Pemkab Sumedang dan BRIN kolaborasi terapkan inovasi cegah bencana

menggapaiasa.com, BANDUNG - Pemkab Sumedang kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di bidang pengelolaan sumber daya air, mitigasi bencana, serta perizinan berbasis data dan teknologi. 

Menurut Perwakilan BRIN Arif Rachman, pihaknya memiliki sejumlah inovasi yang relevan untuk diterapkan di Sumedang. Salah satunya adalah aplikasi Water Test Analysis dan konsep Smart and Sustainable Water System. Aplikasi ini mampu melakukan analisis kualitas air serta memperkirakan kondisi sumber daya air secara komprehensif. 

“Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung antisipasi bencana, khususnya oleh BPBD, serta menjadi bagian dari tim verifikasi dalam analisis perizinan. Baik untuk perizinan perumahan, pemanfaatan sumber air, maupun kepentingan investasi,” ujarnya.

Menurutnya, BRIN telah memiliki peta dan data lapangan di wilayah Sumedang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah. 

“Data dan peta tersebut dapat digunakan untuk penyusunan zonasi pengembangan wilayah, termasuk pengelolaan dan penggunaan air secara real time melalui aplikasi Waterrys,” jelas Arif.

Kolaborasi ini diharapkan Arif, mampu memperkuat tata kelola air yang cerdas, berkelanjutan, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana berbasis hidrometeorologi.

Sementara itu, Sekda Tuti menyambut baik rencana penerapan aplikasi inovasi dari BRIN. Pemanfaatan teknologi berbasis data dan analisis ilmiah sangat dibutuhkan untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat, terukur, dan berkelanjutan. 

“Kami melihat aplikasi ini sangat relevan dengan kebutuhan Sumedang, terutama dalam pengelolaan sumber daya air, antisipasi bencana, serta mendukung proses perizinan yang akuntabel dan berbasis data,” ujar Tuti.

Ia menegaskan, Pemkab Sumedang siap menindaklanjuti hasil audiensi tersebut melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk Bappeda, BPBD, dan dinas teknis terkait, agar penerapannya dapat dilakukan secara bertahap melalui skema living lab. 

“Dengan penerapan teknologi ini, kami berharap proses perencanaan wilayah, pengendalian pemanfaatan air, hingga perlindungan masyarakat dan investor dapat dilakukan secara lebih transparan dan real time,” tambahnya.

Tuti juga menilai kerja sama dengan BRIN menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi Sumedang menuju daerah yang adaptif, inovatif dan berkelanjutan.

Posting Komentar untuk "Pemkab Sumedang dan BRIN kolaborasi terapkan inovasi cegah bencana"