Bukan cuma incar 9 jenis pelanggaran, ini sasaran Operasi Keselamatan Candi 2026

MOTOR Plus-online.com - Operasi Keselamatan 2026 serentak berlaku di seluruh Indonesia.

Razia gabungan ini digelar selama dua pekan sampai tanggal 15 Februari 2026.

Operasi Keselamatan Candi 2026 bukan hanya fokus pada 9 pelanggaran lalu lintas, namun menyasar angkutan umum dan penumpang.

Operasi Keselamatan Candi 2026 menjelang Ramadhan yang digelar Polres Wonosobo diwarnai dengan langkah preventif yang menyasar langsung keselamatan pengemudi dan penumpang angkutan umum.

Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo bersama instansi terkait menggelar pemeriksaan kesehatan kru sopir bus, masyarakat, serta ramp check kendaraan bus di Terminal Tipe A Mendolo, Kabupaten Wonosobo, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo dan dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polres Wonosobo.

Turut terlibat dalam kegiatan itu Kasatlantas Polres Wonosobo beserta KBO dan para Kanit Satlantas, personel Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Wonosobo, serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan Terminal Tipe A Mendolo.

Selain melakukan pemeriksaan teknis kendaraan atau ramp check, petugas juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi kru sopir dan awak bus.

 

Layanan ini juga terbuka bagi masyarakat serta penumpang yang berada di kawasan Terminal Mendolo.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan kondisi kesehatan dasar, seperti tekanan darah dan kondisi fisik umum, guna memastikan pengemudi berada dalam kondisi prima sebelum melayani perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh faktor kelelahan atau gangguan kesehatan pengemudi.

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Wonosobo juga melaksanakan kegiatan “Polisi Menyapa” dengan berdialog langsung bersama pengemudi, pengelola perusahaan otobus (PO), serta masyarakat.

Melalui pendekatan humanis, petugas menyampaikan imbauan keselamatan berlalu lintas, pentingnya menjaga kondisi tubuh saat berkendara, serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum.

“Kami tidak hanya melakukan pengecekan kendaraan, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan pengemudi dan masyarakat yang akan bepergian. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama Operasi Keselamatan Candi 2026,” ujar AKP Seno dalam keterangan resminya melansir Kompas.com.

Menurut dia, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

 

Oleh karena itu, kendaraan yang beroperasi harus memenuhi standar teknis keselamatan, sementara pengemudinya harus berada dalam kondisi fisik yang sehat dan layak mengemudi.

Ramp check dilakukan terhadap sejumlah bus dan perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Mendolo.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan surat kendaraan, SIM pengemudi, serta kondisi teknis kendaraan, seperti sistem pengereman, lampu, dan kelayakan umum kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh kendaraan dinyatakan dapat beroperasi.

Meski demikian, beberapa unit diberikan catatan peringatan untuk segera melengkapi dan memperbaiki kekurangan yang ditemukan.

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan ramp check tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 yang bertujuan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Wonosobo," tutupnya.

Posting Komentar untuk "Bukan cuma incar 9 jenis pelanggaran, ini sasaran Operasi Keselamatan Candi 2026"