Evakuasi 2 korban pesawat ATR 42-500 sulit lewat udara, Gunung Bulusaraung dilanda badai dan kabut

Evakuasi 2 korban pesawat ATR 42-500 sulit lewat udara, Gunung Bulusaraung dilanda badai dan kabut
Ringkasan Berita:
  • 2 korban Pesawat ATR 42-500 dievakuasi lewat darat
  • Tim SAR gabungan kesulitan lewat udara karena faktor badai dan kabut tebal
  • Cuaca di kawasan gunung setinggi 1.353 mdpl di hari ke empat pencarian ini masih kurang bersahabat
 

menggapaiasa.com, PANGKEP -Dua korban meninggal dunia jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dievakuasi darat, Selasa (20/1/2026).

Proses evakuasi darat menjadi opsi satu-satunya bagi Tim SAR gabungan dalam operasi kemanusiaan itu.

Pasalnya, cuaca di kawasan gunung setinggi 1.353 mdpl di hari ke empat pencarian ini masih kurang bersahabat.

Seperti terpantau di Posko SAR AJU Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Posko ini, adalah jalur utama pendakian ke arah Gunung Bulusaraung.

Tampak cuaca ekstrem melanda pemukiman warga lereng gunung ini, sejak subuh hingga pagi hari.

Bahkan, Tim SAR gabungan yang kini bertambah menjadi tujuh tim dari sebelumnya lima tim, dilanda hujan badai saat masih mengikuti apel pemberangkatan pada pukul 8.30 Wita.

"Ini jelas sudah tidak mungkin (Evakuasi jalur udara)," kata Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan ditemui seusai memipin apel.

"Kita evakuasi darat, karena ini untuk mengejar keluarga korban mendapatkan kepastian," lanjutnya.

Posisi dua korban yang telah ditemukan di hari kedua dan ketiga pencarian kata dia, telah disiapkan dua tim khusus untuk evakuasi.

"Korban kedua sudah di lereng, yang pertama kita usahakan bisa turun," jelasnya.

Cuaca cerah sedikit pun menjadi momen berharga bagi para tim SAR untuk melakukan evakuasi korban.

Sebab kata dia, kabut disertai hujan badai terus melanda kawasan pegunungan.

"Ada juga tim yang sudah bermalam dari tadi malam. Tadi malam mereka sudah standby di sana karena mengejar kalau ada terang," terangnya.

Meski cuaca buruk, Rumbayan menegaskan, pengerahan Tim SAR untuk mencari korban lain tetap dilakukan.

Evakuasi akan dimaksimalkan ke lokasi terdekat warga.

"Ini kita sedang cari karena situasi begini kan gelap yah, kami usahakan ke desa yang terdekat," tuturnya.

Total SAR yang dikerahkan di hari ke empat ini, sebanyak 500 orang.(*)

Posting Komentar untuk "Evakuasi 2 korban pesawat ATR 42-500 sulit lewat udara, Gunung Bulusaraung dilanda badai dan kabut"