Alasan Ibrahima Konate menangis setelah mencetak gol untuk Liverpool saat gebuk Newcastle 4-1

menggapaiasa.com - Ibrahima Konate menjadi sorotan bukan hanya karena golnya, tetapi juga karena emosinya. Bek Liverpool itu terlihat menangis setelah mencetak gol keempat timnya dalam kemenangan 4-1 atas Newcastle United, sebuah momen yang sarat makna di tengah suasana duka yang masih ia rasakan.

Melansir Liverpool Echo, pemain asal Prancis tersebut baru saja kehilangan ayahnya, Hamady, pekan lalu. Laga ini menjadi penampilan pertamanya kembali bersama The Reds setelah melewatkan beberapa pertandingan untuk menemani keluarga.

Konate kembali masuk ke starting line-up Liverpool setelah absen pada laga melawan Marseille, Bournemouth, dan Qarabag. Gol yang ia cetak lahir dari kemampuannya memanfaatkan kesalahan Nick Pope, sekaligus memastikan kemenangan tim tuan rumah.

Sesaat setelah bola bersarang di gawang, emosi Konate tumpah. Ia tampak sangat terharu dan langsung dipeluk serta dihibur oleh rekan-rekan setimnya di atas lapangan.

Berbicara setelah pertandingan, Konate tidak menutupi perasaannya.

"Tentu saja saya sangat bahagia dan saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan apa yang saya rasakan saat ini karena ini adalah momen yang sangat sulit bagi saya dan keluarga saya dalam dua minggu terakhir, tetapi ini adalah bagian dari kehidupan," katanya.

"Tapi saya pikir saya harus kembali dan membantu tim. Anfield luar biasa hari ini dan itulah yang kami butuhkan hingga akhir musim."

Sebelumnya, Konate memang dipastikan absen dari laga Liga Champions melawan Marseille. Pelatih Liverpool, Arne Slot, sempat mengungkapkan kesedihannya atas alasan ketidakhadiran sang bek, sebelum Konate sendiri mengonfirmasi bahwa ayahnya telah meninggal dunia.

Slot memilih bersikap sangat hati-hati dan penuh empati dalam menyikapi situasi tersebut.

"Saya sudah berbicara dengannya beberapa kali, dan saya pikir ini adalah masalah pribadi dan seharusnya tetap menjadi urusan antara kami berdua."

"Sangat jelas bahwa jika hal seperti itu terjadi, seorang pemain membutuhkan waktu untuk bersama keluarganya dan juga waktu untuk dirinya sendiri."

Konate juga tidak tampil dalam kekalahan 2-3 melawan Bournemouth serta kemenangan telak 6-0 atas Qarabag, demi mendampingi keluarganya di masa berkabung.

Beberapa hari sebelum kembali bermain, Konate membagikan pesan emosional melalui unggahan Instagram Story untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada banyak pihak yang memberi dukungan.

"Terima kasih banyak atas pesan, telepon, perhatian, dan kehadiran kalian semua hari ini di masjid."

"Meskipun saya belum punya kekuatan atau waktu untuk membalas semua orang, ini benar-benar menyentuh hati saya dan memberikan banyak manfaat."

"Terima kasih atas dukungan dan doa-doa Anda. Semoga Allah melindungi Anda. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali."

Gol Konate malam itu bukan sekadar tambahan angka di papan skor. Itu adalah simbol keberanian untuk bangkit, dedikasi kepada tim, dan penghormatan penuh emosi untuk sosok ayah yang telah pergi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya