- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

DEMAK BICARA - Pernahkah Anda tiba-tiba merasa sekeliling seolah berputar hebat, padahal Anda sedang berdiri diam atau duduk? Kondisi ini sering kali disalah artikan sebagai pusing biasa, padahal secara medis kondisi ini disebut sebagai Vertigo.
Vertigo bukanlah sebuah penyakit berdiri sendiri, melainkan sebuah gejala dari gangguan kesehatan tertentu. Memahami apa itu vertigo sangat penting agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan tidak panik saat serangan terjadi.
Apa Itu Vertigo?
Vertigo adalah sensasi pusing berputar yang menciptakan ilusi gerakan, dimana penderitanya merasa dirinya atau lingkungan di sekitarnya bergerak atau berputar secara tidak terkendali.
Kondisi ini berbeda dengan pusing ringan (lightheadedness) atau rasa kliyengan biasa. Serangan vertigo bisa berlangsung singkat selama beberapa menit, namun pada kasus yang parah, bisa bertahan hingga berhari-hari dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pulihkan Vertigo, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Dapatkan Status 'Protected Ranking' dari BWF
Bahan Alami Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi, Mudah Ditemukan
Gejala Umum Vertigo
Selain rasa berputar, vertigo seringkali disertai dengan beberapa gejala tambahan, antara lain:
-Mual dan muntah.
-Kehilangan keseimbangan (sulit berdiri atau berjalan tegak).
-Nistagmus (gerakan mata yang tidak normal/cepat).
-Telinga berdenging (tinnitus).
-Keringat dingin.
Penyebab Utama Vertigo
Secara umum, vertigo terbagi menjadi dua kategori berdasarkan lokasinya:
1. Vertigo Perifer (Gangguan Telinga Dalam)
Ini adalah jenis yang paling umum terjadi (sekitar 80% kasus). Penyebabnya meliputi:
-BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo): Terjadi ketika kristal kalsium kecil di telinga dalam berpindah tempat. Biasanya dipicu oleh perubahan posisi kepala secara mendadak.
-Penyakit Meniere: Gangguan akibat penumpukan cairan di telinga dalam.
-Labirintitis: Peradangan pada saluran telinga dalam yang biasanya dipicu oleh infeksi virus.
2. Vertigo Sentral (Gangguan Otak)
Jenis ini terjadi karena adanya masalah pada sistem saraf pusat atau otak kecil. Penyebabnya bisa berupa:
-Migrain kronis.
-Stroke atau pendarahan otak.
-Tumor otak (Neuroma Akustik).
-Multiple Sclerosis.
Kendalikan Tekanan Darah dengan Menu Sehat: Panduan Lengkap untuk Penderita Hipertensi
Pilihan Cemilan Sehat dan Lezat untuk Pemulihan Pasca Stroke: Dukung Kesehatan dengan Nutrisi Tepat
Faktor Risiko dan Pemicu Verigo
Beberapa faktor dapat meningkatkan resiko seseorang terkena serangan vertigo, di antaranya:
-Usia diatas 50 tahun.
-Riwayat trauma atau cedera pada kepala dan leher.
-Stres berlebihan.
-Konsumsi obat-obatan tertentu.
-Memiliki riwayat keluarga dengan keluhan serupa.
Cara Mengatasi dan Pengobatan
Penanganan vertigo sangat bergantung pada penyebab dasarnya. Berikut adalah beberapa langkah yang biasanya dilakukan:
-Manuver Epley: Teknik gerakan kepala khusus yang dilakukan dokter untuk mengembalikan kristal kalsium ke posisi semula (efektif untuk BPPV).
-Obat-obatan: Dokter mungkin meresepkan obat antihistamin atau anti-mual untuk meredakan gejala akut.
-Rehabilitasi Vestibular: Terapi fisik untuk melatih sistem keseimbangan tubuh.
-Perubahan Gaya Hidup: Mengurangi asupan garam (terutama untuk penderita Meniere), menghindari gerakan kepala mendadak, dan mengelola stres.
Kapan Harus ke Dokter? Segera cari bantuan medis jika vertigo disertai dengan bicara meracau, penglihatan ganda, kelemahan pada anggota gerak, atau hilangnya kesadaran, karena bisa jadi itu adalah tanda stroke. Segera berkonsultasi dengang dokter apabila merasakan gejala tersebut untuk mencegah kondisi semakin parah.***
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar