Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Rismon Sianipar Akui Salah Teliti: Ijazah Jokowi Asli


Tersangka dalam perkara ijazah palsu, Rismon Sianipar, telah sampai di rumah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang terletak di Solo, pada hari Kamis, tanggal 12 Maret 2026.


Rismon Sianipar berkeinginan untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi kepada Jokowi dan keluarganya setelah mendapatkan informasi terbaru dalam kajiannya mengenai ijazah.
Sebuah kendaraan Toyota Fortuner berwarna hitam parkir persis di depan rumah sederhana yang dimiliki oleh Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, yang terletak di area Sumber, Solo.

Dari kendaraan dengan nomor plat L 1281 CBH, keluar seorang pria yang akhir-akhir ini banyak diperbincangkanyaitu Rismon Sianipar.

Sekitar pukul 17.11 WIB, ia melangkah memasuki halaman rumah itu pada hari Kamis (12/3/2026). Langkahnya tenang, meskipun pertemuan yang akan berlangsung di dalam rumah tersebut menyimpan beban yang cukup berat.

Menurut laporan Tribunlampung.co. id yang merujuk ke TribunSolo.com, dalam beberapa waktu terakhir, nama Rismon terlibat dalam kontoversi yang panjang mengenai tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi.

Namun kali ini, ia datang dengan sesuatu yang berbeda, yaitu sebuah pengakuan.
Setelah pertemuan itu, Rismon mengakui bahwa ia telah melakukan kesalahan dalam penelitiannya terkait gelar Jokowi.

Ia menerangkan bahwa salah satu kesalahan yang telah ia tunjukkan sebelumnya berhubungan dengan adanya emboss di 
ijazah tersebut.
Menurutnya, setelah melakukan tinjauan kembali, ia mendapati bahwa fitur watermark dan emboss memang ada dalam dokumen ijazah Jokowi. "Saya juga merasa terguncang dengan penemuan saya sendiri, karena saya harus dengan jujur mengakui hasil temuan saya," ungkap Rismon.

Ia memahami bahwa pengakuan ini mungkin akan membawa akibat yang tidak sederhana.

Dikatakannyaupaya untuk memperbaiki penelitian mungkin membuatnya menghadapi beragam reaksi dari masyarakat.

"(Saya) akan dicemoohdirendahkan, dan dianggap sebagai pengkhianat. Namun, penelitian tetaplah penelitian," tegasnya.

Sebelum menghadiri acara di Solo, Rismon terlebih dahulu menyampaikan pernyataan tersebut melalui saluran YouTube yang ia kelola, Balige Academy.

Dalam video itu, ia mengakui bahwa kesimpulan yang ia buat sebelumnya dalam buku Jokowi's White Paper mengandung kesalahan.

Buku tersebut ditulis bersama dengan pakar telematika Roy Suryo dan aktivis media sosial Tifauziah Tyassuma, yang dikenal juga sebagai Dokter Tifa.

Rismon menjelaskan bahwa kelemahan analisis terdapat pada penilaian watermark dan emboss pada ijazah Jokowi.

Setelah melakukan penelitian ulang, ia menyimpulkan bahwa kedua elemen tersebut memang terdapat dalam dokumen tersebut.









Posting Komentar untuk "Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Rismon Sianipar Akui Salah Teliti: Ijazah Jokowi Asli"