Mendikdasmen Memulai Proyek Revitalisasi TK Kristen di Kupang dengan Anggaran Rp863 Juta
menggapaiasa.com .MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melakukan peletakan batu pertama untuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Taman Kanak-kanak Kristen di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada hari Senin (4/5).
Temukan lebih banyak
Acara ini merupakan langkah pemerintah untuk memperkuat layanan pendidikan anak pra-sekolah yang berkualitas dan representatif.
Sebelum melakukan prosesi itu, Abdul Mu’ti melakukan survei terhadap kondisi TK yang saat ini hanya menggunakan satu ruangan di area gereja dan memiliki kapasitas untuk menampung sebanyak 21 anak.
Selama kunjungan, ia juga menyerahkan bantuan berupa buku dan tas sekolah kepada para siswa serta bernyanyi bersama mereka dan guru.
Setelah survei, Abdul Mu’ti berjalan kaki bersama anak-anak sejauh kurang lebih 100 meter menuju lokasi pembangunan gedung baru TK Kristen, sambil bergandeng tangan dan bernyanyi bersama siswa.
Turut serta dalam acara itu adalah Anggota DPR RI Anita Gah, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Gatot Suharwoto, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Wali Kota Kupang Christian Widodo.
Revitalisasi ini mencakup pembangunan tiga ruangan, yaitu dua ruang kelas baru dan satu ruang untuk administrasi. Ruang administrasi dirancang seluas 56 meter persegi, sedangkan dua ruang kelas akan memiliki total luas 112 meter persegi.
Selain itu, akan dibangun fasilitas pendukung seperti toilet seluas 30 meter persegi, area bermain, serta sarana sanitasi di atas lahan sekitar 1.250 meter persegi.
Untuk mendukung pembangunan ini, pemerintah telah menganggarkan dana sekitar Rp863 juta, dengan kemungkinan adanya penyesuaian jika masih terdapat kekurangan di lapangan.
Perencana proyek, Bondesira, mengungkapkan bahwa pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender atau sekitar empat bulan. Jika dimulai pada bulan Mei, gedung baru diharapkan dapat digunakan pada bulan Agustus, bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru.
“Kita pastikan pembangunan selesai dengan baik. Gedung ini akan dirancang sebaik mungkin,” ujar Menteri Abdul Mu’ti.
Selain aspek fisik, Menteri Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya penyediaan alat peraga edukatif yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran anak-anak, dengan anggaran untuk pengadaannya berasal dari Mendikdasmen.
Ia berpendapat bahwa lingkungan belajar yang dilengkapi dengan alat peraga akan memudahkan anak dalam memahami materi dan juga merangsang kreativitas serta perkembangan kognitif.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden terkait program pendidikan wajib selama 13 tahun. Meskipun TK tersebut sudah ada, fasilitas yang ada sebelumnya dinilai belum cukup baik untuk mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
“Dengan adanya gedung baru di lahan yang cukup luas ini, kami berharap tempat belajar tersebut menjadi lebih layak dan berkualitas bagi anak-anak,” ujarnya.
Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Sanep Ena Blegur, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan pendidikan anak usia dini di kawasan tersebut.
Menurutnya, dengan adanya fasilitas baru yang lebih baik, ditambah dukungan alat peraga edukatif, kualitas pembelajaran di TK Kristen tersebut dapat meningkat, serta turut mendorong pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya di NTT.
Posting Komentar untuk "Mendikdasmen Memulai Proyek Revitalisasi TK Kristen di Kupang dengan Anggaran Rp863 Juta"
Posting Komentar