Waspada narkoba menyusup lewat vape, Pemkot Palembang bakal bentuk satgas - MENGGAPAI ASA

Waspada narkoba menyusup lewat vape, Pemkot Palembang bakal bentuk satgas

menggapaiasa.com, PALEMBANG - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel Brigjen Hissar Siallagan menyampaikan adanya ancaman baru, berupa narkoba yang disisipkan melalui cairan rokok elektrik atau vape.

Hissar memperingatkan masyarakat, khususnya para pengguna vape untuk tidak sembarangan menerima cairan (liquid) dari orang yang tidak dikenal.

"Ini harus diwaspadai. Memang harganya mahal, sekitar Rp 4–5 juta. Namun, tetap harus waspada karena bisa saja untuk awalnya diberikan secara gratis sebagai jeratan," pesan Hissar, Minggu (11/1).

Hissar mengingatkan Sumsek saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba dengan tingkat prevalensi atau persentase yang cukup tinggi di Indonesia.

Di sisi lain, kata Hissar, jumlah pencandu yang melakukan rehabilitasi atas kesadaran sendiri masih minim.

"Saat ini, mungkin baru sekitar 2.000 orang per tahun yang datang mau untuk rehab. Ini masih sangat sedikit," kata Hissar.

Karena itu, BNNP menekankan pentingnya daya imun masyarakat untuk berani menolak dan berani lapor.

Hissar menjamin bahwa sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pecandu yang melapor untuk direhabilitasi tidak akan diproses hukum atau ditangkap, serta akan mendapat layanan rehabilitasi gratis di BNN.

Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan BNN Kota (BNNK) Palembang.

Mengingat proses pembentukan satker vertikal memerlukan waktu, Pemkot Palembang akan mengambil langkah cepat.

"Kami melakukan tiga persiapan, seperti membentuk Satuan Tugas Anti Narkoba yang operasionalnya menyerupai BNNK. Kemudian, menyiapkan kantor di area Mal Pelayanan Publik (MPP) Jakabaring di bawah koordinasi Kesbangpol, dan menyiapkan sumber daya manusia hasil kolaborasi Pemkot dan BNNP," jelas Dewa.

Dewa mengatakan Pemkot akan segera melakukan sosialisasi masif ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi, hingga lingkungan internal pegawai PNS dan PPPK.

"Terutama dengan adanya modus baru penyebaran narkoba melalui Fave. Jadi kami akan sosialisasi ke sekolah," kata Dewa singkat. (mcr35/jpnn)

Posting Komentar untuk "Waspada narkoba menyusup lewat vape, Pemkot Palembang bakal bentuk satgas"