Kehidupan berwarna ratu bulu tangkis China, Huang Ya Qiong ceritakan humoris Liu Yu Chen yang paling disukainya

menggapaiasa.comSalah satu pebulu tangkis ganda campuran terbaik China, Huang Ya Qiong, membagikan kehidupannya yang lebih berwarna setelah pensiun sebagai atlet profesional.
Huang Ya Qiong memutuskan gantung raket di penghujung usia ke-29 dan setelah berhasil memenangkan medali emas Olimpiade.
Olimpiade Paris 2024 menjadi puncak pencapaian bagi Huang sebagai atlet dan juga dalam hal asmara.
Setelah pengalungan medali emas, Huang dilamar langsung oleh pebulu tangkis ganda putra China, Liu Yu Chen.
Hanya berselang setahun dari momen tersebut, Huang dan Liu akhirnya memutuskan menikah pada pertengahan tahun 2025.
Adapun Huang sudah lebih dulu memutuskan pensiun sejak awal tahun 2025.
“Saya berharap dapat terus mempertahankan identitas yang berkelanjutan,” kata Huang Ya Qiong, dilansir menggapaiasa.comdariSinaSports.
“Saya bisa menjadi pemain bulu tangkis, atau mahasiswa doktoral… identitas-identitas seperti itu dapat ditambahkan secara tak terbatas.”
Ya, Huang kemudian menyelesaikan studi pascasarjana di Universitas Olahraga Shanghai, China dan mendapatkan gelar master.
Dia juga mengharapkan dirinya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi untuk mendapatkan gelar doktor.
"Saya memiliki tujuan yang lebih besar lagi. Sebelumnya saya sedang menempuh gelar master, dan sekarang saya ingin melanjutkan ke gelar doktor," ucap Huang.
"Melalui pembelajaran profesional yang lebih lanjut, saya ingin memperoleh lebih banyak keterampilan untuk membantu lebih banyak orang."
Huang sudah menamatkan kariernya sebagai atlet tepok bulu, mulai dari gelar Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior pada usia muda.
Di level senior, dia juga sudah mendapatkan semua gelar dari BWF World Tour, Kejuaraan Asia, Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade sebagai puncaknya.
Sudah tamatkan bulu tangkis, Huang menemukan sosok yang membuat dirinya bahagia dan sekarang telah menjadi pendamping hidupnya, Liu Yu Chen.
Huang menyebut sisi humoris Liu Yu Chen adalah sesuatu yang paling disukainya.
"Yang paling saya sukai darinya adalah kebaikan hatinya dan sense of humor-nya," kata Huang soal Liu Yu Chen.
"Dia adalah tipe orang yang bahagia ketika kamu bahagia, dan dia akan menghiburmu ketika kamu sedih."
"Tentu saja, kadang-kadang saya tidak tahan dengan selera humornya yang sok tahu, hahaha." ujar Huang sambil tertawa.
Kisah cinta mereka berawal dari kehidupan sehari-hari di tempat pelatihan ketika Liu Yu Chen memberikan Huang plester untuk meredakan nyeri otot.
Tak cuma humoris, Huang menyukai Liu Yu Chen yang sangat serius dengan sesuatu pekerjaan yang sudah dia mulai.
“Dia sangat serius dalam pekerjaannya. Dia tidak akan melakukannya sama sekali, atau dia akan melakukannya dengan sebaik-baiknya," kata Huang.
"Dia adalah orang yang sangat berbeda dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan dengan di lapangan."
"Dalam kehidupan, dia sangat santai dan mudah bergaul. Dia lebih memperhatikan saya dan memprioritaskan istrinya,” ucap Huang Ya Qiong.
Posting Komentar untuk "Kehidupan berwarna ratu bulu tangkis China, Huang Ya Qiong ceritakan humoris Liu Yu Chen yang paling disukainya"
Posting Komentar