VIDEO - Aceh disebut kirim surat ke PBB, Mendagri angkat bicara: Kami pelajari dulu
menggapaiasa.com– Kabar Pemerintah Provinsi Aceh mengirim surat permintaan bantuan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pascabencana banjir dan longsor menuai perhatian pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pun akhirnya buka suara.
Pemprov Aceh disebut telah mengirim surat permohonan bantuan ke dua lembaga di bawah naungan PBB, yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children's Fund (UNICEF), untuk membantu penanganan dampak bencana alam.
Menanggapi hal tersebut, Mendagri Tito Karnavian mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari permintaan bantuan yang diajukan Pemerintah Aceh. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (15/12).
“Nanti kita pelajari,” ujar Tito singkat. Ia juga mengaku belum mengetahui secara detail terkait surat permintaan bantuan yang disebut-sebut telah dikirim ke dua lembaga PBB tersebut.
Sebelumnya, informasi mengenai pengiriman surat ke PBB disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, pada Minggu (14/12/2025). Ia menyebut surat telah dikirim sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan dampak bencana di Aceh.
Namun, pernyataan berbeda justru datang dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. Pada Selasa (16/12), Mualem menegaskan pihaknya tidak pernah mengirim surat ke PBB dan mengaku tidak mengetahui keberadaan surat tersebut. Ia juga menekankan bahwa permintaan bantuan ke lembaga internasional bukan kewenangannya serta menegaskan Aceh tidak meminta bantuan asing, meski bantuan logistik dan tenaga ahli dari luar negeri seperti China dan Malaysia telah diterima tanpa permintaan resmi.(*)
Komentar
Posting Komentar