Profil Abu Ubaida, Juru Bicara Hamas yang dikonfirmasi tewas dibunuh Israel
Ringkasan Berita:
- Hamas akhirnya mengonfirmasi bahwa juru bicara mereka, Abu Ubaida tewas dalam serangan Israel
- Abu Ubaida memiliki nama asli Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout
- Hamas mengonfirmasi meninggalnya Abu Ubaida dalam serangan yang terjadi Agustus 2025 lalu
- Kini Hamas menunjuk juru bicara baru dengan nama sandi atau samaran yang sama, yakni Abu Ubaida
menggapaiasa.com,- Hamas akhirnya mengonfirmasi bahwa Abu Ubaida atau Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout, yang selama ini menjadi juru bicara mereka meninggal dunia dibunuh Israel.
Hamas merupakan organisasi politik dan militer Palestina yang didirikan pada 1987 selama Intifada Pertama melawan pendudukan Israel.
Nama lengkapnya Harakat al-Muqawamah al-Islamiyyah (Gerakan Perlawanan Islam), berasal dari cabang Ikhwanul Muslimin di Gaza, dengan tujuan membebaskan Palestina melalui perlawanan bersenjata dan program sosial.
Dalam pernyataan resminya, Hamas menyebut bahwa Abu Ubaida atau Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout meninggal dunia dalam serangan Israel yang terjadi pada Agustus 2025 kemarin.
Kini, mereka telah menunjuk juru bicara baru.
Adapun pengganti Abu Ubaida sudah ditetapkan.
Namun, Hamas merahasiakan identitas jubir baru tersebut.
Mereka tetap menggunakan sandi nama Abu Ubaida sebagai nama juru bicara Hamas yang baru.
Profil Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout
Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout adalah juru bicara Hamas yang sempat menggunakan nama samaran Abu Ubaida.
Ia juga dikenal dengan nama Hudayfa atau Huthayfa Samir Abdallah al-Kahlout alias Abu Ibrahim.
Semasa hidupnya, Hudayfa bertindak sebagai juru bicara resmi Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas.
Ia lahir pada 11 Februari 1985 di Gaza, dan menjadi figur kunci dalam propaganda Hamas sejak awal 2000-an hingga kematiannya pada 30 Agustus 2025 akibat serangan udara Israel.
Adapun Hudayfa ini berasal dari keluarga Palestina yang diusir dari Ni'ilya (dekat Ashkelon) selama Perang Palestina 1948.
Abu Ubaida menyelesaikan disertasi master di Islamic University of Gaza tentang "Tanah Suci antara Yudaisme, Kristen, dan Islam".
Identitasnya dibongkar oleh militer Israel pada 2023, termasuk foto wajahnya, meski Hamas membantah; AS memberi sanksi pada April 2024 atas perannya dalam propaganda.
Di Timur Tengah, sosoknya muncul pertama kali pada 2002 sebagai operatif lapangan senior Al-Qassam selama Intifada Kedua, mewakili kelompok di media dan konferensi pers.
Setelah penarikan Israel dari Gaza pada 2005, ia resmi ditunjuk sebagai juru bicara, selalu tampil dengan keffiyeh merah menutupi wajah untuk anonimitas.
Biodata Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout
-
Nama lengkap: Hudhaifa Samir Abdullah al-Kahlout
-
Nama lain / alias: Hudayfa/Huthayfa Samir Abdallah al-Kahlout; Abu Ubaida; Abu Ibrahim
-
Tempat, tanggal lahir: Gaza, 11 Februari 1985
-
Latar belakang keluarga: Keluarga Palestina yang diusir dari Ni'ilya (dekat Ashkelon) pada Perang Palestina 1948
-
Pendidikan: Magister, Islamic University of Gaza
-
Disertasi: “Tanah Suci antara Yudaisme, Kristen, dan Islam”
-
-
Peran utama: Juru bicara resmi Brigade Al-Qassam (sayap militer Hamas)
-
Aktivitas penting:
-
Muncul sejak 2002 sebagai operatif lapangan senior dan perwakilan media Al-Qassam
-
Resmi ditunjuk sebagai juru bicara setelah penarikan Israel dari Gaza (2005)
-
Dikenal tampil dengan keffiyeh merah menutupi wajah
-
-
Peristiwa terkait:
-
Identitas dibongkar militer Israel (2023; dibantah Hamas)
-
Sanksi AS atas peran propaganda (April 2024)
-
-
Wafat: 30 Agustus 2025, akibat serangan udara Israel
(ray/menggapaiasa.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Posting Komentar untuk "Profil Abu Ubaida, Juru Bicara Hamas yang dikonfirmasi tewas dibunuh Israel"
Posting Komentar