Anggota Satpol PP Kebumen gugur disabet ODGJ yang hendak dievakuasi

Anggota Satpol PP Kebumen gugur disabet ODGJ yang hendak dievakuasi

menggapaiasa.com, KEBUMEN - Anggota Satpol PP Kabupaten Kebumen, Mohammad Faik (33) meninggal dunia saat hendak mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Desa Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen pada Senin (2/2/2026) sekira pukul 13.00 WIB.

Faik meninggal dunia setelah mengalami luka sabetan celurit pada bagian leher.

Pasca kejadian itu korban langsung dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

Nahas, nyawa Faik tidak tertolong. Setelah dilakukan pemulasaran, jenazah langsung dibawa ke rumah duka.

Lantunan tahlil terdengar di Masjid Raudlatul Muttaqin Jalan Pemuda Gang Pundak Keposan Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Kebumen pada Senin malam.

Warga sekitar memenuhi masjid yang lokasinya dekat dengan rumah duka, begitu juga rekan korban dari anggota Satpol PP Kebumen.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah  dan Peraturan Kepala Daerah (Perda dan Perkada) Satpol PP Kebumen, Juniadi Prasetyo menyampaikan, semula pihaknya menerima laporan dari masyarakat adanya ODGJ yang meresahkan warga di wilayah Krakal.

Begitu anggota tiba di lokasi, sudah ada unsur pemerintah desa setempat serta TNI-Polri yang hendak mengevakuasi ODGJ tersebut.

Berdasarkan informasi masyarakat sekitar, terangnya, ODGJ jenis kelamin laki-laki itu kerap kambuh dan meresahkan warga sekitar.

Dia menuturkan, ODGJ tersebut bahkan melakukan perlawanan saat hendak dievakuasi oleh tim menuju ke puskesmas setempat.

"Di sana membawa senjata tajam, berbentuk sabit. Digunakan untuk melawan dan memburu korban personel kami.

Sehingga terjadi perlawanan dari anggota kami. Sifatnya menangkis ya. Bahkan memang ada luka-luka di tangan kiri sobek beberapa cm karena memang menghindar dan menangkis.

Namun sabetan yang beberapa kali itu mengenai sekitar leher kiri," katanya kepada menggapaiasa.comdi rumah duka, Senin malam.

Korban yang mengalami pendarahan cukup parah kemudian dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan tapi tidak tertolong.

Jenazah rencana dimakamkan pada Selasa (3/2/2026) besok. Pihak Satpol PP juga akan menggelar upacara pemberangkatan jenazah besok.

Menurutnya, Faik merupakan personel yang disiplin dan memiliki integritas tinggi. Faik telah bekerja di Satpol PP Kebumen selama dua tahun.

Ketua RW setempat, Budiarto mengatakan, korban merupakan anak pertama dari enam bersaudara.

Menurutnya, Faik merupakan sosok pemuda yang mudah bergaul dan aktif di kegiatan kemasyarakatan. (Ais).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya