Pasokan elpiji 3 kg di Bangka Belitung kembali normal

PT Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran gas elpiji 3 kilogram ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali normal setelah sempat mengalami kelangkaan akibat tersendatnya distribusi jalur laut imbas cuaca buruk.
Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan Pertamina Patra Niaga telah melakukan percepatan penyaluran dan optimalisasi distribusi sehingga pasokan elpiji di Bangka Belitung setelah kondisi cuaca berangsur membaik.
"Kondisi penyaluran elpiji saat ini telah kembali berjalan normal dan terkendali. Percepatan dilakukan untuk menyikapi polemik di tengah masyarakat sebelumnya," ujar Rusminto, Senin, 2 Februari 2026.
Menurut dia, faktor cuaca yang sedang dalam kondisi kurang baik menjadi persoalan utama dan mempengaruhi kelancaran distribusi karena pengiriman dilakukan melalui jalur laut.
"Pertamina Patra Niaga telah mengambil berbagai langkah penguatan distribusi. Kita terus melakukan pemantauan secara intensif di seluruh rantai distribusi, mulai dari Supply Point, agen hingga pangkalan resmi," ujar dia.
Rusminto menuturkan Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan pengawasan di tingkat agen dan pangkalan dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk memastikan distribusi elpiji subsidi 3 kg berjalan lancar, tertib dan tepat sasaran.
"Elpiji subsidi 3 kg diperuntukkan bagi konsumen yang berhak dan harus dibeli sesuai ketentuan. Praktik pembelian berulang oleh pihak yang sama maupun penitipan tabung untuk tujuan penimbunan berpotensi mengganggu kelancaran distribusi dan merugikan masyarakat lain yang membutuhkan," ujar dia.
Pertamina, kata Rusminto, mengimbau masyarakat membeli elpiji 3 kg sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan, termasuk dengan cara titip tabung. Menurut dia, Pertamina akan terus mengawasi untuk mencegah penyalahgunaan elpiji subsidi bersama dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
"Pembelian elpiji subsidi 3 kg hanya dilakukan di pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di setiap desa dan kelurahan, sehingga masyarakat memperoleh harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," ujar dia.
Komentar
Posting Komentar