Saat teduh: Firman Tuhan sebagai dasar renungan hari ini:Ulangan 32:26-43

Saat teduh: Firman Tuhan sebagai dasar Rerenungan hari ini:

Ulangan 32:26-43


Memahami setiap karya Allah yang sempurna

    Dalam keidupan kita selama ini banyak kita temui tokoh-tokoh yang sangat terkenal oleh karena karya-karya nya. Sehingga karya-karya seni yang di hasilkannya juga banyak di kagumi oleh dunia. Ada beberapa seniman lukis dan pembuat patung yang terkenal adalah diantaranya: Leonardo da Vinci,Vincent van Gogh,Raphael,dan juga Michelanelo. Mereka ini adalah seniman yang sangat terkenal di seluruh dunia karena karya-karya seninya begitu mengagumkan dan luar biasa.

    Saudaraku,tentu semua karya-karya mereka yang luar biasa ada yang bisa melebihi karya-karya mereka yaitu: Tuhan,Allah. Dia adalah sang seniman agung yang dengan segala kasih dan cintanya sudah mendesain sedemikian rupa,sudah merancang begitu rupa, sehingga jadilah karyanya yang dinamakan''MANUSIA''.(kejadian 1:26-27) Tentu,oleh karena cinta dan sayangnya kepada Manusia,Tuhan Allah akan senantiasa menjaga,merawat,melindungi setiap karya-karya terhebatnya di sepanjang sejarah peradaban dunia.

    Akan tetapi yang perlu di ketahui melalui Firman ini adalah:ketika Allah mencobai umatnya lalu kemudian membuat umatnya menjadi tawanan atau kaum buangan itu bukan berarti Allah tidak sayang kepada setiap karya-Nya itu. Justru Allah ingin membawa kemabali apa yang sudah menjadi ciptaan-Nya itu agar kembali setia hanya kepada Tuhan Allah saja. Bukan kepada allah lain. Tuhan Allah ini kembali memulihkan karyanya itu dan menyatakan kemuliaan dan kasih setia-Nya.

    Kekalahan yang di alami oleh umatnya itu bukan berarti musuh-musuhnya lebih hebat atau lebih kuat. Akan tetapi itu semua karya Tuhan Allah. Dan segala bencana juga malapetaka itu bukan karya manusia itu sendiri,melainkan karya Tuhan Allah yang dengan kemaha kuasaanya mampu mendatangkan musibah itu atas Israel. Tidak perlu waktu yang lama,Tuhan Allah membuat karya buatan tangan-Nya itu jatuh ke tangan lawan-lawannya. 

    Saudaraku yang terkasih di dalam Tuhan! Namun pada akhirnya,Tuhan Allah kemudian akan mengambil kembali umat-Nya itu,yang adalah merupakan karya terhebat-Nya. Ia akan kembali memulihkan-Nya dan menjadi bangsa yang besar. Setiap musibah yang pernah di berikan Tuhan Allah kepada umat yang di kasihi-Nya itu bukan berarti Tuhan Allah membenci bangsa itu,melainkan karena Tuhan Allah memberikan pelajaran dan peringatan agar umat-Nya tahu akan setiap kebesaran dan keagungan Tuhan Allah. Hanya Allah yang memegang kendali dari semua peristiwa yang terjadi atas umat-Nya itu. Allah berkuasa atas hidup dan mati seseorang.Allah berkuasa mendatangkan dan menyembuhkan setiap penyakit. Dan tidak ada satupun yang bisa menghadapai kekuatan Tuhan.

    Dalam kehidupan kita sebagai karya dan terhebat dari Tuhan tentu juga pernah mengalami masalah. Kita menyadari tak ada satupun manusia di muka bumi ini yang bisa lepas dari masalah dan godaan. Namun yang perlu kita tahu adalah:

  1. Ketika Tuhan Allah memberikan ujian atas kita,itu bukan karena Tuhan membenci kita. Namun karena Tuhan sayang kepada kita.
  2. Ketika Tuhan memberikan ujian kepada kita yakinlah bahwa Tuhan juga memberikan solusi dan jalan keluar yang terbaik kepada setiap masalah yang ada.
  3. Kita menyadari bahwa setiap kita juga tidak pernah luput dari salah dan dosa, tugas kita hanyalah tetap setia apapun yang terjadi atas kita. Kita lakukan bagian kita. Dan Tuhan juga akan melakukan bagian-Nya sesuai dengan kasih dan rahmat-Nya kepada kita.
    Saudaraku yang terkasih. Mari kita belajar dari Firman Tuhan ini. Jika anda saat ini masih ada di dalam sakit-penyakit yang juga belum kunjung sembuh. Atau keadaan ekonomi yang hancur,keluarga yang berantakan,dan tentu masih banyak lagi problema yang di alami. Tetap teguh dan tetap kuat. Karena Tuhan tidak akan pernah memberikan ujian yang melebihi dari kekuatan kita. Emas murni akan nyata kualitasnya karena mengalami proses pembakaran yang begitu panjang. Siapkan hati hati dan rohmu untuk menerima kesembuhan dari Tuhan. Amin....Tuhan Yesus memberkati.

    

    


Posting Komentar untuk "Saat teduh: Firman Tuhan sebagai dasar renungan hari ini:Ulangan 32:26-43"