

Setelah itu, Nishida menunjukkan penyesalannya dengan membungkukkan badan pertanda menyesali perbuatannya yang ditujukan kepada hakim garis wanita.

Elus Dahi 

Setelah selesai, Yuji Nishida bangkit dan kembali. Dalam tangkapan kamera, pevoli kelahiran 30 Januari 2000 ini mengelus dahinya, merasa sakit dan kepanasan.

Meski begitu, dia tersenyum dengan kejadian yang beru saja menimpanya.

Insiden ini viral di media sosial. Sejumlah potongan video yang memperlihatkan Yuji Nishida meminta maaf ala dogeza, ramai berseliweran di Instagram dan X (Twitter).

Tidak berhenti sampai di situ, The Guardian, yang lazimnya menguliti olahraga khususnya sepak bola, juga mewartakan kejadian lucu dan unik ini, bagaimana Yuji Nishida menyesali perbuatannya dengan cara yang tak lazim.

Beragam komentar dari stasiun TV di Jepang membahas insiden lucu tersebut.

Bahkan ada yang mengibaratkan aksi seluncur permintaan maaf Nishida tak ubahnya seperti ikan tuna yang baru saja ditangkap.

Terlepas dari itu, setelah laga Yuji Nishida memberikan komentar menyoal laga All Star SVLeague.

"Saya sangat senang bahwa kami mampu menciptakan ini bersama. Liga akan dilanjutkan minggu depan, dan saya pikir kami akan mampu menunjukkan level voli yang lebih tinggi lagi. Silakan datang ke tempat pertandingan," tegas Nishida, dikutip dari laman Sanspo.

(menggapaiasa.com/Giri)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya