- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Serangan Cepat dan Bersih, Trump Kirim Delta Force AS ke Iran? Unit Spesial Ini Pernah Gagal Gegara Badai Gurun
menggapaiasa.com - Sejumlah analis militer memprediksi kalau serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran, seperti ancaman sang Presiden, Donald Trump, bukan lah perang skala penuh, meski peluang itu sangat besar terjadi.
Serangan AS yang diprediksi itu dalam model operasi khusus, mirip apa yang dilakukan unit elite militer mereka di Venezuela saat mereka menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Satu di antara indikasi ini terlontar dari pernyataan Kepala Komando Pusat AS, Brad Cooper, beberapa waktu lalu.
Dia menggambarkan serangan AS di Iran akan "singkat, cepat, dan bersih".
Pentagon menyatakan, target di Teheran adalah mereka yang diduga berada di belakang tindakan represif terhadap para demonstran yang menentang rezim baru-baru ini.
Diduga, sejumlah petinggi militer dalam Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) hingga petinggi pemerintahan, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khameini, menjadi sasaran utama jika operasi senyap ini dilakukan.
Atas kerangka ini, model serangan akan disandarkan pada unit pasukan khusus AS yang lazim dikenal dengan nama Pasukan Delta atau Delta Force.
Sebagai Panglima Tertinggi, Presiden AS memiliki wewenang untuk mengerahkan unit Tier 1 ini untuk misi-misi yang tepat dan berisiko tinggi.
Dikenal karena kerahasiaan dan keterampilan elite-nya, Delta Force menawarkan opsi serangan presisi tanpa perang skala penuh.
"Konstitusi AS memberikan wewenang yang signifikan kepada Presiden sebagai Panglima Tertinggi untuk mengarahkan operasi militer. Donald Trump dapat memerintahkan pengerahan pasukan khusus untuk kontra-terorisme atau serangan defensif tanpa deklarasi perang langsung dari Kongres, dengan mengandalkan kekuasaan Pasal II," tulis ulasan WN, dikutip Minggu (1/2/2026).
Apa itu Delta Force?
Secara resmi dikenal sebagai Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1-Delta, ini adalah unit Tier 1 utama Angkatan Darat AS.
Mereka beroperasi di luar jalur militer konvensional, sering kali ditugaskan dengan misi paling kompleks dan rahasia yang tidak dapat dilakukan oleh pasukan reguler.
Operasi Cakar Elang, Pernah Gagal Total di Iran
Delta Force memiliki hubungan historis yang mendalam dengan Iran.
Hubungan historis mereka berawal dari upaya penyelamatan sandera yang gagal pada tahun 1980, Operasi Eagle Claw di mana sejumlah penerbang dan marinir AS tewas dalam insiden tabrakan helikopter dan pesawat C-130 yang dilibatkan dalam misi evakuasi tersebut.
Badai gurun yang tidak terprediksi menjadi satu di antara sebab utama gagal totalnya operasi Cakar Elang ini.
Kegagalan misi ini menjadi latar belakang terciptanya Komando Operasi Khusus Gabungan (Joint Special Operations Command/JSOC) modern untuk memastikan keberhasilan di masa depan di wilayah serupa.
Fokus Kontra-Terorisme
Unit ini berspesialisasi dalam penyelamatan sandera dan kontra-terorisme, sehingga ideal untuk serangan presisi.
Jika intelijen AS mengidentifikasi target bernilai tinggi atau ancaman spesifik di Iran, Delta Force adalah pilihan utama untuk operasi presisi daripada invasi skala besar.
Kecepatan dan Kehati-hatian
Tidak seperti infanteri biasa, Delta Force dapat dikerahkan secara global dengan pemberitahuan minimal dan kerahasiaan total.
Mereka dilatih untuk menyusup ke wilayah udara dan perbatasan musuh tanpa terdeteksi, menjalankan misi mereka, dan mundur sebelum musuh dapat secara efektif memobilisasi respons dan pembalasan.
Proses Seleksi
Para prajurit biasanya berasal dari Ranger atau Green Beret dan harus melewati kursus seleksi yang melelahkan.
Tingkat kegagalan sangat tinggi, seringkali lebih dari 90 persen, memastikan kalau hanya personel yang paling tangguh secara fisik dan mental yang berhasil masuk ke tim.
Operasi Rahasia
Operasi yang dilakukan oleh unit ini sering kali bersifat rahasia dan tidak diakui oleh Pentagon.
Hal ini memungkinkan Presiden untuk mengesahkan misi yang membutuhkan 'penyangkalan yang masuk akal', faktor penting ketika berurusan dengan situasi geopolitik yang sensitif seperti di Timur Tengah.
Persenjataan Canggih
Personel Delta Force memiliki akses ke persenjataan dan peralatan yang sangat khusus yang tidak tersedia untuk pasukan reguler.
Mereka dapat menyesuaikan perlengkapan mereka secara ekstensif agar sesuai dengan lingkungan spesifik suatu misi, baik itu pusat kota atau medan gurun.
Pengumpulan Intelijen
Selain aksi langsung, operator Delta Force adalah ahli dalam pengintaian khusus.
Mereka dapat beroperasi jauh di belakang garis musuh untuk mengumpulkan intelijen penting tentang situs militer atau fasilitas nuklir, memberikan data akurat kepada Presiden untuk pengambilan keputusan.
Presiden Bisa Bertindak Cepat
Meskipun Presiden dapat bertindak cepat, Resolusi Kekuatan Perang mensyaratkan pemberitahuan kepada Kongres dalam waktu 48 jam setelah terjadinya permusuhan tersebut.
Undang-undang ini bertujuan untuk membatasi kekuasaan presiden, memastikan bahwa konflik jangka panjang tidak dimulai tanpa persetujuan legislatif, bahkan jika serangan awal bersifat sepihak.
(oln/wn/*)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar