Cuaca malam tahun baru 2026 di Bandung diprakirakan hujan

PIKIRAN RAKYAT - Diprakirakan terjadi hujan di daerah-daerah Bandung Raya pada malam pergantian tahun. BMKG mengimbau para pemangku kebijakan maupun masyarakat untuk senantiasa waspada akan cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu, juga potensi bencana hidrometeorologi.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Teguh Rahayu menyampaikan prakiraan dinamika atmosfer di Jawa Barat periode 29 Desember 2025-4 Januari 2026. Secara spesifik, Teguh Rahayu menyampaikan prakiraan cuaca Bandung Raya pada malam pergantian tahun.

"Cuaca diprakirakan cerah berawan hingga mendung pada 31 Desember 2025 pagi sampai siang. Untuk prakiraan cuaca siang sampai petang, berpotensi hujan ringan hingga lebat. Sementara itu, pada malam, cuaca diprakirakan hujan intensitas ringan hingga sedang," ucap Rahayu, Senin (29/12/2025).

Berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model, Rahayu mengatakan, pada umumnya cuaca di wilayah Jawa Barat cerah berawan dan berpotensi hujan intensitas ringan hingga lebat dalam periode 29 Desember 2025-4 Januari 2026. Hal itu dapat disertai petir dan angin kencang.

Hujan Siang, Sore, atau Malam

Adapun prakiraan cuaca di Bandung Raya, Rahayu mengatakan, serupa dengan Jawa Barat. Pada umumnya, kondisi cuaca cerah berawan pada pagi, dengan potensi hujan intensitas ringan hingga sedang saat siang, sore, atau malam.

Rahayu menyebutkan, terpantau pertumbuhan bibit siklon tropis 96S di Samudra Hindia -sebelah selatan dari Nusa Tenggara Barat-, dan bibit siklon tropis 98S di daratan Australia bagian utara. Pertumbuhan bibit siklon itu berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Barat.

"Terpantau adanya belokan angin dan konvergensi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan-awan hujan di Jawa Barat. Anomali suhu permukaan air laut di perairan Jawa Barat pun masih cukup hangat. Hal itu menunjukkan, masih ada kontribusi akan pertumbuhan awan-awan hujan pada skala lokal," ucap Rahayu.

Pihaknya turut menginformasikan perihal potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat pada periode 29 Desember 2025-4 Januari 2026. Tinggi gelombang bisa berada di antara 1,5 meter hingga 2,5 meter. Sementara itu, tinggi gelombang di perairan utara Jawa Barat, di antara 0,5 meter hingga 1 meter.

"Kami mengimbau masyarakat yang hendak melalukan perjalan, semisal untuk berwisata, agar lebih dahulu mengecek informasi cuaca dari BMKG secara berkala. Pemangku kebijakan pun perlu senantiasa waspada akan cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu, juga potensi bencana hidrometeorologi," ucap dia.***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya