Rilis akhir tahun: Laporan meningkat, Polres Metro Tangerang selesaikan 3.846 kasus sepanjang 2025

PR TANGERANG – Sebagai bentuk transparansi publik, Polres Metro Tangerang Kota menggelar rilis akhir tahun untuk mengevaluasi kinerja sepanjang 2025. Agenda yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Desember 2025 di Mapolres Metro Tangerang Kota ini membedah capaian penegakan hukum, dinamika kamtibmas, hingga evaluasi lalu lintas di wilayah Kota Tangerang.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, termasuk Wali Kota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Ketua DPRD, serta unsur Forkopimda dan awak media.
Peningkatan Laporan dan Penanganan Kasus
Dalam laporannya, Kapolres mengungkapkan adanya kenaikan crime total pada tahun 2025. Fenomena ini dipicu oleh tingginya aktivitas masyarakat dalam melaporkan kejahatan, terutama kasus penipuan berbasis digital dan media sosial.
Namun, kenaikan jumlah laporan tersebut dibarengi dengan efektivitas penyidikan yang impresif.
"Penyidik Polres Metro Tangerang Kota berhasil mencapai crime clearance sebanyak 3.846 kasus. Ini mencakup penanganan kejahatan serius hingga konvensional," jelas Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari.
Fokus Pemberantasan Narkoba dan Kamtibmas
Tindak pidana narkotika tetap menjadi prioritas pengawasan, khususnya pada semester kedua tahun 2025. Kepolisian intensif menyasar peredaran sabu serta obat-obatan daftar G. Langkah tegas ini diambil karena penyalahgunaan obat terlarang dinilai menjadi pemicu utama munculnya tindak kekerasan dan gangguan ketertiban di tengah masyarakat.
Evaluasi Lalu Lintas: Optimalkan ETLE dan Tilang Manual
Di sektor lalu lintas, kepolisian mencatat fluktuasi angka kecelakaan yang dipengaruhi oleh tingkat disiplin pengendara yang masih rendah. Minimnya intensitas penilangan manual dinilai berdampak pada menurunnya kepatuhan masyarakat di jalan raya.
Menghadapi tahun 2026, Polres Metro Tangerang Kota berencana melakukan langkah strategis:
- Optimalisasi ETLE: Memaksimalkan penegakan hukum berbasis elektronik.
- Tilang Manual Selektif: Menindak pelanggaran kasat mata seperti melawan arus, bonceng tiga, dan tidak menggunakan helm.
Komitmen Pelayanan Publik
Rilis akhir tahun ini ditutup dengan penegasan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan seluruh elemen masyarakat. Transparansi data ini diharapkan menjadi landasan bagi kepolisian untuk memberikan perlindungan dan pelayanan yang lebih baik di tahun mendatang.***
Posting Komentar untuk "Rilis akhir tahun: Laporan meningkat, Polres Metro Tangerang selesaikan 3.846 kasus sepanjang 2025"
Posting Komentar