Mitos vs fakta: benarkah scaling gigi dan periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali itu wajib? - MENGGAPAI ASA

Mitos vs fakta: benarkah scaling gigi dan periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali itu wajib?

Mitos vs fakta: benarkah scaling gigi dan periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali itu wajib?

menggapaiasa.com - Berapa kali Anda mendengar anjuran untuk mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali, terlepas dari kondisi mulut Anda? Anjuran ini telah menjadi mantra dalam perawatan kesehatan gigi, seringkali digabungkan dengan kewajiban untuk melakukan scaling (pembersihan karang gigi).

Apakah frekuensi ini merupakan aturan emas yang mutlak, ataukah ini hanya mitos yang disederhanakan? Mari kita bedah fakta ilmiah di balik rekomendasi yang paling sering kita dengar ini.

Rekomendasi 6 bulan berawal dari kampanye pemasaran di awal abad ke-20 di Amerika Serikat. Meskipun bukan aturan yang keras, angka ini adalah waktu rata-rata yang cukup optimal bagi dokter gigi untuk:

Mengidentifikasi lubang kecil sebelum menjadi besar.

Mendeteksi gingivitis (radang gusi) di tahap awal sebelum berkembang menjadi periodontitis.

Kesimpulan: Kunjungan 6 bulan adalah pedoman yang baik untuk sebagian besar orang, tetapi bukan keharusan mutlak bagi individu berisiko rendah. Diskusikan dengan dokter gigi Anda untuk menentukan jadwal ideal yang paling sesuai dengan profil kesehatan mulut Anda.

Karang gigi (calculus) adalah plak yang mengeras dan hanya dapat dihilangkan dengan alat khusus. Banyak mitos yang beredar tentang proses scaling ini.

Peran Karang Gigi dalam Bau Mulut dan Penyakit

Karang gigi menyediakan permukaan yang kasar tempat bakteri dapat berkembang biak dengan mudah. Karang gigi menyebabkan:

Peradangan Gusi (Gingivitis): Gusi bengkak, merah, dan mudah berdarah.

Periodontitis: Jika dibiarkan, gusi akan menarik diri (resesi), dan tulang penyangga gigi akan rusak, menyebabkan gigi tanggal.

Bau Mulut Persisten (Halitosis): Karang gigi adalah tempat berkumpulnya bakteri yang melepaskan senyawa sulfur volatil (VSCs).

Kesimpulan: Scaling wajib dilakukan segera setelah karang gigi terdeteksi, biasanya setiap 6-12 bulan. Ini adalah prosedur vital untuk pencegahan penyakit gusi serius.

Kesehatan mulut modern berfokus pada pendekatan individual. Dokter gigi Anda akan menilai faktor-faktor risiko spesifik Anda, seperti:

Diet: Seberapa sering Anda mengonsumsi gula atau makanan asam.

Kebiasaan: Apakah Anda merokok atau mengunyah es.

Kondisi Medis: Apakah Anda menderita Diabetes (yang meningkatkan risiko penyakit gusi).

Kualitas Kebersihan Mulut: Seberapa efektif Anda menyikat gigi dan flossing.

Daripada mengikuti jadwal yang kaku, yang terbaik adalah mematuhi rekomendasi yang diberikan oleh profesional. Jika dokter gigi Anda menyarankan kunjungan lebih sering, itu artinya mereka melihat tanda-tanda awal risiko yang perlu segera diatasi.

Pesan Utama: Angka 6 bulan adalah panduan yang baik untuk memulai. Namun, Scaling adalah kebutuhan vital untuk sebagian besar orang guna mencegah kerusakan jaringan penyangga gigi. Konsultasikan jadwal terbaik dengan dokter gigi Anda untuk menjaga senyum Anda tetap sehat seumur hidup.***

Posting Komentar untuk "Mitos vs fakta: benarkah scaling gigi dan periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali itu wajib?"