Badai musim dingin putus listrik ratusan ribu pelanggan di AS

menggapaiasa.com, JAKARTA — Badai musim dingin yang disertai angin kencang dan penurunan suhu ekstrem melanda wilayah Amerika Serikat bagian utara, termasuk New York. Cuaca ekstrem ini menyebabkan lebih dari 200.000 pelanggan mengalami pemadaman listrik.

Pola cuaca yang dikenal sebagai bomb cyclone, yakni fenomena penurunan tekanan udara secara cepat dan signifikan tersebut menghantam kawasan Great Lakes. Meteorolog dari Weather Prediction Center, Scott Kleebauer, menjelaskan bahwa sebagian besar gangguan pasokan listrik dipicu oleh embusan angin yang sangat kuat.

“Sebagian besar pemadaman listrik ini dipicu oleh embusan angin yang kencang,” kata Kleebauer, dikutip dari Bloomberg, seraya menambahkan bahwa penurunan suhu yang terjadi secara cepat juga dapat memicu pemadaman listrik akibat pembekuan pada jaringan kabel listrik yang basah.

Berdasarkan data Poweroutage.us, sekitar 95.000 rumah dan pelaku usaha di Michigan tercatat mengalami pemadaman listrik hingga pukul 16.00 waktu setempat pada Senin (29/12/2025). Sementara itu, New York mencatat hampir 60.000 titik pemadaman, disusul Pennsylvania dengan sekitar 43.000 pelanggan terdampak.

Gangguan cuaca ekstrem ini terjadi di tengah musim libur akhir tahun yang sebelumnya juga diwarnai oleh sejumlah peristiwa cuaca ekstrem di Amerika Serikat. Hujan lebat memicu banjir bandang di California Selatan, sementara badai musim dingin yang melanda New York menyebabkan lebih dari 1.700 penerbangan dibatalkan dan mengganggu aktivitas perjalanan serta infrastruktur publik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RENUNGAN HARI INI. AYUB 1:1-22. TETAP BERSYUKUR DI TENGAH UJIAN

KJ NO.29. Di Muka Tuhan Yesus

Cara Akurat Menghitung Dosis Obat: Rumus dan Contoh Praktisnya