Kabid Dinkes Kalteng jelaskan gejala super flu mirip flu biasa

Ringkasan Berita:
- Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa hingga akhir Desember 2025, situasi penyebaran varian Influenza A (H3N2) subclade K masih dalam kondisi terkendali secara nasional.
- Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Influenza A (H3N2) di wilayah Kalteng.
- Gejala Influenza A H3N2 hampir mirip dengan flu biasa, namun memiliki tingkat penularan dan keparahan yang lebih tinggi dibandingkan flu musiman pada umumnya.
menggapaiasa.com, PALANGKA RAYA – Isu merebaknya varian Influenza A H3N2 subclade K atau yang dikenal sebagai super flu kembali menjadi perhatian publik memasuki awal tahun 2026.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa hingga akhir Desember 2025, situasi penyebaran varian Influenza A H3N2 subclade K masih dalam kondisi terkendali secara nasional.
Menanggapi fenomena tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Influenza A H3N2 di wilayah Kalteng.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kalteng, dr Riza Syahputra, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan melalui rilis resmi Kementerian Kesehatan RI serta laporan dari dinas kesehatan kabupaten dan kota.
“Untuk kasus H3N2, sampai sekarang belum ada di Kalimantan Tengah. Berdasarkan rilis Kemenkes RI, laporan dari Dinkes kabupaten dan kota juga belum ada kami terima terkait adanya kasus H3N2 di Kalteng,” ujar dr. Riza, saat dikonfirmasi menggapaiasa.com, pada Minggu (4/1/2026).
Meski belum ditemukan kasus, dr. Riza menjelaskan bahwa gejala Influenza A H3N2 hampir mirip dengan flu biasa, namun memiliki tingkat penularan dan keparahan yang lebih tinggi dibandingkan flu musiman pada umumnya.
“Gejalanya hampir sama dengan flu biasa, tetapi tingkat penularan dan keparahan penyakitnya lebih dari flu biasa,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Kalteng mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan 3M Plus serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat.
Upaya tersebut dilakukan dengan membiasakan memakai masker saat sakit atau berada di keramaian, rutin mencuci tangan, menjaga jarak, serta menjaga kebersihan lingkungan dan daya tahan tubuh.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan perilaku hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, dan cukup beristirahat agar imunitas tetap terjaga.
Dinas Kesehatan Kalteng juga meminta warga untuk tidak mengabaikan gejala flu yang berlangsung lebih dari beberapa hari.
“Apabila warga mengalami gejala flu lebih dari tiga hari, silakan menghubungi atau mendatangi sarana pelayanan kesehatan terdekat di wilayah masing-masing,” pungkasnya.
Posting Komentar untuk "Kabid Dinkes Kalteng jelaskan gejala super flu mirip flu biasa"
Posting Komentar