- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Featured Post
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Unit Alpha Ukraina Serang 5 Pangkalan Militer Rusia: Hancurkan Pesawat Militer Senilai Rp 17 Triliun
Ringkasan Berita:
- Ukraina mengatakan telah menghancurkan pesawat Rusia senilai lebih dari 1 miliar dolar AS dalam Operasi Spiderweb.
- Lima pangkalan militer berbeda terkena serangan, dengan 11 jet tempur Sukhoi dan MiG rusak
menggapaiasa.com - Serangan drone Ukraina dilaporkan menghancurkan 15 pesawat militer Rusia, yang dilaporkan bernilai lebih dari 1 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp 17 triliun dalam Operasi Spiderweb.
"Pangkalan udara Rusia yang berada jauh di belakang garis depan menjadi sasaran," lapor Daily Mail.
Ukraina tidak mengungkapkan tanggal serangan yang terjadi di lima pangkalan militer berbeda milik Rusia tersebut.
Berita tentang operasi Spiderweb ini muncul ketika invasi Rusia ke Ukraina memasuki tahun keempat sejak pecah pada 2022 silam.
Konflik tersebut gagal diselesaikan, menyebabkan jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan memengaruhi kehidupan sehari-hari warga Ukraina.
Dinas intelijen Ukraina, SBU, mengklaim unit Alpha andalannya telah menghancurkan 11 jet tempur Sukhoi dan MiG, tiga helikopter, dan sebuah pesawat kargo Antonov An-26.
Ini termasuk jet Su-30SM dan Su-34, serta pesawat Su-27 dan Su-24 berusia lebih tua.
"Pesawat pencegat MiG-31, bagian penting dari sistem pertahanan udara Rusia, juga dihancurkan dalam serangan tersebut, klaim SBU.
Pesawat pencegat ini digunakan untuk meluncurkan rudal hipersonik Kinzhal.
Kemampuan transportasi dan logistik Rusia juga terpukul dengan hancurnya sebuah helikopter Mi-8, Mi-26, dan Mi-28, menurut Dinas Keamanan Ukraina.
Unit Alpha sebelumnya telah menghancurkan atau melumpuhkan peluncur rudal dan sistem radar canggih yang diperkirakan bernilai 4 miliar dolar AS dalam operasi lain.
Operasi Spiderweb 2025
Pada Operasi Spiderweb sebelumnya yang dilancarkan tahun lalu, ratusan drone serang Ukraina dengan tampilan orang pertama (FPV) menghancurkan pesawat pembom Rusia yang terparkir di darat.
Drone-drone tersebut diselundupkan ke Rusia oleh sopir truk yang tidak menyadari bahwa rumah modular yang mereka bawa sebenarnya adalah kontainer berisi drone-drone serang.
Setelah mereka memarkir truk di dekat pangkalan udara strategis, atapnya terbuka dari jarak jauh, melepaskan drone-drone tersebut.
Daily Mail mengutip sumber-sumber di dalam dinas keamanan SBU Ukraina yang mengatakan bahwa operasi tersebut melumpuhkan 34 persen pesawat pembom strategis jarak jauh Rusia, termasuk Tu-95 dan Tu-22M3 yang mampu membawa senjata nuklir.
Rusia Serang Fasilitas Energi Ukraina
Sementara itu, Rusia menyerang jaringan listrik Ukraina, memengaruhi pasokan listrik, membuat warga menggigil di tengah musim dingin yang masih berlangsung.
Seorang anggota parlemen senior Ukraina mengatakan bahwa tiga minggu ke depan akan sangat sulit setelah warga terputus dari pemanas dan penerangan.
Serangan Rusia lainnya dalam beberapa hari terakhir dilaporkan dari pelabuhan Laut Hitam Odesa yang menyebabkan 22 orang terluka.
Tiga orang tewas, dan 25 lainnya terluka dalam serangan terhadap sebuah gedung di Odesa.
(oln/wn/*)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar