Pamit haru Kadek Raditya tinggalkan Persebaya Surabaya, resmi gabung Persis Solo

Pamit haru Kadek Raditya tinggalkan Persebaya Surabaya, resmi gabung Persis Solo
Ringkasan Berita:
  • Kadek Raditya resmi berpamitan dari Persebaya Surabaya setelah 2,5 tahun mengabdi.
  • Pesan perpisahan penuh syukur disambut dukungan hangat dari rekan setim seperti Ernando Ari dan Arief Catur.
  • Kehilangan Kadek memberi dampak besar di lini belakang, Persebaya berharap skuad baru mampu menutup celah.
 

menggapaiasa.comSurabaya- Bek tengah Persebaya Surabaya, Kadek Raditya Maheswara, resmi mengumumkan perpisahannya setelah 2,5 tahun mengabdi. 

Melalui unggahan di media sosial, Kadek menyampaikan rasa syukur atas perjalanan singkat namun penuh makna bersama Bajol Ijo, sekaligus ucapan terima kasih kepada manajemen, pelatih, rekan setim, dan Bonek-Bonita yang selalu mendukungnya.

"Terima kasih keluarga besar @officialpersebaya atas perjalanan bersama selama dua setengah tahun yang terasa singkat dan sangat menyenangkan

Terima kasih kepada Pak Azrul Ananda, Manajemen, Staff Pelatih, Official, dan Teman2 Pemain yang sangat ramah dan baik selalu membantu selama saya di Persebaya dan terakhir Terima kasih kepada Supporter Persebaya yang selalu memberi dukungan dan saran kepada saya," tulis Kadek di instagramnya.

Ia menyebut masa pengabdiannya terasa singkat namun sangat berkesan.

Selama membela Persebaya, Kadek Raditya mencatatkan 41 penampilan resmi di BRI Super League. Ia menyumbang 2 gol dari situasi bola mati dan mencatat 5 assist.

Kadek dikenal sebagai bek dengan disiplin tinggi. Ia mencatat rata-rata 2,3 tekel sukses per laga dan 1,8 intersep.

Kontribusinya di lini belakang membuat Persebaya lebih stabil. Musim lalu, ia menjadi starter di 75 persen pertandingan.

Tapi, di musim ini dia hanya mencatat 3 penampilan. Inilah yang menjadi alasan mengapa Kadek kemudian hengkang dari Persebaya Surabaya.

Ucapan Perpisahan Kadek Raditya

Kabar perpisahan Kadek memicu gelombang dukungan. Rekan setim menyampaikan pesan di kolom komentar.

Ernando Ari menulis dengan penuh haru. “Mas Kadek sukses selalu ya,” tulisnya pada Rabu malam.

Arief Catur juga memberi pesan penuh makna. “Sukses terus bli Kadek, rahayu,” tulisnya dengan simbol kecintaan.

Yan Victor menyampaikan dukungan persaudaraan. “Semoga berhasil dalam perjalananmu, bro!” tulisnya dengan hati hijau.

Toni Firmansyah ikut menambahkan pesan singkat. “Sukses Bang Kadek,” tulisnya dengan hati merah penuh dukungan.

Respon itu menunjukkan solidaritas tim. Para pemain merasa kehilangan sosok penting di lini belakang.

Dukungan rekan setim memberi energi positif. Kadek mendapat semangat baru untuk melanjutkan karier.

Perpisahan ini menjadi momen emosional di ruang ganti. Bajol Ijo kehilangan salah satu figur yang disegani.

Dampak dan Harapan Persebaya

Kehilangan Kadek Raditya memberi dampak besar. Lini belakang Bajol Ijo kehilangan salah satu pilar.

Tetapi, Bernardo Tavares sudah menyiapkan alternatif. Nama-nama baru seperti Gustavo Fernandes bisa jadi solusi.

Selain itu, adapula Bruno ParaĆ­ba – striker Brasil dengan naluri gol tajam, Jefferson da Silva – bek kiri Brasil yang agresif dalam menyerang.

Gustavo Fernandes – bek tengah Brasil, kuat dalam duel udara serta Pedro Matos – gelandang Portugal, kreatif sebagai playmaker.

Persebaya kini fokus pada putaran kedua liga. Skuad baru diharapkan mampu menutup celah pertahanan.

Bonek menaruh harapan besar pada tim. Mereka ingin Persebaya tetap kompetitif di papan atas.

Pekan depan Persebaya Surabaya akan menghadapi PSIM Yogyakarta. Ini menjadi tantangan baru bagi tavares

Posting Komentar untuk "Pamit haru Kadek Raditya tinggalkan Persebaya Surabaya, resmi gabung Persis Solo"