Ada apa Wamenaker RI ungkap permintaan maaf ke masyarakat Tanah Datar?

menggapaiasa.com - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia Afriansyah Noor Dt. Rajo Basa didampingi Isteri sampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya hadir mengunjungi masyarakat Tanah Datar terkhusus masyarakat nagari Guguak Malalo kecamatan Batipuh Selatan yang sedang tertimpa musibah.
“Saya minta maaf yang sebesar-besarnya karena pada saat kejadian tidak bisa hadir langsung dan baru hari ini bisa datang untuk melihat langsung para dunsanak disini yang sedang tertimpa musibah,” ujar Afriansyah saat berkunjung langsung di jorong Muaro Ambius Guguak Malalo.
Pada kesempatan itu Wamenaker Afriansyah juga menyampaikan walaupun dirinya baru bisa datang hari ini, namun sebelumnya sudah berkomunikasi baik dengan Bupati Tanah Datar maupun dengan Malin (tokoh masyarakat Guguak Malalo).
Hal itu, sambungnya untuk menanyakan langsung apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat pasca bencana yang terjadi.
“Waktu bencana terjadi Saya sudah telpon pak Bupati dan Malin, Saya tanyakan apa saja yang dibutuhkan. Dan dari komunikasi itu disampaikan bahwa disini butuh alat berat, makanya hari ini Saya bawa 2 unit alat berat untuk melakukan normalisasi pasca bencana," ungkap Afriansyah.
Selain membawa 2 unit alat berat, pada kesempatan tersebut Wamenaker juga menyerahkan bantuan berupa peralatan dapur dan mesin sinso serta bantuan lainnya.
"Nantinya alat berat ini akan bekerja disini, untuk BBM dan operator sudah kami siapkan semuanya," tegasnya.
Selanjutnya, Wamenaker juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melindungi lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
“Mari kita jaga dan lindungi lingkungan kita. Prinsipnya, dengan lingkungan yang baik tentunya kita akan mendapatkan kenyamanan, inilah yang perlu kita jaga bersama,” ajaknya.
Tidak sampai disitu, Afriansyah juga berjanji akan membantu masyarakat yang terdampak bencana dengan berbagai program yang tujuannya untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat pasca bencana.***
Komentar
Posting Komentar