Featured Post

Tabel KUR Mandiri Februari 2026: Cicilan lengkap dan bunga tetap 6 persen

Tabel KUR Mandiri Februari 2026: Cicilan lengkap dan bunga tetap 6 persen

PR KUNINGAN — Informasi Tabel KUR Mandiri Februari 2026 menjadi rujukan penting bagi pelaku usaha mikro yang sedang menyiapkan tambahan modal di awal tahun.

Melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bank Mandiri kembali membuka akses pembiayaan untuk modal kerja maupun investasi dengan bunga tetap sebesar 6 persen per tahun.

Program ini banyak diminati UMKM karena proses pengajuannya tidak rumit dan besaran cicilan bisa diperkirakan sejak awal.

Pilihan plafon pinjaman pun cukup fleksibel, mulai dari nominal kecil hingga ratusan juta rupiah, sehingga pelaku usaha dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.

Karena itu, memahami tabel angsuran KUR Mandiri 2026 menjadi langkah awal yang penting sebelum mengajukan pinjaman agar perhitungan cicilan bulanan lebih realistis.

KUR Mandiri 2026 sendiri merupakan fasilitas kredit dari Bank Mandiri yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mendapatkan tambahan modal dengan bunga ringan.

Mengacu pada informasi resmi Bank Mandiri, tersedia beberapa jenis KUR yang bisa dipilih sesuai kebutuhan usaha.

KUR Super Mikro menawarkan pinjaman hingga Rp10 juta, sementara KUR Mikro tersedia untuk plafon Rp10 juta sampai Rp100 juta.

Untuk kebutuhan yang lebih besar, KUR Kecil menyediakan pembiayaan mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta, sedangkan KUR Khusus dan KUR Pekerja Migran Indonesia memiliki plafon maksimal Rp100 juta.

Hingga Februari 2026, skema KUR Mandiri belum mengalami perubahan, dengan suku bunga tetap 6 persen per tahun dan tenor pinjaman hingga lima tahun, tergantung plafon yang diajukan.

Simulasi cicilan KUR Mandiri Februari 2026 berikut bisa menjadi gambaran awal bagi calon debitur sebelum menentukan jumlah pinjaman dan jangka waktu kredit.

Untuk plafon Rp10 juta, cicilan per bulan berada di kisaran Rp860 ribu untuk tenor 12 bulan, Rp443 ribu untuk tenor 24 bulan, dan sekitar Rp304 ribu untuk tenor 36 bulan.

Pada pinjaman Rp50 juta, cicilan bulanan berkisar Rp4,3 juta untuk tenor satu tahun dan turun menjadi sekitar Rp966 ribu per bulan jika memilih tenor lima tahun.

Sementara itu, plafon Rp100 juta memiliki cicilan sekitar Rp8,6 juta per bulan untuk tenor 12 bulan dan sekitar Rp1,9 juta per bulan untuk tenor 60 bulan.

Untuk plafon tertinggi Rp500 juta, cicilan per bulan berkisar Rp43 juta untuk tenor satu tahun dan sekitar Rp9,6 juta jika tenor diperpanjang hingga lima tahun.

Bank Mandiri menjelaskan bahwa biaya pinjaman dapat berbeda di setiap kantor cabang, menyesuaikan kebijakan dan lokasi masing-masing.

Bagi debitur yang mengajukan KUR untuk pertama kali, suku bunga yang dikenakan tetap sebesar 6 persen per tahun sesuai ketentuan program.

Dalam pengajuan KUR Super Mikro, Mikro, Kecil, dan Khusus, calon debitur wajib menyiapkan NIB atau Sertifikat UMKM, KTP, NIK, serta Kartu Keluarga.

NPWP diperlukan untuk pengajuan dengan limit di atas Rp50 juta, sementara kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi syarat untuk KUR Kecil dan KUR Khusus di atas Rp100 juta.

Khusus untuk KUR Pekerja Migran Indonesia, syarat utama meliputi KTP, KK, surat perjanjian kerja resmi, serta dokumen pernikahan bagi yang sudah menikah atau bercerai.

Melalui program KUR Mandiri, pelaku usaha dapat memperoleh modal tambahan secara aman dengan beban bunga yang relatif ringan.***

Komentar