Pimpinan umat Katolik Paus Leo XIV mengkritik keadaan menyedihkan di Gaza

Pimpinan umat Katolik Paus Leo XIV mengkritik keadaan menyedihkan di Gaza

PORTAL LEBAK - Paus Leo XIV secara tegas mengecam kondisi kemanusiaan yang semakin parah di Jalur Gaza, saat mengungkapkan pidato Natalnya.

Paus Leo XIV juga meminta perhatian serta kepedulian dari masyarakat internasional terhadap penderitaan yang terus dialami oleh warga sipil di daerah tersebut.

Dalam pernyataannya yang dikeluarkan dari Vatikan pada hari Kamis, Paus menganggap krisis di Gaza sebagai salah satu bencana kemanusiaan yang paling mendesak saat ini, di tengah konflik yang berkepanjangan dan minimnya akses bantuan.

Dia menekankan bahwa perayaan Natal seharusnya menjadi waktu untuk merenungkan penderitaan orang-orang lain, terutama mereka yang hidup dalam keadaan perang, pengungsian, dan ketidakpastian masa depan.

“Bagaimana kita bisa tidak memikirkan tenda-tenda di Gaza yang telah berhari-hari terpapar hujan, angin, dan suhu dingin? ” ungkap Leo XIV, Paus pertama dari Amerika Serikat, dalam pidatonya.

Pada 30 November 2025, Paus Leo XIV menyatakan bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya jalan untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel yang masih berlanjut hingga kini.

Paus Leo menekankan bahwa setiap resolusi harus meliputi pembentukan Negara Palestina, sekaligus menegaskan kembali posisi Vatikan mengenai isu ini.

"Kita semua menyadari bahwa saat ini Israel belum menerima solusi tersebut, namun kami menganggap itu sebagai satu-satunya jalan keluar," tuturnya.***

Posting Komentar untuk "Pimpinan umat Katolik Paus Leo XIV mengkritik keadaan menyedihkan di Gaza"